Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA MENARIK MALAYSIA - INDONESIA - BRUNEI DS - SINGAPURA

Khamis, 30 Oktober 2014

Diancam Tak Naik Kelas, 20 Siswa SMP Dicabuli Guru



AMBON - Oknum guru olah raga berinisial JL, tersangka pencabulan terhadap 20 siswanya di salah satu SMP di Kabupaten Maluku Tenggara, mengaku terlebih dahulu mengancam para korbannya sebelum mencabuli mereka.

“Dia mengancam para korbannya tidak akan naik kelas jika tidak menuruti keinginannya," ungkap Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Laurens Ricky Iroth saat dihubungi Kompas.com dari Ambon, Jumat (24/10/2014).

Selain mengancam tidak naik kelas, dari hasil pemeriksaan juga terungkap bahwa para korban pencabulan juga diancam JL tidak akan dinaikkan statusnya di kepramukaan. "Itu ancaman pelaku kepada para korbannya," ujarnya.

JL sendiri telah ditahan aparat Polres Maluku Tenggara setelah dilaporkan oleh 10 korbannya. Diduga, jumlah korban pencabulan oleh pelaku lebih dari 20 orang.

“Saat ini yang baru melaporkan itu sekitar 10 orang. Kami juga menduga ada lebih banyak lagi korban pecabulan yang dilakukan pelaku ini," ungkapnya.

Dia mengatakan, para keluarga korban sangat kesal dengan ulah pelaku. Karena itu, menurut Ricky, mereka berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.

ZALIM: Kaki, tangan diikat pengasuh


SEBERANG PERAI – Demi menyara hidup, seorang ibu terpaksa meninggalkan anak lelakinya yang berusia empat tahun untuk dijaga seorang pengasuh yang juga jirannya sewaktu dia keluar bekerja sejak setahun lalu.

Namun, kepercayaan ibu tunggal yang bekerja kilang itu dibalas dengan perbuatan jahat apabila tangan dan kaki anaknya diikat oleh pengasuh tersebut.

Kejadian disedari wanita itu, Nalita Ahmad, 38, semasa mengunjungi rumah pengasuh itu di Flat Taman Sri Pinang, Butterworth di sini kelmarin.

Sumber polis memberitahu, Nalita pergi ke rumah pengasuh berusia 39 tahun itu yang terletak di tingkat lapan flat ber­kenaan kira-kira pukul 10 pagi kelmarin selepas mengesyaki sesuatu tidak kena berlaku pada anaknya. Nalita tinggal di tingkat lima di flat yang sama.(Kosmo)



Isnin, 27 Oktober 2014

Ayah kandung hamili anak gadisnya




SURABAYA  - Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menangkap pelaku yang menghamili siswi SD di kawasan Tanjung Perak. Pria tersebut tidak lain merupakan ayah kandung dari Mawar.

"Iya, kami sudah menangkap pelaku. Pelakunya ayah kandangnya sendiri. Kami tangkap hari Kamis (24/10/2014). Detailnya nanti saja," sebut AKP Aldy Sulaiman, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (24/10/2014) malam.

Aldy belum bersedia memberi keterangan secara detail, dengan alasan pelau masih menjalani pemeriksaan tim penyidik. Termasuk nama pelaku yang tidak lain ayah dari korban yang telah dihamili. "Masih kami periksa," elak Aldy.

Selain menangkap pelaku yang merupakan ayah dari korban, kata Aldy, pihaknya juga sedang mengejar seorang pengajar di SD asal korban. Ada dugaan salah satu pengajar di SD asal korban, juga ikut terlibat dalam tindakan asusila ini.

Seperti diberitakan, Mawar diketahui sedang hamil lima bulan. Siswi sebuah SD di Tanjung Perak ini, sekarang dalam advokasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur.

Saya Terkena Kanker Serviks - Jupe


JAKARTA - Selama ini, Julia Perez memang menyembunyikan penyakit yang menyerang tubuhnya. Kali ini, Jupe secara terbuka mengaku bahwa dirinya mengidap kanker serviks.

Ditemui di acara peluncuran bukunya, 'Jupe: My Uncut Story' di Warung Kopi Sruput, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2014), mengeluarkan hasil pemeriksaannya di Singapura beberapa waktu lalu, lalu membacakannya. Matanya pun berkaca-kaca dan sesekali ia menahan napas.

"Procedure summary, name Yuli Rachmawati, Hospital Thomson Medical Centre, procedure Biopsy of tumour," ucap Jupe sambil menahan napas saat membacakan hasil pemeriksaan tersebut.

"Ya, aku kena kanker serviks stadium 2A," lanjut Jupe akhirnya menangis.

Jupe mengakui, selama itu ia memang menutupi soal penyakinya. Ia juga menuturkan, dirinya butuh ketegaran dan mental yang cukup kuat untuk mengungkapkannya.

"Kanker serviks butuh kekuatan mental. Saya harusnya sudah melakukan kemo dua minggu lalu. Saya banyak kerjaan, akhirnya Tuhan memberikan saya jalan lain. Ternyata kalau stadium 2A masih bisa dioperasi," tuturnya.

Lebih lanjut Jupe mengungkapkan bahwa dirinya syok dan sempat tak habis pikir. Dikatakannya, awal mula dirinya mengalami pendarahan karena stres ditinggal oleh Gaston.

"Saya rasa ini hanya kecapekan. Ketika saya melakukan biopsy di Singapura dua minggu lalu, saya kena kanker," tandas Jupe.


Pulau Pisang: Singapura boleh tuntut hak


Pulau Pisang

SHAH ALAM - Singapura boleh menuntut Pulau Pisang sekiranya republik itu mengamalkan ‘pendudukan efektif’ di pulau berkenaan untuk satu tempoh yang lama mengikut Undang-undang Laut Konvensyen Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu 1982 (UNCLOS).

Pemerhati undang-undang, Datuk Firoz Hussein Ahmad Jamaluddin berkata, jika Malaysia mengakui sebagai pemilik bagi sesebuah kawasan maka perkara itu perlu dibuktikan kepada negara-negara lain dan juga seluruh dunia.

“Dari sudut UNCLOS, cara sesuatu tempat boleh dituntut oleh negara lain ialah dipanggil ‘effective occipation’ (pendudukan efektif). Maknanya kawasan itu diduduki atau diuruskan oleh negara berkenaan.

“Saya tidak pasti situasi sebenar di Pulau Pisang tetapi sekiranya pulau itu juga ditadbir oleh Singapura bagi tempoh masa yang panjang dan kita tidak ambil apa-apa tindakan untuk menunjukkan bahawa kita adalah tuan punya pulau itu, maka Singapura boleh buat tuntutan,” katanya (SH)

Sabtu, 25 Oktober 2014

Heboh, Siswa SMP Buat Video Mesum di Kebun Pisang




BOGOR -- Warga Bogor geger dengan beredarnya, rekaman video mesum yang dilakukan EM (15) siswi sebuah SMP di Kabupaten Bogor dan MM alias Empang (21). Video mesum berdurasi sekitar 5 menit itu dibuat di salah satu kebun pisang di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Polisi sudah mengamankan pelaku penyebaran video mesum tersebut. Terungkapnya kasus video mesum itu bermula dari razia handphone (HP) yang dilakukan guru di SMP tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, seorang guru menemukan rekaman video mesum dari salah satu HP siswa yang pemainnya siswi di SMP tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bogor, AKP A Faisal Pasaribu mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pelaku perekam dan penyebar video mesum tersebut. "Kami langsung mencari siapa pemain dalam video tersebut," katanya di Polres Bogor, Jumat (10/10/2014).

Video tersebut kata Faisal, direkam dengan menggunakan sebuah handphone merk Blackberry. "Dilakukan di sebuah kebun pisang dekat bebatuan, pada sebuah pangkalan pasir. Disana terekam bagaimana pelaku melakukan adegan mesum mulai dari membuka baju sampai dengan selesai," ujarnya.

Tanpa Berlian, Biaya Implan Payudara Dena Rachman


JAKARTA - Biaya implan Dena Rachman di Korea Selatan memang gratis. Tapi menurut Dena, bila dirupiahkan, implan payudara berukuran 34 C itu sampai ratusan juta.

Berbeda dengan transgender Solena Chaniago yang mengklaim hingga tembus miliaran untuk total biaya operasinya.

"Nilainya kalau dijadikan uang lumayanlah. Kurang lebih seratusan (juta), tapi jangan ngomongin itulah, jangan nebak-nebak," ungkap Dena di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rabu (22/10) malam.

Dena dan Solena memang berbeda. Sebab, Dena baru hanya permak bagian dada. Sedangkan Solena sudah total hingga berganti alat kelamin.

Namun Dena memastikan biaya implannya tak melampaui harga fantastis. Untuk meyakinkan pewarta, Dena pun sedikit berseloroh.

"Emangnya ini (payudara) ada berliannya. Enggak kan," tekan mantan artis cilik tersebut.



PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Attention

Ads

Catatan Popular

FREE WEBSITE - GRATIS !!

Tukaran Mata Wang [ Currency exchange ]


Tukaran mata wang
 terkini:


Unit

Daripada

Kepada