Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Selasa, 30 Disember 2014

Gadis 8, sakit kemaluan diperkosa kakek




NEGARA - Entah apa yang terlintas di pikiran Bambang Hariyanto (35), warga asal Dusun Krajan, RT/RW 001, Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi ini.

Pria yang bekerja sebagai karyawan swasta ini, tega mencabuli cucunya yang baru berumur 8 tahun.

Aksi tersebut dilakukannya sebanyak enam kali dalam dua bulan terakhir. Korban, EKH (8), merupakan cucu dari Sutiah (48), istri yang dinikahi pelaku semenjak 11 bulan yang lalu.

Lantaran orangtua korban sudah bercerai, akhirnya semenjak kecil diasuh oleh neneknya dan tinggal di Banjar Munduk, Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Aksi bejat pelaku terungkap ketika korban mengeluhkan sakit pada kemaluannya kepada ibunya, Nurjannah (35).

Sang ibu yang tak terima anaknya dicabuli kemudian melaporkan pelaku ke Mapolres Jembrana, Kamis (27/11/2014) kemarin.

Tak lama berselang, hari itu juga jajaran Reskrim Polres Jembrana langsung menciduk pelaku di rumahnya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudharma Putra mengatakan aksi bejat pelaku sudah berlangsung sebanyak enam kali.

Saat kejadian pelaku meniduran korban dengan cara menggotongnya ke kasur. Kemudian pelaku mempertontonkan video porno kepada korban

Setelah itu, pelaku mulai menggerayangi kemaluan korban dengan cara digosok-gosok dan memasukkan jarinya berulang kali.

"Berdasarkan hasil visum, terdapat luka lama dan luka robek pada selaput dara korban. Korban kita jerat dengan pasal 82 ayat 1 dan 2 UU tahun 2014, perubahan tentang UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," ujarnya.

Basarnas: Anggota Badan Mayat Terapung Masih Lengkap


pelampung diduga milik pesawat AirAsia QZ8501

PANGKALAN BUN - Dirops Badan SAR Nasional Supriyadi memastikan, satu mayat terapung yang sempat hendak diangkat rescuer Basarnas tapi lepas lagi karena ombak tinggi, masih lengkap seluruh anggota badannya.

"Badannya putih, mungkin orang asing. Muka tidak jelas, tidak sempurna lagi. Kemudian tubuh lengkap, kaki tangan lengkap dan kondisi bengkak," ujar Supriyadi kepada wartawan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (30/12/2014).

Supriyadi memastikan untuk menuju lokasi ditemukannya tiga mayat tersebut, Basarnas menggunakan pesawat helikopter diikuti dua media televisi. Hasil temuan tim di lapangan, mayat tersebut hanya memakai celana dalam dengan kulit terkelupas.


Ahad, 28 Disember 2014

Sang Pacar Digilir Tiga Pemuda



KUPANG - Tiga orang diduga memperkosa tetatangga sendiri SA (17), warga Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Dua pelaku ditangkap polisi dan seorang lainnya berhasil kabur.

Ketiga pelaku adalah Ahmad Habib (28), Ahmad Nurdin (24), dan Yenu Susanto (31), kini kabur. Ketiganya warga Dusun Wates, Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

Aksi bejat pelaku berawal saat SA sedang memadu kasih dengan pacaran Wahyu (17) di tepi sawah Desa setempat.
Saat asyik bercumbu di atas motor tepergok ketiga pelaku. Mereka mengancam korban dibawa ke Balai Desa.
Korban yang takut lantas menuruti permintaan ketiga pelaku.

SA dan Wahyu dipisahkan sejauh 20 meter. Wahyu diikat tersendiri sedang SA dibawa ke tengah sawah kemudian digilir tiga pelaku Habib, Nurdin, dan Susanto.

Selesai melampiaskan nafsu bejatnya ketiganya langsung kabur. Selain itu HP korban SA dan uang Wahyu juga diembat ketiga pelaku.
Setelah peristiwa itu kedua korban langsung melaporkan ke Polsek Wringinanom.

Atas laporan itu polisi berhasil membekuk pelaku di rumahnya. “Dua orang sudah ditangkap yaitu Habib dan Nurdin. Sedangkan Susanto buron,” kata Kasatreskrim Polres Gresik Ayub Diponegoro Azhar, Selasa (2/12/2014).

Kedua tersangka dijerat Pasal 81 dan 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

Pesawat AirAsia 8501 Diduga Jatuh Tersambar Petir


SINGAPURA - Pesawat AirAsia QZ8501 yang dinyatakan hilang di atas perairan Provinsi Bangka Belitung, Minggu (28/12/2014), diduga terjadi akibat tersambar petir.

Kemungkinan tersebut, disebabkan adanya data jaringan Weatherbug yang menyebut terjadi sambaran petir di dekat lokasi hilangnya pesawat nahas tersebut.

"Menurut real-time monitoring UTC (United Technologies Corporation), terdeteksi jaringan sambaran petir dekat jalur penerbangan AirAsia QZ8501, yakni antara 2309hrs dan 2320hrs," begitu data yang dikutip dari laman  berita Singapura, Todayonline.com.

Sebelumnya diberitakan, Menara Air Traffic Control (ATC) kehilangan kontak dengan pesawat AirAsia nomor register QZ 8501, Minggu (28/12/2014). Badan SAR Nasional memperkirakan pesawat itu jatuh di perairan Bangka Belitung.


Isnin, 22 Disember 2014

Hubungan Intim Berlanjut Hingga 20 Kali




PALEMBANG --  Habis manis sepah dibuang, itulah yang kini dialami Mia  (20) warga Jalan Karya Jaya RT 19/07 Kelurahan Karya Jaya kecamatan Kertapati, Palembang. 

Setelah hamil lima bulan, sang pacar  berinisial AA (25) justru tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Namun, cabang bayi yang ada di rahimnya itu kini dijadikan bukti baginya untuk menuntut AA secara hukum.

Mia menuturkan, bahwa dirinya telah setahun lebih menjalin hubungan dengan sang pacar.

"Saya itu sudah setahun lebih berpacaran dengan dia, saya sayang dengan dia pak, makanya rela direnggut kesucian sama dia walaupun akhirnya saya menyesal kalau tau akhirnya begini," ungkap Mia saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polresta Palembang.

Menurutnya, pertamakali dirinya melakukan hubungan suami istri bersama sang pacar pada bulan Agustus tahun 2013 lalu sekitar pukul 20.00.

"Tanggal pastinya saya lupa pak, saat itu dia SMS saya untuk ngajak ketemuan di salah satu rumah kosong kawasan Karya Jaya," bebernya.

Setiba di rumah tersebut, setan pun merasuki mereka berdua hingga akhirnya Mia mau begitu saja ketika diajak berhubungan suami Istri oleh sang pacarnya.

"Awalnya saya menolak pak, tapi dia mengancam untuk menyakiti saya. Akhirnya saya mau saja dan hubungan seperti itu terulang terus sampai kurang lebih 20 kali hingga menyebabkan saya hamil lima bulan, terakhir sekitar bulan Mei-Juni lalu,"ungkap korban.

Sementara, Kepala SPKT Polresta Palembang, Aiptu Susilo membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan korban dan akan segera ditindaklanjuti kepada unit perlindungan perempuan dan anak," katanya.

Ular, Tikus, Anjing,Kucing 'Berantam' di Belanga Orang Manado


MANADO - Natal dua hari lagi. Kebutuhan daging pun meningkat. Masyarakat mulai menyerbu pasar tradisional hingga swalayan untuk berburu aneka daging untuk pesta nanti.

Pasar Beriman, Kota Tomohon misalnya permintaan untuk gading ekstrem seperti ular, paniki, anjing, tikus, hingga kucing terus naik. Menurut Anis, pedagang Pasar Beriman, beberapa hari terakhir, ia meningkatkan jumlah hewan ternak yang dipotong untuk memenuhi permintaan.

"Penjualan memang semakin banyak, sebab permintaan masyarakat kian tinggi untuk daging babi," katanya ketika ditemui Tribun Manado, Minggu (21/12/2014) sore. Harga daging babi, katanya, diperdagangkan Rp 45 ribu per kilogram. Bahkan kata Anis, ada warga yang memberikan panjar atau uang lebih dulu, agar kebagian daging babi.

Ia bahkan menambah meja khusus yang terbuat dari kayu di sekitar tempat pemotongan daging babi di lapaknya Pasar Beriman. Khusus stok daging ular, paniki, anjing, dan tikus, katanya, masih mencukupi.

Harga tiap Kg untuk ular patola (sawah) hingga Rp 50 ribu, babi hutan Rp 35 ribu, kucing Rp 125 ribu per ekor, paniki Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu, tikus Rp 25 Ribu per ekor, dan soasoa (biawak) Rp 35 ribu per Kg. "Pukul 05.00 Wita , masyarakat sudah bisa membeli karena aktivitas pasar sudah dimulai, mengingat pedagang sudah menyiapkan semuanya sejak pukul 01.00 Wita," katanya.

Kesibukan juga terlihat di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Manado. Meski hujan, aktivitas jual beli tetap ramai, kemarin sore. Pedagang juga terlihat sibuk mengatur dagangan sayuran dan daging. Sayuran yang dipasarkan di sini berasal dari Tomohon, di antaranya kembang kol, kubis, wortel, kacang buncis, caisin, pitsai, labu, terong, dan timun jepang.

Kembang kol dijual Rp 7.000 per buah, kubis Rp 10.000 per buah, wortel Rp 5.000 per ikat, kacang buncis Rp 75.000 satu tas, caisin 2.000 per ikat, pitsai 7.000 per ikat, labu mini 8.000 per buah, terong 5.000 per ikat, bayam 3.000 per ikat dan timun jepang Rp 3.000 per buah.

"Saya berdagang sayur seminggu tiga sampai empat kali, dengan sistem eceran dan borong, biasanya sayuran diborong. Kalau sudah laku saya pulang untuk mencari sayur lagi ke petaninya lansung," ujar Dei, pedagang Pinasungkulan. Tribun Manado mendatangi lapak lainnya. "Mau beli daging berapa kilo om," ujar Nona (43), pedagang daging babi.

Warga Desa Kembes, Minahasa, setiap bulan Desember menjual daging babi yang diternakanya sendiri. "Kalau menjual daging babi di bulan Desember pasti laku habis terjual, sebab yang beli kebanyakan untuk persiapan hari Natal dan Tahun Baru," ujarnya.

Rabu, 17 Disember 2014

Gadis 14, sakit kemaluan akibat diperkosa


LEMBAK - Sungguh malang nasib FW (14), warga Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.

Siswa SMP ini, mengaku diperkosa seorang pengangguran di semak-semak Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim.

Gadis mungil tersebut, menuturkan dirudapaksa sebanyak dua berturut-turut oleh Indra Sati alias Soleh (16), warga Dusun Talang Baru Desa Lembak Kecamatan Lembak, pada Rabu (8/10) sekitar pukul 14.00.

Pemerkosaan itu terjadi lantaran korban terbujuk rayuan gombal pelaku, yang mengajaknya berjalan-jalan serta melihat desa Lembak. Namun, bukannya berjalan-jalan, korban malah dibawa ke semak-semak lalu diperkosa sembari diancam.

Parahnya, perbuatan bejat itu dilakukan pelaku ketika korban masih menggunakan seragam SMP, saat hendak pulang dari sekolah.

Terbongkarnya peristiwa tersebut, berawal ketika korban mengeluh sakit di bagian kemaluan lalu menceritakan kejadian dialaminya ke ibunya.

Keluarga korban yang mendapat cerita itu, lantas tidak terima dan bersama korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Lembak Kabupaten Muaraenim.

"Saya diperkosa pelaku sebanyak dua kali," ujar korban sedih dihadapan polisi. Sementara atas perbuatan yang dialami anaknya tersebut, pihak keluarga pelaku berupaya melakukan perdamaian.

Namun, keluarga korban menolak dengan alasan anaknya masih mau melanjutkan sekolah dan meminta pelaku tetap diproses secara hukum.

Kapolsek Lembak, Ajun Komisaris M Ikhsan, membenarkan adanya laporan warga yang mengaku anaknya diperkosa pria yang merupakan pengangguran.

"Korban didampingi keluarga sudah melapor ke kita, sampai saat ini kita masih akan lakukan pemeriksaan," ujar Ikhsan.

Ikhsan mengungkapkan, pihaknya akan melakukan visum terhadap korban, meski sebelumnya keluarga korban sendiri sudah melakukan visum ke rumah sakit.

"Jadi korban ini sudah divisum pihak keluarga, nanti kita akan visum lagi. Jika nanti terbukti, maka pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan akan kita ringkus," tegasnya.

Ternyata Dewi Perssik dan Bos Lamborghini Belum Berdamai


Dewi Perssik dan Johnson Yaptonaga

JAKARTA – Kasus pencemaran nama baik dan fitnah yang diduga dilakukan artis Dewi Persik (Depe) terhadap Johnson Yaptonaga, Chief Executive Officer Lamborghini Jakarta, masih terus bergulir di kepolisian.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan penyidik masih fokus menyelesaikan kasus ini, karena belum ada kesepakatan damai di antara keduanya.

“Kami sudah cek ke penyidik, belum ada kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Kami masih fokus penyelesaian kasus,” ujar Rikwanto ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/12).

Depe sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi. Kasus ini bermula saat mantan istri dari Syaiful Jamil itu menulis menikah siri dengan Johnson di akun twitter dan mengungkapkan hal tersebut dalam tayangan infotainment. Namun, Johnson secara tegas membantah kabar tersebut.

Penyanyi Dangdut itu telah diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, pada 17 November lalu. Setelah itu, menurut Rikwanto, pada tahun 2015 mendatang Depe akan kembali diperiksa. 

“Dalam waktu dekat belum bisa dilanjutkan pemeriksaan, jadi habis tahun baru,” tutur Rikwanto.



Khamis, 11 Disember 2014

Oknum Polisi Cabuli Sembilan Siswi



PASURUAN - Sembilan siswi sebuah SMP negeri di Kota Pasuruan mengaku menjadi korban pelecehan seksual alias pecabulan. Ironisnya, perbuatan memalukan itu dilakukan Ketua komite sekolah setempat.

Dengan didampingi orang tua salah satu korban, belum lama ini, lima di antara sembilan korban tersebut mendatangi Mapolres Pasuruan Kota di Jalan Gajah Mada, Kota Pasuruan, guna melaporkan kejadian itu.

Berdasar keterangan yang dihimpun, sembilan siswa yang ditengarai mengalami pelecehan tersebut, antara lain, DCF, RDD, BM, SF, NL, FZ, DK, RT, dan KM. Mereka adalah siswa kelas IX (kelas tiga) di SMPN setempat. Dugaan pelecehan seksual itu mereka alami saat mengikuti kegiatan hipnoterapi di sekolah tersebut.

DCF, salah satu korban, kepada koran ini mengungkapkan bahwa dirinya sempat diraba BSH saat mengikuti kegiatan hipnoterapi. Kebetulan, dalam kegiatan tersebut, BSH menjadi instrukturnya. ‘’Jarinya itu masuk ke baju,’’ katanya. BSH disebut-sebut sebagai anggota Polres Pasuruan yang tengah bertugas di Polsek Kejayan.

Menurut DCF, pelecehan seksual itu terjadi saat jam pelajaran berlangsung. Modus yang dilakukan terlapor dengan memanggil siswa ke ruang OSIS untuk menjalani hipnoterapi. Konon, selain sebagai persiapan menjelang ujian nasional, hipnoterapi tersebut dilakukan untuk meminimalkan kenakalan siswa.

Dalam kondisi setengah sadar, para siswi yang dipanggil ditanya terlapor. ‘’Ditanya pernah pacaran atau tidak,’’ ucap DCF.

Siswi yang mengaku pernah pacaran diminta memperagakan gaya pacarannya. Bersamaan dengan itu, BSH mulai beraksi dengan memasukkan jarinya ke balik baju dan meraba-raba (maaf) bagian atas tubuh korban.
Kasus dugaan pelecehan seksual itu baru terungkap setelah DCF bercerita ke orang tuanya, NF. Tidak bisa menerima perlakuan yang dialami anaknya, NF lantas melaporkan itu ke bagian BK (bimbingan dan konseling) sekolah tersebut. Namun, laporannya tidak direspons.'

Kecewa terhadap sikap pihak sekolah, kemarin bersama lima di antara sembilan siswi, NF mendatangi Mapolres Pasuruan Kota di Jalan Gajah Mada untuk melaporkan kasus tersebut. ‘’Anak saya yang cerita kalau sudah digituin,’’ jelas NF saat mendampingi putrinya membuat laporan kemarin.

Di Polres Pasuruan Kota, lima siswa diperiksa di ruang PPA (perlindungan perempuan dan anak) satreskrim. Sayang, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Bambang Sugeng yang dikonfirmasi terkait dengan hasil pemeriksaan itu menuturkan sedang tidak ada di tempat. ‘’Saya masih belum dapat laporan,’’ ungkap Kasatreskrim yang mengaku masih di Polda Jatim.

Pelajar tingkatan 5 rogol rakan sekelas



KOTA BHARU - Tiga remaja tingkatan lima didakwa di Mahkamah Majistret Kota Bharu, hari ini atas tuduhan merogol rakan sekelas.

Seorang daripada mereka mengaku salah atas tuduhan itu, sementara dua lagi mohon untuk dibicarakan. 

Ketiga-tiganya berusia 17 tahun dan didakwa merogol mangsa seusia dengan mereka di sebuah rumah di Taman Wira Jaya, Kok Lanas, di sini, antara jam 9.30 pagi dan 1 petang, 22 Januari lalu.

Tuduhan dijalankan mengikut Seksyen 371(1) Kanun Keseksaan yang membawa hukuman penjara maksimum 20 tahun dan boleh dikenakan sebat.

Bagaimanapun, kesemua tertuduh merupakan pesalah juvenil dan hukuman tertakluk kepada Akta Kanak-kanak 2001.

Mahkamah membenarkan dua tertuduh yang tidak mengaku salah diikat jamin RM2,000.

Tertuduh yang mengaku merogol mangsa pula tidak dibenarkan sebarang jaminan kerana sudah ditempatkan di Sekolah Tunas Bakti, Taiping.

Isnin, 8 Disember 2014

14 Siswi SMP Dicabuli Kasek


BATAM - Pelecehan seksual terhadap pelajar terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau. Sebanyak 14 siswi sebuah SMP Negeri di Batam Center menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh kepala sekolah.

Orangtua 14 siswi tersebut sudah mendatangi Komite Sekolah dan meminta pertanggungjawaban dari pelaku. Ar, anggota Komite Sekolah, mengatakan, bentuk pelecehan yang dilakukan pelaku beragam dan tidak dalam waktu bersamaan.

“Alasannya beragam saat memanggil 14 siswi tersebut. Ada yang dipanggil dengan alasan roknya terlalu pendek, nilainya kurang, dan ujungnya adalah pelecehan seksual,” tutur Ar, Selasa (16/4).

Peristiwa pelecehan, kata dia, berlangsung sebulan lalu.

Para korban adalah siswa kelas VIII dan IX. Para siswi diancam agar tak buka mulut usai mengalami pelecehan. Kasus ini baru diketahui orangtua murid beberapa hari terakhir. Para korban sudah dibawa ke Mapolresta Barelang pada Senin kemarin untuk dimintai keterangan.

Dicopot dari Jabatannya.
Kelakukan Her, Kepala SMP 28 Taman Raya, Batam, yang menggauli 14 siswinya dinilai mencoreng dunia pendidikan. Meski proses hukum masih berjalan dan Herizon hingga kini belum ditangkap, tidak memengaruhi keputusan Wakil Walikota Batam Rudi, untuk mencopotnya dari jabatan kepala sekolah.

Rudi datang ke Mapolresta Barelang bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin. Dia langsung menemui para siswi yang diduga menjadi korban pencabulan Herizon. Selain memberi dukungan moril, Rudi juga menemui orangtua para siswi.

“Terhitung hari  Herizon dicopot dari jabatannya sebagai kepala sekolah. Proses hukum kita serahkan sepenuhnya ke polisi,” ujar Rudi usai melakukan kunjungan.

Sementara itu, Ucok, orangtua salahsatu korban mengaku dendam pada pelaku. Dia berharap polisi segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman setimpal. Seperti diberitakan, peristiwa pelecehan terjadi sebulan lalu dan para korban merupakan siswa Kelas VIII dan IX.

Modusnya, pelaku memanggil para korban ke ruangannya dengan sejumlah alasan, mulai dari rok terlalu pendek hingga nilai korbannya rendah. Bentuk pelecehannya juga beragam. Usai beraksi pelaku mengancam tiap korban agar tidak membeberkan perbuatannya ke orang lain.

Kasek Dirawat di RS.
Kepala sebuah SMP Negeri di Batam yang mencabuli belasan siswinya kini terbaring lemah di salahsatu rumah sakit di kota itu. Dia diduga mengalami stres akibat kasus ini. Namun, ada pula informasi yang menyebut, kepsek berinisial He tersebut meminum racun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, He dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros di Jalan Gajah Mada, Batam, Kepulauan Riau, dini hari tadi. Kondisi tubuhnya terus melemah. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin, membenarkan He dirawat.

Hingga pagi tadi, He masih berada di ruang ICU karena kondisinya belum stabil. Kendati demikian, dia membantah He di rumah sakit karena menenggak racun serangga. ”Mungkin karena stres, makanya beliau sakit,” ujar Muslim, di lokasi.

Sebelumnya, proses penyidikan kasus pelecehan seksual terhadap 14 siswi SMP korban pencabulan mendapat titik terang. Dari penyelidikan terungkap, jumlah korban bertambah lima orang sehingga menjadi 19 orang.

Selain jumlah korban bertambah, penyidikan yang dilakukan Satreskrim Polresta Barelang juga sudah mengeluarkan surat penangkapan terhadap He.

Nurul Izzah, suami setuju hak penjagaan anak


KUALA LUMPUR - Naib Presiden PKR, Nurul Izzah Anwar dan suaminya, Raja Ahmad Shahir Iskandar Raja Salim mencapai persetujuan mengenai hak penjagaan bersama dua anak mereka.
  
Persetujuan secara prinsip itu direkodkan Pendaftar Mahkamah Tinggi Syariah Muhammad Fateh Saleh di dalam kamarnya di sini hari ini.
  
Nurul Izzah yang diwakili peguam Nor Mawaddah Ramli dan suaminya, diwakili peguam Azmi Mohd Rais, menghadiri prosiding itu.
  
Ketika ditemui pemberita, Azmi berkata bagaimanapun persetujuan itu masih belum dijadikan perintah secara rasmi berikutan Hakim Amran Mat Zain sedang bercuti.
  
Azmi berkata terma-terma lain seperti tempat tinggal dan hak lawatan ke atas dua anak mereka itu akan diputuskan semula apabila kes itu disebut pada 15 Januari depan.
  
Pada 29 Oktober lepas, pasangan itu masih cuba mencari penyelesaian terbaik bagi menyelesaikan isu hak penjagaan anak (hadanah) yang difailkan Ahli Parlimen Lembah Pantai itu.
  
Nurul Izzah, yang juga Naib Presiden PKR, memfailkan permohonan hadanah itu pada 30 April lepas mengikut Seksyen 81 Akta Undang-undang Keluarga Islam Wilayah Persekutuan 1984.
  
Nurul Izzah dan Raja Ahmad Shahrir Iskandar berkahwin pada 9 Mei 2003 dan dikurniakan seorang anak perempuan berumur tujuh tahun dan seorang anak lelaki berusia empat tahun.
  
Sementara itu, Hakim Mahkamah Rendah Syariah juga menetapkan tarikh sama (15 Januari depan) untuk sebutan semula kes cerai pasangan itu berikutan Raja Ahmad Shahir Iskandar memohon untuk memfailkan semakan terhadap Laporan Jawatankuasa Pendamai (JKP) yang diperolehi sebelum ini.

Rabu, 3 Disember 2014

Berdalih Ibunya Sakit, Gadis Disetubuhi diruang tamu


SLEMAN - Berdalih menyuruh menjenguk ibunya yang tengah terbaring sakit di rumah, AW (19) nekat menyetubuhi kekasihnya, DK (20) di ruang tamu rumah pelaku yang beralamat di Margoagung, Seyegan, Sleman.

Awal mula kejadian, Senin (17/11/2014), semula korban datang ke rumah pelaku bermaksud menengok ibu pelaku yang tengah terbaring sakit. Setelah menjenguk ibu pelaku di kamar, kemudian korban duduk di sofa ruang tamu bersama pelaku yang duduknya agak berjauhan.

"Tiba-tiba pelaku mendekati korban dan menarik kedua kaki korban sehingga posisi korban menjadi rebahan di sofa dan pelaku memaksa berhubungan layaknya suami istri," jelas Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Alaal Prasetyo, Selasa (18/11/2014).

Dijelaskan saat itu korban sempat berontak dan menendang pelaku. Akan tetapi pelaku langsung menindih badan korban kemudian dengan paksa melepas celana korban selanjutnya pelaku langsung menyetubuhi korban.

"Setelah itu korban menghubungi temannya dan memberitahukan keadaanya via sms. Selanjutnya teman tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seyegan dan bersama-sama datang ke TKP," jelas Alaal.

Lantas setelah petugas datang pelaku diamankan dan dibawa ke Polres Sleman untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini pihak penyidik tengah menunggu hasil visum dari rumah sakit.

Siasat dakwaan ikan tilapia diberi makan babi


IPOH - Menteri Besar Perak, Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir meminta jabatan yang berkenaan termasuk Jabatan Perikanan dan Jabatan Agama Islam negeri menjalankan siasatan serta mengambil tindakan sewajarnya berhubung dakwaan ikan tilapia diberi makan bangkai babi.
  
Beliau berkata, dakwaan perbuatan itu dilakukan di sebuah kolam di Bukit Tinggi, Redang Panjang dekat Kubu Gajah perlu ditangani sewajarnya kerana ia membabitkan sensitiviti agama dan kehidupan masyarakat berbilang kaum di Perak.
  
"Ada tindakan-tindakan pihak tertentu (buang bangkai babi) dan ia akan menimbulkan persepsi yang tidak baik. Jadi saya minta siasatan dijalankan mengenai laporan itu dan mengambil tindakan sewajarnya," katanya kepada pemberita selepas mempengerusikan Mesyuarat Exco Kerajaan Negeri di sini, hari ini.
  
Sebuah akhbar hari ini melaporkan, gambar bangkai dipercayai babi yang diletakkan di tengah-tengah kolam ternakan itu dimuat naik dalam laman sosial Facebook oleh seorang individu.

Ahad, 30 November 2014

BERSETUBUH: Dukun Akui Kerasukan Roh Pangeran Aria Teja


SEMARANG – Budiyono (40), dukun cabul yang ditangkap kepolisian Kota Semarang, mengaku sempat kerasukan roh sebelum menyetubuhi para korbannya.

Dia mengaku menyetubuhi dua dari empat korban yang ditipunya.

Di depan polisi, Budiyono berkisah. sebelum bersetubuh dengan korban pertama, berinisial DN, dia kemasukan roh pangeran Aria Teja. Begitu pun dengan korban kedua.

Sebelum melakukan ritual pengobatan terhadap korban DN, tersangka juga sempat memegang beberapa alat vital korban, hingga berujung pada adegan suami-istri.

Uniknya, permintaan persetubuhan itu didalihkan atas kehendak roh Aria Teja yang masuk ke tubuhnya.

“Saya keturunan orang pintar pak. Saat itu, rohnya Pangeran Aria Teja masuk ke tubuh saya. Saat melakukan itu, saya setengah sadar,” ujar Budi di Mapolsek Gayamsari Semarang, Minggu (16/11/2014).

Sebelum bersetubuh, Budiyono berkata kepada kedua korbannya bahwa di dalam tubuhnya ada mahluk yang tidak kelihatan. Ia juga mengatakan, jika ingin menghilangkan roh halus itu, harus ada ritual persetubuhan.

Saat ini, Budiyono mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Gayamsari untuk proses hukum lebih lanjut. Dia disangka pasal penipuan disertai dengan pasal pencabulan.

Isnin, 24 November 2014

Pasang CCTV Lihat Cewek di Kamar Mandi


YOGYAKARTA - Lelaki cabul pantas mendapat ganjarannya. AYW (27) ditangkap karena penasaran dengan tubuh perempuan kos di rumahnya di Gambiranom, Kota Yogyakarta, ia memasang kamera di kamar mandi.

Untung saja, hasrat AYW melihat lekukan tubuh perempuan kosan belum kesampaian. Lantaran salah satu penghuni kos lebih dulu mengetahui kamera yang dipasang AYW lalu dilaporkan ke polisi.

