Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Khamis, 19 Januari 2012

Cewek Hamil 1,5 Bulan, ' Habis madu sepah dibuang'




SIANTAR - Usia kandungan Mawar (17) sudah 1,5 bulan. itu adalah hasil hubungannya dengan Wira Satria (22) kekasihnya. Namun angan-angan korban untuk ditanggungjawabi Wira kini buyar. Sebab pria yang diketahui menetap di Jalan Kasad, Siantar Sitalasari itu kabur. Kasusnya pun berujung ke kantor polisi.

Menurut korban, Senin (16/1) siang, ia dan keluarganya sudah memberikan keringanan kepada Wira untuk segera meminang dan menikahinya. Awalnya Wira berjanji akan bertanggung jawab. Namun akhirnya pria yang pernah bekerja di perusahaan operator seluler ini menghilang tanpa jejak.

Kepada wartawan Mawar mengaku, perkenalannya dengan Wira sudah setahun berlangsung. Berkenalan dua bulan, keduanya langsung menjalin kasih. Sejak itu hubungan keduanya semakin erat hingga tak terkontrol. Mereka akhirnya melakukan hubungan intim layaknya suami istri berulang kali. Bahkan malam akhir tahun 2011 lalu, mereka tak menyaksikan pesta kembang api seperti masyarakat Siantar umumnya. Keduanya asyik masyuk bermesraan hingga mengulangi perbuatan mesum itu di rumah kos korban, di Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur.

“Saat kami melakukannya, dia selalu berjanji menikahiku. Makanya saya percaya dan pasrah,” kata Mawar.
Awal tahun 2012, Mawar mulai khawatir akan kondisi perutnya. Bahkan saat dicek, ternyata benar. Mawar sudah mengandung janin kekasihnya 1,5 bulan. Hal ini kemudian diberitahukan kepada Wira. Mendengar kabar itu, Wira berjanji segera meminangnya seminggu kemudian. Mawar yang sedang ketakutan menghadapi kenyataan pun sedikit lega mendengar janji Wira.
Namun setelah ditunggu-tunggu, Wira tak kunjung datang. Senin (9/1) lalu, Wira datang ke rumah Mawar dan bertemu tante korban Mujati (37). Dalam perbincangan Wira sang tante, mereka sepakat untuk secepat mungkin melangsungkan pernikahan.

Beberapa hari kemudian, Wira sudah tak nongol lagi. Bahkan handphone-nya tidak aktif. Tak mau menyerah, keluarga korban mendatangi rumah Wira. Namun, di sana terjadi perdebatan. Sebab keluarga Wira tidak mengakui dan tak setuju desakan keluarga korban untuk melangsungkan pernikahan.

Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar AKP Altur Pasaribu yang dikonfirmasi membenarkan laporan pengaduan korban.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular