Rabu, 31 Mac 2010

Polis Indonesia: Masih Keliru Mayat Yang Dipotong-potong

( Foto hiasan )



JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga pemeriksaan terakhir tim forensik RS Dr Soekanto (Polri) dan Biddokkes Polda Metro Jaya, jasad korban mutilasi yang ditemukan di dua TKP berbeda, Kalimalang dan Bekasi, belum dapat dipastikan sebagai jasad berbeda atau sebaliknya, jasad dari satu orang yang sama.

Demikian diungkapkan Dr Slamet Purnomo SPF, ahli forensik RS Dr Soekanto (Polri) dalam konferensi pers di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/3/2010). "Kami belum bisa memastikan apakah potongan-potongan yang ditemukan di dua TKP berbeda pada 29 Maret lalu itu berasal dari satu tubuh atau bukan," papar Dr Slamet Purnomo.

Untuk memastikan apakah potongan-potongan jasad di kedua TKP berbeda atau sama, tim forensik akan melakukan pemeriksaan DNA. "Untuk bisa memastikan jumlah individu yang menjadi korban mutilasi, kami akan melakukan pemeriksaan DNA," kata Dr Slamet Purnomo.

Melalui pemeriksaan DNA, selain jumlah individu yang menjadi korban, dapat dipastikan pula jenis kelamin korban dan dengan cara apa korban dibunuh.

Sementara tim forensik berencana melakukan pemeriksaan DNA, aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur, dan Polsek Jatinegara masih terus dikerahkan untuk melakukan pencarian kepala dan beberapa bagian tubuh korban yang masih hilang ke sejumlah lokasi.