Hinca Panjaitan.JAKARTA- Hari ini, Sabtu (21/1/2012) prakongres Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) digelar di Swiss Bel Hotel, Mangga Besar, Jakarta.
Sekretaris Jenderal KPSI, Hinca Pandjaitan mengatakan, poin utama adanya prakongres dimaksudkan bagaimana menyamakan visi dan menunjukkan gambaran yang benar tentang PSSI baru menurut Statuta.
"Besok (hari ini) acaranya lebih menarik karena semua memahami apa itu PSSI baru," ujarnya disela-sela Diskusi bertajuk Manifesto PSSI Baru jelang prakongres, Jumat (20/1/2012).
Terkait pergantian acara dari Kongres Tahunan menjadi prakongres, Hinca menjelaskan, acara yang disebut prakongres sebagai bentuk penghormatan terhadap permintaan FIFA dan AFC kepada PSSI yang meminta Kongres Tahunan sebelum 20 maret.
Tak hanya itu, FIFA dan AFC juga meminta agar PSSI menyelenggarakan Kongres sekaligus menyelenggarakan forum untuk mencari resolusi.
"Kami menghormati itu, karena sebenarnya surat FIFA itu adalah jawaban terhadap permintaan 2/3 anggota PSSI yang meminta KLB," tandas Hinca.
Dalam acara ini KPSI juga mengundang pengurus PSSI, terutama Ketua Umum Djohar Arifin Husin. Akan tetapi, PSSI langsung menolak untuk menghadiri prakongres lantaran menganggap kegiatan ilegal di luar PSSI.
"Sesuai statuta, mereka organisasi yang tidak dikenal. Jadi apa pun yang mereka lakukan tidak perlu ditanggapi," ujar Djohar Arifin kemarin.
Per hari kemarin, ia mengaku belum menerima surat undangan acara tersebut dari KPSI. "Tapi kalau ada undangan pun, saya tidak akan datang," tegas Djohar.
