Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Rabu, 13 Januari 2016

PNS Tewas saat Kencani PSK

LAMPUNG - Aparat kepolisian menduga SP (55), seorang PNS, meninggal dunia karena terkena serangan jantung usai berkencan di eks lokalisasi Pemandangan, Panjang, Sabtu (2/1/2016) siang.
“Dugaannya meninggal karena serangan jantung,” ujar Kapolsek Panjang Komisaris Aditya Kurniawan.

Dugaan ini, tutur Aditya, berdasarkan keterangan keluarga korban.

Aditya mengatakan, pihak keluarga menyatakan SP memiliki riwayat penyakit jantung.

Aditya mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Polisi kini sedang memeriksa para saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan juga pihak keluarga.

Menurut Aditya, keterangan para saksi diperlukan untuk mengetahui kronologis kejadian.

Isnin, 11 Januari 2016

Perempuan Mengadu Sering Disodomi Kekasih

PALEMBANG - Hamir Hamzah (27) warga Jalan Sematang Borang Kelurahan Sako Kecamatan Sako ini harus mendekam di sel tahanan Polresta Palembang.

Ia diamankan dan dibawa oleh orang tua pacarnya ke Polresta Palembang, karena mereka tak senang dengan apa yang telah dilakukan oleh Hamir.

Bagaimana tidak, tak hanya sekali, Hamir telah menggauli pacarnya WU (21) warga Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako ini sebanyak puluhan kali.

Bahkan, apa yang dilakukan oleh Hamir diluar kewajaran. Ia menggauli pacarnya tersebut dengan cara sodomi.

Saat diamankan, Hamir mengatakan kejadian itu sudah dilakukan sejak tiga tahun yang lalu.

Hamir mengaku, perbuatan itu kerap kali dilakukan di kediamannya saat orang tuanya tak berada di rumah. "Jadi sejak awal pacaran memang begitu," katanya saat memberikan . keterangan, Rabu (30/12/2015).

Menurut Hamir, ia melakukan hal itu karena WU sendiri yang meminta. "Dia yang bilang tidak mau kalau dari depan," ungkapnya.

Hamir menambahkan, ia mengaku dijebak oleh orang tua WU sebelum ia dibawa ke Polresta Palembang.

Menurutnya, Kamis (29/10/2015) sore ia janjian dengan WU untuk berjumpa di Jalan Pangeran Ayin tepatnya disimpang Balai Latihan Kerja (BLK).

"Ternyata saat pacar saya datang polisi juga datang, dan saya dibawa ke kantor polisi ini," katanya.

Jumaat, 8 Januari 2016

Pria Berusaha Cabuli Anak Sahabatnya

BENGKULU  - Seorang remaja putri berusia 15 tahun nyaris menjadi korban pemerkosaan sahabat ayahnya yang berinisial AN (30). Syukurnya, dia berani melaporkan hal tersebut ke polisi.

Usaha perbocaan pemerkosaan itu terjadi pada pada Selasa (29/12/2015) di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Korban mengaku awalnya AN bertandang ke rumahnya di Kecamatan Curup Tengah. AN kemudian mengajak ayah korban untuk berjalan-jalan keliling kota.

Celakanya, dia membius ayah korban hingga tak sadarkan diri. Kemudian, AN menidurkannya di sebuah hotel di Kota Curup.

AN kemudian kembali mendatangi rumah korban dan mengajaknya dengan alasan dipanggil ayahnya. Korban pun menurut.

Korban masuk ke dalam mobil jenis Toyota Avanza warna silver milik pelaku dan langsung menuju kawasan wisata Danau Mas Harun Bastari.

Pelaku berpura-pura mencari ayah korban, sedangkan korban mencoba menghubungi ayahnya lewat ponsel namun selalu gagal.

Akhirnya, pelaku meminta korban untuk kembali ke mobil dengan alasan mengantar pulang. Diduga di dalam mobil, pelaku malah mencoba memperkosa korban.

Korban berteriak keras sehingga menggagalkan usaha perkosaan itu. Meski demikian pelaku sempat menyentuh bagian tubuh korban.

Pelaku mengancam korban untuk tidak memberi tahu kejadian tersebut pada siapapun, atau ayahnya akan dibunuh.

Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar didampingi oleh Kanit PPA Aiptu Dessy Oktavianty menjelaskan, mulanya korban tidak berani bercerita.

Namun, bibi korban yang melihat tingkah laku korban yang berubah meminta korban bercerita.

“Kemudian, keluarga korban yang mengetahui kejadian itu dan akhirnya melapor ke Polres pada Selasa 29 Desember 2015,” kata Dessy.

Rabu, 6 Januari 2016

70 Warga Jadi Janda/Duda Setiap Bulan

JAMBI - Angka perceraian di Jambi kian meningkat. Sepanjang tahun 2015 saja, sedikitnya 1.285 kasus perceraian masuk Pengadilan Agama (PA) Jambi.

Atau jika dirata-rata setiap bulan ada 120 perkara perceraian yang diajukan ke PA Jambi.

Wakil Ketua Panitera Pengadilan Agama Jambi, Pitir Ramli mengungkapkan, dari sekitar 120 perkara setiap bulannya, sekitar 70 hingga 80 perkara diputuskan di pengadilan.