AYW memasang CCTV pada Jumat, 20 November 2014 lalu. Dia sengaja memasang kamera tersembunyi di salah satu kamar mandi kos-kosan. Agar tak ketahuan, kamera kecil tersebut dipasang di atas pintu kamar mandi.

"Di sana ada 11 perempuan yang kos. Dia memasang di atas pintu kamar mandi. Jadi kalau tidak cermat, ya tidak tahu ada kamera," ucap Kapolsek Umbulharjo Kompol Ahmad Nanang, Senin (24/11/2014) siang.

Jumat siang, UN (19) salah satu anak kos masuk ke kamar mandi untuk buang air kecil. Ketika di dalam, pandangannya mengarah pada satu benda di atas kamar mandi. Merasa curiga, UN mengurungkan niatnya buang air kecil dan langsung memanggil salah satu teman kosnya.

"UN dan temannya lalu melepas alat itu. Mereka baru menyadari kalau (benda itu, red) kamera. Sabtu paginya, UN langsung melapor ke sini (Polsek Umbulharjo, red) beserta alat tersebut," ucapnya.

Mendapat laporan, jajaran Polsek Umbulharjo lantas mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi menduga CCTV itu dipasang AYW (27), anak dari pemilik kos. Pria mata keranjang ini pun akhirnya ditahan.


Jumaat, 21 November 2014

Alat vital gadis ini luka akibat diperkosa




AMBON - RY (48), warga Batugong, Kecamatan Leitimur Selatan Ambon, Rabu (12/11/2014), diringkus polisi lantaran mencabuli OG, bocah berusia 4 tahun, yang adalah tetangganya sendiri. RY diringkus setelah ibu korban melaporkannya ke polisi.

Kepala Bagian Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Meity Jacobus, mengatakan bahwa tersangka melancarkan aksinya pada hari Senin (10/11/2014). Saat itu, tersangka mengajak korban ke kawasan Pantai Batugong. Tiba di kebun pepaya, tersangka langsung mencabuli korban.

Orangtua korban sendiri, lanjutnya, baru mengetahui insiden yang menimpa anaknya itu setelah memandikan korban pada keesokan hari dari insiden tersebut. Menurut Meity, akibat perbuatan itu, korban mengalami luka di bagian alat vitalnya.

”Saat sedang dimandikan korban lalu menjerit kesakitan dan menceritakan perbuatan tersangka pada ibunya. Mendengar cerita anaknya, ibu korban langsung mendatangi kantor Polsek Baguala dan melaporkan kejadian itu,” ujar Meity, Rabu (12/11/2014) siang.

Setelah dilaporkan pihak Polsek Baguala langsung melimpahkan masalah tersebut ke Polres Pulau Ambon, dan besok harinya pelaku langsung diringkus di rumahnya.

“Anak ini cerdas dan banyak bicara. Dia manceritakan kejadian tersebut kepada ibunya sehingga sangat membantu polisi untuk menangkap pelaku,” ujarnya.

Hingga kini, tersangka masih terus menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Pulau Ambon.

Haram pakai lilitan di lengan baju


KANGAR - Jawatankuasa Fatwa Negeri Perlis meminta supaya anggota beruniform seperti polis dan ahli sukan beragama Islam tidak memakai lilitan hitam ataupun warna lain di lengan baju kerana perbuatan itu adalah haram.

Mufti Perlis Datuk Dr Juanda Jaya berkata, perbuatan berkenaan sering dilakukan ketika kematian sedangkan ia merupakan adat kebudayaan bagi orang kafir.

“Pihak kami telah menyemak perkara ini dan mendapati Majlis Fatwa Kebangsaan pada tahun 1987 telah membuat keputusan bahawa perbuatan itu haram, oleh itu Jawatankuasa Fatwa Negeri Perlis bersetuju sebulat suara menerima keputusan itu.

“Setiap bentuk pakaian bagi tujuan sosial atau sebagainya yang dipakai oleh orang Islam hendaklah tidak melibatkan unsur-unsur yang khusus dengan adat atau keagamaan bagi agama lain,” katanya merujuk kepada keputusan berkenaan.

Beliau berkata demikian kepada pemberita selepas Seminar Pendidikan Fatwa Kesihatan Peringkat Negeri Perlis di sini, semalam.

Justeru beliau berharap pihak berkenaan dapat mengambil langkah drastik mengenai perkara ini apabila ia  dilihat sering berlaku dalam kalangan anggota uniform dan ahli sukan semasa berkabung yang juga tidak disyariatkan agama Islam kecuali kepada ahli keluarga dan isteri dalam tempoh tertentu,

“Jadi kita tidak boleh mewarisi perbuatan penjajah sebelum ini sedangkan ia bertentangan dengan agama.

"Ini berdasarkan hadis riwayat Bukhari, Kitab al_Jihad Secara Taklil (Daripada Ibn Umar katanya: Sabda Rasulullah SAW:

“Sesiapa yang menyerupai sesuatu kaum, maka dia dari kalangan mereka.” jelas Dr Juanda.



Rabu, 19 November 2014

Mahasiswa Telanjang Tolak Kenaikan Harga BBM di Yogyakarta


YOGYAKARTA - Demo penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), PMII, FAM-J, dan HMI di Yogyakarta, diwarnai aksi telanjang. Mereka juga memblokade Jalan Solo.

Unjuk rasa tersebut sudah dimulai pada Senin (17/11/2014) malam sesudah pengumuman kenaikan harga BBM bersubsidi oleh Presiden Joko Widodo. Demonstrasi di Yogyakarta ini mulai berlangsung pada pukul 23.15 WIB.

Para mahasiswa ini turun ke jalan, tepatnya di persimpangan jalan di depan Universitas Islam Sunan Kalijaga.

