Rabu, 25 Disember 2013
Meninggal Saat Memimpin Doa Peringatan Tsunami
Nelayan menambatkan boat di Krueng Aceh kawasan Peunayong, Banda Aceh, Rabu (25/12/2013). Sudah menjadi hukum adat laut di Aceh, setiap tanggal 25, 26, dan 27 Desember nelayan tidak melaut untuk mengenang tragedi tsunami yang merengut lebih dari 300.000 korban jiwa pada 26 Desember 2004 silam
SINGKIL - Kabar duka menyelimuti peserta peringatan sembilan tahun tsunami di Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (26/12/2013). H Muhammad Yakub (70) tokoh ulama setempat, tiba-tiba meninggal ketika sedang memimpin doa peringatan tsunami di masjid Baitul Muhtadin Pulau Banyak.
Informasi yang diperolehi, anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) itu, ketika sedang memimpin doa dalam posisi duduk, tiba-tiba jatuh tersujud ke lantai masjid. Ratusan jemaah yang sedang khusuk mengikuti doa, berusaha membangunkan, namun ternyata sudah meninggal dunia.
"Beliau meninggal ketika sedang memimpin doa, tiba-tiba jatuh tersungkur ke lantai," kata Lukman pengurus BKM Baitul Muhtadin.
Saat ini jenazah almarhum sudah berada di rumah duka, Desa Pulau Baguk, Pulau Banyak.
"Kami sangat kehilangan, karena beliau merupakan ulama yang paling sepuh di Pulau Banyak," ujar Lukman.