Sabtu, 23 Februari 2013
Tujuh Siswi Mengaku Jadi Korban Pencabulan Guru ZD
SINGKIL - Korban pencabulan ZD oknum guru sebuah SMK di Aceh Singkil, cukup banyak. Sejauh ini ada tujuh siswi sekolah tersebut yang mengaku menjadi korban tindakan asusila gurunya.
Pengakuan itu, disampaikan melalui sumpah dan pernyataan bermaterai. Versi lain menyebutkan ada sepuluh orang karena pelaku melancarkan aksinya telah bertahun-tahun. Diantara korban ada yang sudah sempat digagahi. Ada juga yang masih sebatas pelecehan saja.
"Pelaku waktu kami tanya tidak mengaku. Walau korban sekitar tujuh orang telah bersumpah bermaterai," kata Kepala Dinas Pendidikan Aceh Singkil, Yusfit Helmy, Rabu (20/2/2013).
Yusfit menjelaskan, Senin (18/2/2013) Kepala SMK melapor ke pihaknya telah terjadi dugaan pencabulan oleh salah seorang guru terhadap pelajar perempuan. Kemudian ditindaklanjuti, dengan mengkonfirmasi kepada guru bersangkutan sepanjang Selasa (19/2/2013). Tapi tersangka tidak mau mengaku, kendati korban telah bersumpah bermaterai.
"Karena pelaku tak mengaku, kami menyerahkan proses selanjutnya ke Badan Kepegawaian dan Inspektorat. Selasa malam, saya ditelpon Kepala SMK, katanya pelaku telah ditangkap polisi. Langkah selanjutnya kami menunggu proses hukum," jelas Yusfit.