"Ini sebagai wujud penolakan kenaikan harga BBM dan sebagai lambang bahwa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla telah menghianati rakyat," ujar Achmad zuhri sambil menanggalkan satu persatu baju dan celananya, Senin (17/11/2014) malam.

Dalam orasinya, Zuhri menegaskan mahasiswa menolak tegas kenaikan harga BBM ini. Keputusan itu diyakini menyengsarakan rakyat. Menurut dia, kabinet Joko Widodo-JK yang dipercaya rakyat ternyata menyalahgunakan kepercayaan itu dengan kenaikan harga BBM ini.

"Mana yang katanya pro-rakyat? Pemerintahan Joko Widodo pembohong!" teriak lantang Zuhri. Selain berorasi, mahasiswa juga melakukan aksi blokade Jalan Solo-Yogyakarta dengan cara melingkar bergandengan tangan. Petugas kepolisian terlihat berjaga dan mengatur lalu lintas.

Kerajaan umum harga petrol RON97 turun 20 sen seliter


KUALA LUMPUR – Kerajaan bersetuju untuk menurunkan harga jualan runcit bagi minyak petrol RON97 berkuat kuasa tengah malam tadi sebanyak 20 sen.

Penurunan itu menjadikan harga baharu RON97 ialah RM2.55 seliter berbanding RM2.75 sebelum ini.

Minyak RON97 tidak lagi diberi subsidi oleh kerajaan sejak 16 Julai 2010 dan harga bahan api itu ditentukan mengikut kuasa pasaran.

Pengumuman itu dibuat melalui salinan sepucuk surat yang dimuat naik melalui akaun Twitter milik Timbalan Menteri Kewangan, Datuk Ahmad Maslan pada pukul 9.30 malam tadi.

Salinan surat tersebut merupakan makluman Kementerian Kewangan kepada syarikat Petronas Dagangan Berhad mengenai penurunan harga minyak tersebut.

Kelmarin Kosmo! melaporkan minyak mentah Brent berada pada paras AS$79.41 (RM266) setong.


Isnin, 17 November 2014

Gadis ini 2 tahun jadi seks sang ayah




MERANTI - R (40) ditangkap oleh polisi setelah istrinya, Z (42), melaporkannya ke polisi, Jumat (14/11/2014). Kapolres Kepulauan Meranti, Riau, AKBP Z Pandra Arsyad, mengatakan, R dilaporkan telah mencabuli putri kandungnya sendiri, N (19), secara berulang kali.

Menurut laporan, aksi R sudah berlangsung selama 2 tahun, yaitu sejak 18 Desember 2012. Saat N mandi, R mendobrak pintu dan mengancam anak gadisnya itu jika tidak mau mengikuti kemauannya.

"Kalau tidak mau nanti kamu dan ibumu akan papa bunuh," ujar Pandra mengutip ancaman si pelaku seperti yang tertulis dalam laporan korban, Jumat.

Karena takut, N terpaksa mengikuti perintah ayahnya. Aksi R ini terus berlangsung sampai September lalu.

"Korban tidak sanggup lagi melayani paksaan ayahnya sehingga memberitahu kepada ibunya," kata Pandra.

Atas perbuatannya, R kini menjalani pemeriksaan di Polres Meranti. Pandra mengatakan, R akan ditahan untuk mengikuti proses hukum selanjutnya.

Gara-gara Jilbab:Shireen Sungkar Diingatkan Penggemar


Shireen Sungkar menggendong bayinya, didampingi penyanyi Bunga Citra Lestari.

JAKARTA - Foto Shireen Sungkar menggendong bayinya dengan kondisi berkerudung tampak biasa-biasa saja. Bahkan ia berkesan lebih keibuan dengan berkerudung.

Tapi siapa sangka, foto Shireen Sungkar pakai jilbab cokelat itu ada yang mengamati detil. Rambut di dahinya yang sedikit menyembul keluar dari kerudungnya dianggapi sebagai gaya jilbab yang kurang sempurna. Karena menurut para penggemar, berjilbab di kepala hakikatnya menutup seluruh rambut kepala.

"Itu niat pakai jilbab gak sih?" tanya Deniazone, seorang fans. "Itu rambutnya keliatan kak," sahut Dede di instagram Shireen Sungkar. "Jilbab Shireen Sungkar, kenapa rambutmu keliatan?" timpal Tika Juliansyah.

Tapi tak sedikit membela Shireen Sungkar. Yang membela mengatakan, jangan berharap Shireen berjilbab sempurna dalam kondisi repot menggendong-gendong buah hatinya.

"Aduuh pada heboh sama rambutnya Shireen Sungkar? Itu gak sengaja kali secara lagi gendong baby bisa jadi ketarik.. #kebiasaan orang indonesia mncari2 kesalahan orang," bela seseorang bernama akun Heriel Elnino.

"Gitu aja diributin," bela yang lainnya. Uniknya, penyanyi Bunga Citra Lestari yang berada di depan Shireeen dan ikut mengelus-elus si bayi tak ada yang berkomentar. Padahal BCL pakai busana santai tanpa lengan, tanpa berkerudung. Yaah, namanya juga media sosial, mimbar bebas.

Jumaat, 14 November 2014

Sejumlah Pejabat dan PNS di Sumsel Tertular HIV




PALEMBANG - Fakta mengejutkan diungkapkan seorang dokter di Palembang. Ada sejumlah pejabat dan PNS di Sumsel yang positif teridentifikasi virus Human Immunodeficiency Virus atau HIV.

Tertularnya melalui terapi massage dan spa yang berujung dengan hubungan seksual di hotel berbintang. Mereka tak kuat menolak godaan terapis cantik berpenampilan seksi.

Selain pejabat dan PNS ada beberapa orang dengan profesi lain di Sumsel yang juga tertular HIV seperti polisi, tentara, pegawai swasta, hingga dokter.

