Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Isnin, 19 Februari 2018

Dicabuli Ayah Kandungnya 10 Kali

SUMENEP – HS (46), warga Dusun Patapan, Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, tega mencabuli anak kandungnya NR (15) hingga 10 kali.

Perbuatan HS terungkap justru pengembangan petugas atas laporan HS sebelumnya terhadap tersangka lain yakni SP (17).

HS melaporkan SP (17) karena diduga melakukan tindakan tak senonoh terhadap putrinya (NR),” terang Wakapolres Sumenep, Kompol Sutarno saat rilis perkara, Selasa (13/2/2018) siang.

SP diduga mencabuli NR dengan cara memeluk dan menciumnya sehingga menimbulkan bekas merah (cupang) di leher NR. SP adalah pacar korban (NR).

“Berdasarkan hasil visum dokter Puskesmas Kangayan didapat fakta baru bahwa terdapat luka lecet di bagian kemaluan korban, “ terang Kompol Sutarno.

Petugas kemudian mengembangkan kasus ini.

“Berdasarkan pengakuan korban, HS telah berbuat tak senonoh terhadap dirinya sebanyak 10 kali,” tutur Sutarno.

Akhirnya HS ditetapkan tersangka dan ditahan di Polres Sumenep, sementara SP tidak ditahan.

“Tersangka SP kami kembalikan kepada orangtuanya sambil lalu menunggu petugas BAPAS Pamekasan,” ungkap Sutarno.

Masih menurut Sutarno, motif perbuatan SP adalah karena hasrat biologis, sementara HS karena merasa terlalu sayang terhadap NR, putrinya sendiri.

“HS mengaku sayang terhadap anaknya (NR) yang sejak kecil tinggal bersama neneknya karena ditinggal merantau ke Malaysia,” terang Sutarno.

Sutarno menambahkan, barang bukti yang diamankan berupa pakaian korban, pakaian tersangka (SP dan HS), sprei warna abu-abu, dan sarung warna biru.

“Tersangka kami sangkakan pasal 82 ayat 1 UU RI No 1 Thn 2016 tentang Perubahan UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Sutarno.

Sabtu, 17 Februari 2018

CEWEK 18 TAHUN DIPERKOSA

BOGOR – Remaja berkebutuhan khusus di Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor tengah mengandung.

Ketua RW, Agus menduga NA yang kini masih berusia 18 tahun telah diperkosa.

Agus mengatakan warga hingga keluarga belum mengetahui ayah dari anak yang dikandung NA.

"Kami sudah memfasilitasi hingga ke kepolisian dan pihak terkait," ujar Agus, Senin (12/2/2018).

Sejak kecil NA mengalami down syndrome.

Sejak ketahuan sedang berbadan dua, Ketua RT Tati yang tinggal persis di samping rumah NA mengatakan dirinya jarang sekali keluar rumah.

Malah kondisi emosional NA, kata Tati, semakin tak menentu.

"Kalo dipanggil, NA suka marah bahkan benturin kepalanya ke tembok," ujar Tati.

Lanjut Tati, warga dan keluarga baru mengetahui bahwa NA hamil, Minggu (11/2/2018) sore.

Kini Tati beserta warga lainnya berniat untuk membantu NA mencari pelaku yang diduga sudah memperkosanya hingga hamil.

Rabu, 14 Februari 2018

Nasib Pembuat Video Mesum dengan Pacar

KEDIRI  - Usai diperiksa Unit PPA Polresta Kediri, ND (17) pelajar SMA yang membuat video mesum dengan pacarnya dipulangkan.

ND belum ditetapkan sebagai tersangka pembuat vidio mesum.

"Setelah dimintai keterangan yang bersangkutan sudah dipulangkan. Sekarang belum ada tersangkanya," jelas AKP Ridwan Sahara, Kasat Reskrim Polresta Kediri, Jumat (9/2/2018).

Dijelaskan AKP Ridwan Sahara, status ND juga tergantung dengan ada tidaknya laporan pengaduan terkait perbuatannya merekam adegan perbuatan mesumnya dengan pacarnya.

"Kalau ada pengaduan yang bersangkutan bisa jadi tersangka," tambahnya.

Sementara hasil pemeriksaan petugas kepolisian hampir sama dengan penjelasan ND saat dimintai keterangan petugas Satpol PP Kota Kediri.

Video mesum dengan pacarnya dibuat dua kali saat keduanya melakukan di rumah ND dan warung kawasan Bantaran Sungai Brantas namun rekaman di potong dalam beberapa kali rekaman.

ND leluasa melakukan perbuatannya karena saat kejadian kedua orangtuanya sedang tidak ada di rumah karena bekerja.

Mutakalim, Kabid Perlindungan Anak Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Kediri telah memberikan suport dan motivasi kepada kedua pelajar yang sedang kesandung masalah untuk tetap tabah dan menyelesailam sekolahnya sampai tamat.

Terkait dengan pemeriksaan pihak kepolisian hanya untuk pengembangan. Diharapkan perkaranya tidak sampai terus bergulir ke ranah hukum.

Namun keputusan terakhirnya ada di pihak penyidik kepolisian.

"Harapan kami anak-anak ini mendapatkan pembinaan dan tidak mengulangi lagi perbuatannya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, ND terjaring razia Satpol PP Kota Kediri karena membolos sekolah.

Namun saat petugas membuka HP miliknya menemukan vidio mesum yang dilakukan bersama pacarnya.

Isnin, 12 Februari 2018

Pemeran Video Panas Diduga Siswi SMA

TULUNGAGUNG - Video panas di ruang karaoke yang tersebar di Tulungagung masih menjadi perbincangan.

Dalam video itu, seorang pemandu lagu bertelanjang dada tengah bernyanyi lagu dangdut koplo.

Sementara di depannya seorang laki-laki menyawer dengan uang pecahan Rp 100.000.

Dari infomasi yang beredar, pemeran video itu adalah seorang siswi sebuah SMA di wilayah barat Tulungagung sedangkan lokasi tempat karaoke yang ada di video itu ada di sekitar GOR Lembu peteng.

Sejumlah siswa SMA ini membenarkan, jika pemeran dalam video itu memang teman mereka.

"Semua sudah tahu kok, memang dia siswa di sekolah ini," ujar seorang siswi.

Pelaku masih duduk di kelas X SMA ini, dengan inisial IR.

"Kalau keseharian sepertinya biasa. Tidak kelihatan seperti anak nakal," tambah sumber itu.

Pihak kepolisian belum memastikan identitas dua orang di dalam video itu.

Namun polisi dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) sudah melakukan penyelidikan.

Sabtu, 10 Februari 2018

Oknum Polisi Berbuat Mesum di Toko Kosong

SIAK- Warga di sepanjang Suak Santai, Turap, Siak Sri Indrapura dibuat heboh ulah perilaku sepasang oknum polisi, Sabtu (20/1/2018).

Sepasang oknum polisi bukan suami istri itu, terciduk berbuat serong.

Lebih memprihatinkan, oknum Polwan yang berada di sebuah toko kosong itu digerebek oleh suaminya sendiri.

Suaminya tersebut juga seorang polisi.

Hingga Minggu (21/1/2018) peristiwa ini masih menjadi pembicaraan hangat di seputaran kota Siak.

"Tega amat ceweknya mengkhianati suaminya. Padahal sudah sama -sama polisi, selingkuhannya juga hanya sama polisi," kata Ai (23), warga Siak.

Lebih membuat warga geleng-geleng, oknum polisi yang disebut-sebut perwira menengah itu tega berbuat serong di tempat tersebut.

Padahal, lokasi itu merupakan lokasi wisata kuliner kota Siak.

"Ampun, ampun, melihat perangai orang sekarang ini. Perempuannya, kok tega amat ya. Semoga menjadi pelajaran bagi yang lain," kata Ros (50).

Rabu, 7 Februari 2018

Siswi SMP Ini Alami Pendarahan

SINGARAJA -- Seorang siswi SMP asal Kecamatan Selemadeg berinisial LGDS (14) meninggal setelah berhubungan badan sebanyak dua kali dengan pacarnya berinisial AW (25) asal Kecamatan Seririt, Singaraja, Bali.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali, kedua sejoli ini mulai saling mengenal sejak 29 Desember 2017 melalui aplikasi BBM.

Perkenalan itu diikuti beberapa kali mulai pertemuan.

Dan keduanya sepakat berpacaran.

AW kemudian mengajak LGDS berhubungan intim layaknya hubungan suami istri, Minggu (21/1/2018).

Sebelumnya, keduanya bertemu di daerah Air Terjun Singsing Angin, Desa Apit Yeh, Kecamatan Selemadeg sekira Pukul 13.30 wita.

Kemudian korban diajak oleh pacarnya ke tempat kost di daerah Dangin Carik, Tabanan.

Sesampai di kost, mereka ngobrol dan nonton televisi lalu berhubungan badan sebanyak dua kali.

Pada saat berhubungan badan yang kedua kali, korban mengeluarkan darah dari kelaminnya, kemudian selesai berhubungan ditinggal oleh pacarnya ke kamar mandi.

Kembali dari kamar mandi tiba-tiba dilihat korban sudah tidak sadarkan diri, lalu sang pacar membawa korban ke rumah sakit sekira pukul 15.30 wita.

Isnin, 5 Februari 2018

Rata-rata Pelajar sudah Nonton Video Porno

UNGARAN - Miris kedengarannya. Sejumlah pelajar mengaku sudah menonton video porno yang diduga diperankan oleh dua pelajar di Kabupaten Semarang.

Pelajar SMA di Ungaran, sebut saja AS mengaku bahwa video porno yang diduga diperankan oleh dua pelajar di Kabupaten Semarang itu sudah jadi konsumsi pelajar.

Sejak Desember 2017, berita tersebarnya video porno tersebut telah menjadi konsumsi pelajar di Kabupaten Semarang. Menyedihkan. Video itu tersebuar dari ponsel ke ponsel.

"Saya dan teman-teman sudah tahu sejak Desember 2017," ujarnya ketika diwawancara Tribunjateng.com, Rabu (17/1/2018)

Video itu berdurasi tiga menit.

Telah tersebar melalui aplikasi Whatsapp di kalangan pelajar.

Video tersebut diperkirakan dibuat pada November 2017.

Sejumlah pelajar mengaku sudah tahu siapa pemeran dalam video porno tersebut.

Pelaku dalam video porno diduga diperankan oleh pelajar cowok yaitu LF (15) siswa SMP Negeri di Pringapus.

Sedangkan pemeran cewek adalah FA (16) siswi kelas 2 sebuah SMK di Pringapus juga.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular