Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Sabtu, 18 Mac 2017

Terkejut Kenapa Dia Bisa Hamil 7 Bulan

SELATPANJANG - FA (20) pemuda asal Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terancam menjalani hukuman 15 tahun penjara.

Pasalnya, FA nekat menyetubuhi NA (14) anak di bawah umur yang juga masih tetangganya.

Untuk memuluskan aksinya, FA menggunakan jurus berpacaran dengan korban.

"Sudah tiga kali saya gituin (setubuhi red). Pertama kalinya kami lakukan pada Juni tahun lalu. Tapi itunya saya tidak sampai masuk, hanya ditempelkan dan digesek-gesek saja," ujar FA seusai menjalani pemeriksaan di Mapolres Kepulauan Meranti, Jumat (20/1/2017).

FA mengatakan, dalam menjalankan aksinya ia meyakinkan NA jika perbuatan mereka tidak akan mengakibatkan NA hamil.

"Saya juga terkejut kenapa dia bisa hamil 7 bulan," ujarnya.
Pemuda tanggung yang mengaku sebagai playboy di desanya itu mengatakan bersedia menikahi korban untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Namun, orangtua korban tetap bersikeras untuk menjebloskannya ke jeruji besi.

"Kalau sudah seperti ini saya tidak mau lagi nikah dengannya," ujar orangtua korban.

Jumaat, 10 Mac 2017

Gadis Bau Kencur Dicabuli di Ladang Ubi

JAKARTA -- Aneh-aneh saja ulah anak zaman sekarang, seperti yang terjadi di Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal, Inhu seorang anak di bawah umur, sebut saja Bunga (13) sudah menanggil sebutan "ayah bunda" dengan pacarnya berinisial AS (29).

Belakangan AS diadukan oleh ibu Bunga, berinisial SH karena telah mencabuli Bunga di ladang ubi milik warga, Desa Talang Lakat.

Paur Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak menjelaskan kejadian pencabulan itu terjadi pada Selasa (13/9/2016) lalu.

Ketika itu korban bertemu dengan pelaku di Mushola Desa Talang Lakat, Inhu.

Pada pertemuan itu, Bunga bertanya kepada AS soal sms dan telpon yang tidak dijawab oleh pacarnya itu.

"Yah, bunda telepon semalam kok gak diangkat di SMS juga gak dibalas," ujar Yarmen menirukan percakapan antara Bunga dan AS, Rabu (14/9/2016).

Ketika itu AS menjawab bahwa dirinya tidak pernah mendapat sms dan telpon dari Bunga.

Selanjutnya, Bunga meninggalkan AS dan pergi ke SDN 007 Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal, Inhu.

Tidak berapa lama, AS mendatangi Bunga dan meminta ciuman dari Bunga namun ditolak oleh Bunga karena takut dilihat banyak orang.

AS kemudian mengajak Bunga ke samping perumahan warga, di sana AS mencium pipi dan bibir Bunga.

Namun aksi mereka dilihat oleh warga, lalu AS mengajak Bunga ke ladang ubi milik warga.

Di ladang ubi tersebut, AS mencabuli Bunga. Sehabis melampiaskan nafsu bejatnya, AS pergi meninggalkan Bunga.

"Bunda, ayah pergi duluan nanti bisa dilihat orang" ujar Yarmen menirukan pesan yang disampaikan oleh AS kepada Bunga saat itu.

Saat keluar dari ladang ubi, AS bertemu dengan Sy yang tak lain adalah tetangga Bunga.

"Sy sempat menanyakan tujuan AS berada di ladang ubi itu, dan AS menjawab hanya sedang mencari daun ubi," ujar Yarmen. Lalu AS pergi meninggalkan Sy.

Sy kemudian memeriksa ke dalam kebun dan menemukan Bunga dalam keadaan menangis.

Kemudian Sy melaporkan kejadian itu ke orangtua Bunga.

Ahad, 5 Mac 2017

Ayah Tiduri Anak Tirinya Hingga Hamil Dua Kali

SURABAYA - Perbuatan yang dilakukan Sundoro warga Jl Kedurus Surabaya sungguh tidak terpuji.

Pria berusia 52 tahun ini meniduri Melati (17 tahun bukan nama sebenranya) yang tidak lain anak tirinya selama lim tahun dan hamil hingga dua kali.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Shilitonga menuturkan, tersangka pertama kali menggauli korban saat rumah dalam keadaan sepi.

Saat korban sedang tidur, tiba-tiba tesangaka masuk ke dalam kamar korban dan memaksa berhubungan badan.

Korban sempat menolak, tapi tersangka marah dan akhirnya korban melayani hasrat ayah tirinya.

Menurut Shinto, tersangka Sundoro melakukan perbuatannya kali pertama di tahun 2011.

Waktu itu, korban masih berusia 13 tahun dan hamil pada 2013. Kehamilan tersebut digugurkan atas desakan dari tersangka Sundoro.

"Saat itu usia kehamilan korban sudah tiga bulan dan didesak tersangka (Sundoro) untuk mengugurkan," sebut Shinto Silitonga, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (5/2/2017).

Setelah menggugurkan kandungan, perbuatan Sundoro ke anak tirinya ternyata belum berhenti. Dia selalu mengajak korban untuk berhubungan badan, ketika keadaan rumah sepi.

Begitu istri atau ibu korban tidak ada di rumah, maka tersangka Sundoro meminta dilayani berhubungan badan oleh anak tirinya yang kini duduk di sebuah SMK di Surabaya.

Rabu, 1 Mac 2017

Guru Pencabul Tujuh Pelajar Menyerahkan Diri

PAMEKASAN - Setelah diburu selama seminggu, Moh Mosleh (27), warga Dusun Bajur Timur, Desa Tolonto Rajeh, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, yang diduga mencabuli tujuh siswi masih dibawah umur, menyerahkan diri ke Polres Pamekasan, Minggu (29/1/2017) malam.

Tersangka sehari-harinya guru di salah satu lembaga pendidikan swasta setingkat SMP dan SMA di kawasan Kecamatan Pasean, baru setahun menikah dan belum punya anak.

Ia menyerahkan diri setelah beberapa hari bersembunyi di salah satu rumah keluarganya, di kawasan Pasongsongan, Sumenep.
Saat menyerahkan diri, tersangka diantar dua tokoh masyarakat sekitar.

Sekadar diketahui, polisi menerima laporan pengaduan korban, FN (14), siswinya sendiri, warga Kecamatan Pasean, Pamekasan, pada Sabtu (21/1/2017) lalu.

Ia melaporkan kasus pencabulan.

Dalam pemeriksaan, siswa yang ia cabuli tidak hanya satu orang, melainkan sebanyak tujuh siswa.
Perbuatan bejat itu dilakukan dalam selang waktu dua atau tiga bulan.

Para korban yang dicabuli itu berusia antara 14 – 16 tahun, dilakukan di saat jam pulang sekolah dan kala korban sendirian, di ruang kelas di lantai atas dan di kamar mandi, serta di jalan.

Kapan terakhir pelaku melakukan perbuatannya ini masih dalam pemeriksaan polres pamekasan.

Jumaat, 24 Februari 2017

Korban merasakan kesakitan di area vitalnya.

AMBON - Kerli Pattipeluhu (28) alias Abang diamankan polisi karena diduga mencabuli bocah yang masih berusia 5 tahun.

Warga kawasan Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon diadukan oleh ibu korban LG (32) setelah korban menceritakan kejadian yang menimpanya itu kepada ibunya.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Teddy mengatakan, perbuatan pelaku berlangsung pada Rabu pekan lalu.

Pelaku melancarkan aksinya setelah dia mengajak korban pergi ke tempat sunyi yang ada di kawasan tersebut.

“Saat itu korban sedang bermain dengan saudaranya, pelaku sendiri hendak pergi ke rumah salah satu keluarganya. Jadi saat itu dia berpapasan dengan korban dan mengajaknya ke bawah pohon durian, di situlah dia mencabuli korban,” ujarnya.

Teddy menyebutkan, usai mencabuli korban, pelaku kemudian menyuruh bocah malang itu pulang ke rumahnya.
”Sebelum menuruh korban pulang, pelaku sempat memberikan uang Rp 2.000,” katanya.

Korban menceritakan kejadian itu kepada ibunya, setelah dia merasakan kesakitan di area vitalnya.

Saat ini kata Teddy pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk korban.

“Kita akan panggil pelaku segera untuk dimintai keterangannya,”sebutnya.

Isnin, 20 Februari 2017

Agustinus 15, Ternyata Hamil 5 Bulan

PEKANBARU - Curiga dengan kondisi fisik anaknya yang kian hari semakin besar, Agustinus berinisiatif memeriksanya ke dokter.

Ternyata kondisi tersebut disebabkan anaknya SRZ (15) tengah hamil lima bulan.

Terang saja Agustinus kaget mengingat anaknya itu masih berstatus pelajar.

Setelah mendapat kepastian pemeriksaan dari dokter ia pun menanyakan langsung perihal kehamilan tersebut pada SRZ.

Benar saja, SRZ sebelumnya sudah melakukan hubungan suami istri dengan pacarnya PAZ (21).

Perbuatan terlarang tersebut dilakukanya sebanyak tiga kali dalam bujuk rayu.

Tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh, Agustinus melaporkannya ke Polisi.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmat Wibowo, Selasa (24/1/2017) mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban.
"Pelaku masih lidik. Sebab dari keterangan korban sampai sekarang tidak diketahui lagi keberadaan pelaku," kata Rachmat Wibowo.

Perbuatan cabul tersebut dilakukan pada bulan Agustus 2016 silam.
Terlapor melakukannya di Jalan Lumba-Lumba, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Ahad, 12 Februari 2017

Pasangan berbogel dalam kereta dicekup

KUALA TERENGGANU - Akibat tidak cukup wang untuk menyewa hotel, sepasang kekasih sanggup memilih bermalam di dalam kereta sebelum dicekup polis dalam keadaan berbogel di kawasan parkir awam tepi jalan Pantai Batu Buruk, di sini, Jumaat lalu.

Pasangan berusia 20 tahun dan berasal dari Kelantan itu ditangkap kira-kira jam 3.30 pagi ketika anggota polis sedang menjalankan tugas ronda cegah jenayah di sekitar kawasan tersebut sebelum diserahkan kepada penguat kuasa Jabatan Hal Ehwal Agama Terengganu (JHEAT).

Pesuruhjaya Hal Ehwal Agama negeri, Datuk Wan Mohd Wan Ibrahim berkata, pasangan yang masih berstatus pelajar itu ditahan selepas anggota polis yang membuat rondaan keselamatan menemui sebuah kereta berada dalam keadaan mencurigakan.


“Suasana di persekitaran tersebut agak gelap menyebabkan anggota bertugas terpaksa menggunakan lampu picit bagi menyuluh melalui cermin hadapan dan cermin sisi belakang kenderaan itu untuk membuat pemeriksaan.

“Bagaimanapun, sejurus disuluh, anggota ternampak pasangan kekasih itu berada di bahagian kerusi belakang yang mana si lelaki dalam keadaan berbogel manakala pasangannya hanya memakai baju tanpa seluar,” katanya.

Wan Mohd berkata, terkejut dengan kehadiran pihak berkuasa, pasangan kekasih itu kelam kabut mencari pakaian masing-masing sebelum membuka pintu kereta untuk disoal siasat.

“Hasil siasatan mereka mengaku tidak mempunyai sebarang ikatan sah dan datang dari Kelantan semata-mata untuk bermadu asmara di sini bagi mengelak daripada dihidu ahli keluarga.

“Mereka juga mengaku terpaksa memilih tidur di dalam kereta kerana tidak mempunyai wang untuk menyewa hotel,” katanya.

Kedua-duanya ditahan mengikut Seksyen 29 Enakmen Kesalahan Jenayah Syariah (Takzir) Terengganu 2001 kerana persediaan melakukan zina.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular