
JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan pada tanggal 19 Januari nanti akan dilangsungkan rapat koordinasi yang dihadiri bupati dan gubernur se-Indonesia.
Dalam rakor nanti, akan dibahas mengenai pengalokasian dan percepatan penyeerapan APBN dan APBD 2012.
"Bagaimana agar anggaran kita betul-betul tepat sasaran dan jangan lambat. Apalagi menyimpang. Lambat saja tidak boleh apalagi menyimpang,” jelas Hatta, saat ditemui di kompleks Istana Presiden Jakarta, Senin (16/1/2012).
Dikatakan Hatta, bercermin pada pengalaman tahun 2011 lalu, pemerintah tidak ingin penyerapan anggaran yang relatif lambat itu kembali terulang pada tahun ini.
"Kita belajar dari yang kemarin itu, yang terasa agak slow serapannya. Ini tidak boleh terjadi lagi. Bapak Presiden akan memberikan arahan bahwa APBN dan APBD itu sangat penting sebagai salah satu instrumen pertumbuhan kita," ungkapnya.
Untuk diketahui, berdasarkan rilis Kementerian Keuangan tercatat realisasi defisit anggaran yang mencapai Rp 88,4 triliun. Jumlah itu lebih rendah dari perkiraan dalam APBN-P sebesar Rp 150,8 triliun.