"Cukup memprihatinkan, artinya perbulan sekitar 70 wanita di Kota Jambi menjanda. Kalau laki-laki artinya dia duda," kata Pitir, Selasa (29/12/2015).

Tingginya kasus perceraian setiap tahunnya juga berpengaruh besar pada psikologi seorang anak. Untuk itu, diharapkan pihak orang tua benar-benar mempertimbangkan kepentingan anak-anak.

"Dampaknya sangat besar pada mental anak terutama yang masih kecil. Makanya sebelum persidangan kita beri mereka ruang untuk berdamai, ada juga acara persidangan sebelum sidang berlangsung," kata Pitir.

Pitir mengingatkan agar kedepannya perlu pertimbangan kematangan sebelum memutuskan menjadi pasangan suami istri.

"Harapan kita pada pasangan muda itu, bisa menerima pasangan apa adanya tanpa menuntut banyak dan pahami kemampuan suami. Pernikahan dalam usia matang dan pekerjaan matang. Jangan orang nikah, kita pula ikut nikah," kata Pitir.

Sabtu, 2 Januari 2016

Setubuhi Sang Pacar Pemuda 17 Tahun Dipolisikan

PEKANBARU - SP (17) harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan melakukan pencabulan terhadap ZP (15).

SP dilaporkan oleh orang tua ZA karena tidak terima anaknya disetubuhi oleh pelaku yang dikenal anaknya lewat jejaring sosial facebook itu.

Dalam laporannya, orang tua korban menyebutkan peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada 30 November 2015 silam.

SP dan ZA awalnya berkenalan lewat facebook. Keduanya kemudian kopi darat alias bertemu.

Karena merasa saling cocok, keduanya pun mengikat hubungan pacaran.

Sejak kedekatan tersebut, SP pun mulai intim dengan ZA

Pertemuan pun dilakukan di lapangan golf PT Chevron, Rumbai, Pekanbaru.

Di lokasi tersebut SP selanjutnya membujuk ZA untuk melakukan hubungan suami istri. Awalnya ZA menolak.

Namun SP memberikan jaminan bahwa ia akan bertanggungjawab.

Jadilah keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri.

Usai melampiaskan hasratnya, SP mengantarkan ZA pulang ke rumahnya yang masih di wilayah Rumbai.

Selang berjalan waktu, ternyata SP tidak menepati janjinya.

ZA pun bercerita pada orang tuanya yang selanjutnya berbuah pelaporan kepada polisi.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Bimo Arianto membenarkan adanya laporan pencabulan tersebut.

Menurutnya, saat ini tersangka SP sudah diamankan di Mapolresta.

Khamis, 31 Disember 2015

Pembeli Kondom di Palembang Meningkat Jelang Malam Ini.

PALEMBANG - Jelang malam pergantian tahun, Kamis (31/12/2015), terjadi peningkatan pembelian alat kontrasepsi jenis kondom oleh warga di Palembang.

Umumnya, kebanyakan pembeli yang datang ke minimarket dari kalangan usia produktif, namun juga ada yang berusia remaja.

Di salah satu minimarket yang berada di Jalan Veteran, sejak beberapa bulan terakhir penjual kondom cukup meningkat.

Sebelumnya dalam satu hari hanya ada satu atau dua kondom yang terjual sekarang meningkat menjadi lima atau enam buah.

"Memang mendekati tahun baru banyak yang cari, apalagi lokasi kita memang dekat dengan hotel dan kafe," ujar Misca, penjaga minimarket tersebut, Rabu (30/12/2015).

Ditambahkan Misca, untuk jenis kondom yang paling laris berasal dari merek Durex dan Sutera. Kedua merek inilah yang paling banyak dicari konsumen.

"Stok kedua merek kondom tersebut masih aman, jadi kita katakan kedua jenis kondom akan tetap ada sampai malam tahun baru nanti," terangnya.



Ahad, 27 Disember 2015

Pesta Sex di Senayan, Polda Membantah

JAKARTA - Menjelang penghujung tahun, warga ibu kota dihebohkan acara 'Pesta Seks' di hotel premium kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada 24 Desember 2015.

Acara tercantum di sebuah poster.

Di tampilan poster 'Pesta Seks' itu tertera tulisan Like My Style? Sex Party Breaking Seal berlatar belakang perempuan berpakaian renang berpakaian bikini.

Dalam poster tercantum harga tiket Rp 2,2 juta. Beberapa sponsor seperti produsen bir dan kondom.

Setelah menerima informasi itu, aparat Polda Metro Jaya menyelidiki.

"Itu diduga tidak benar," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mohammad Iqbal kepada wartawan, Senin (21/12/2015).

Dia menjelaskan, Polda Metro Jaya tak memberikan izin ada kegiatan itu.

Sejauh ini, telah dilakukan penelusuran ke tempat di mana acara akan dilangsungkan.

Namun, aparat kepolisian tidak menemukan ada acara itu.

Apalagi ditambah fakta hotel premium yang disinyalir akan menyelenggarakan acara tak ada di kawasan Senayan.

"Sudah di cek. Hotel di daerah Senayan juga sudah di cek negatif. Kami sedang menelusuri ulang kembali," ujarnya.




PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular