Isnin, 29 Oktober 2012
Ini Pengalaman Aneh aneh Tompi Mengoperasi Payudara
Dokter bedah plastik yang juga penyanyi, Tompi
JAKARTA - Kaum wanita jangan asal bermimpi punya payudara besar dengan cara-cara operasi implan (cangkok). Kalau masalahnya cuma karena payudaranya kecil, mending nggak usahlah.
Menurut penyanyi yang juga dokter bedah plastik, Tompi, implan payudara sebaiknya dilakukan kalau bentuk payudara bermasalah. Misalnya tidak proporsional. Yang satu kecil, yang satu kegedean.
Selain itu, jangan sembarangan memilih dokter bedah. Kalau keahliannya tanggung, itu bisa berisiko kanker lantaran salah penanganan.
Untuk memilih dokter yang memperbaiki estetika payudara, Tompi menyarankan agar cerdas. Mengapa? "Kalau pilihannya salah bisa justru mengarah ke kanker. Parahnya lagi, bentuknya enggak karu-karuan," tuturnya.
Pelantun lagu "Salahkah" ini menambahkan, saat ini yang paling aman adalah penggunaan silikon gel. "Memang ada suntik silikon cair. Tapi itu bahaya. Ibaratnya minyak margarin yang dipanasi jadi cair yang harganya 1 gentong cuma Rp 300 ribu. Dan sebenarnya itu bukan untuk manusia," tuturnya.
Ketika badan sudah kemasukan silikon, akan susah dihilangkan. Lantas menurut Tompi bagaimana ukuran payudara yang pas?
Berdasarkan pengalamannya selama ini, untuk ukuran berkait dengan selera."Itu by request. Ada pasien datang diukur mau seberapa. Umumnya ada yang ingin membesarkan, mengencangkan, reduksi payudara terlalu besar sakit dan pakai bra susah," tuturnya.
Pemiliki nama asli Teuku Adifitrian ini juga mengingatkan, operasi payudara jangan karena desakan orang lain atau ngiri pada keseksian wanita rekan dekat.