Penuturan seorang dokter yang melayani penderita HIV, banyaknya profesi kalangan menengah atas yang tertular HIV akibat adanya pelayanan seks yang dikemas dalam bentuk spa. Pelayanan ini banyak dinikmati sejumlah pejabat saat kegiatan perjalanan dinas. Selain lepas pengawasan dari sang istri, pejabat-pejabat itu mendapatkan fasilitas uang perjalanan dinas. Hal ini Biasa dilakukan pejabat dari kabupaten/kota yang ada pekerjaan di Palembang atau ke kota lain berbeda provinsi.

"Gaya hidup saat ini (spa) ikut menyumbang tingginya penularan HIV di Sumsel. Sebenarnya bisa dilakukan juga di rumah, tetapi memang kebanyakan dilakukan di hotel berbintang," ujar dokter tersebut.

Tempat-tempat spa yang memberikan ruang privat (rahasia) bagi pelanggannya membuat aktivitas seks ini tertutup rapat. Di beberapa lokasi spa dan massage bahkan ditulis peringatan 'dilarang berbuat asusila', tetapi tidak mengurungkan niat sesorang untuk mendapatkan pelayanan plus dari terapis.

"Awalnya datang tawaran pijat di hotel. Selesai itu, biasanya ada tawaran layanan plus yang jarang dilewatkan," kata dokter itu.

Penggunaan alat kontrasepsi (kondom) tidak jaminan 100 persen bakal terhindar dari penularan HIV. Penularan itu bisa terjadi apabila sperma yang keluar dari pangkal kemaluan bertemu dengan cairan dalam kelamin wanita. Bisa begitu karena kondom itu hanya menutupi ujung kemaluan, sedangkan pada pangkalnya tetap memiliki celah sperma keluar.

"Apalagi hubungan seks tanpa kondom. Jangan menganggap pekerja di hotel itu sudah steril semua," ujarnya.

Berbekal informasi sang dokter, Tribun Sumsel mendatangi satu dari banyaknya hotel berbintang yang menyediakan fasilitas massage dan spa. Pilihan jatuh pada hotel berbintang dan terkenal.

Berdasarkan informasi dari beberapa sumber. Hotel ini menjadi pilihan para orang-orang kelas atas untuk memanjakan badannya. Tarifnya cukup mahal mulai Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu sesuai ruangan yang dipakai. Ada superior, deluxe, dan suite room. Jika ingin lebih privat tamu hotel juga bisa mendapatkan pelayanan pijat di kamar.

Penganut Sunda Wiwitan Tak Bisa Punya Akta Nikah


Dewi Kanti, penghayat Sunda Wiwitan di Cigugur, Kuningan.

KUNINGAN — Sudah sejak lama, diskriminasi menjadi "makanan sehari-hari" penghayat Sunda Wiwitan. Berbagai urusan administrasi kerap dipersulit karena satu alasan, berbeda keyakinan.

Seorang penghayat keyakinan tersebut, Dewi Kanti Setianingsih (39), mengaku, sejak menikah 2002 silam hingga sekarang, ia dan suaminya tak memiliki akta nikah. Alasannya klasik, yaitu karena Dewi Kanti penghayat Sunda Wiwitan.

Dampak tak memiliki akta nikah ini sangat luas. Dewi Kanti tak berhak atas berbagai tunjangan, seperti tunjangan kesehatan dari kantor suaminya. Sebab, meski faktanya sudah menikah, karena tak memiliki akta nikah, sang suami tetap dianggap sebagai bujang. Perusahaan pun tak berkewajiban memberikan tunjangan istri.

Begitu pun saat nanti Dewi hamil dan melahirkan, anak yang dikandungnya tak akan mendapatkan akta kelahiran. Imbasnya ialah merembet pada kehidupan si anak pada masa depan. "Pintu masuk diskriminasi kerap datang dari administrasi sipil, seperti KTP, akta kelahiran, akta perkawinan," ucap Dewi, belum lama ini.

Kondisi itu seperti rantai kehidupan yang akhirnya tersistematis. Ketika agama tidak dicantumkan dalam KTP, penghayat akan dipersulit dalam urusan administrasi, baik di sekolah, perbankan, maupun dalam pernikahan.

Bagi penghayat yang tidak siap dengan tekanan, mereka digiring masuk ke agama resmi. Misalnya, saat akan menikah, sebagian penghayat berbohong dengan mendaftar sebagai penganut agama yang diakui agar mendapat akta perkawinan.

Namun, bagi mereka yang bertahan dengan keyakinan semula seperti Dewi, akta perkawinan hanya angan-angan. Dewi mengatakan, selama ini, dalam aturan berupa SKB Menteri, UU PNPS 1965 tentang Penodaan Agama, dan lainnya, tidak secara jelas menyatakan agama yang diakui negara.

Semua peraturan itu menyebutkan beberapa agama yang dipeluk orang Indonesia. "Tapi, oleh aparatur diterjemahkan, itulah agama yang diakui negara. Di luar itu tak bisa dilayani," tutur dia.

Hingga kini, tak semua penghayat Sunda Wiwitan mengantongi e-KTP. Bahkan, ada penghayat yang "di-Khonghucu-kan" dalam e-KTP. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Cigugur, Kuningan, tetapi juga di daerah lain. 

Rabu, 12 November 2014

Akibat Cerai: Kakek Setubuhi Siswa SD




MADIUN - Pardi (46) warga RT 04, RW 01, Dusun Kali Celeng, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ini tidka patut ditiru.

Usai cerai dengan istrinya, tersangka tega mencabuli tetangganya sendiri yang masih duduk dibangku kelas V Sekolah Dasar (SD), WS (12).

Bahkan aksi bejat tersangka terhadap korban itu, dilakukan sebanyak dua kali dalam sepekan.

Beruntung dalam aksi kedua diketahui bibi korban, sehingga pelaku dilaporkan ke polisi.

"Karena setiap pagi menyapu halaman rumahnya, saya tak tahan melihatnya sejak saya dicerai istri saya. Sudah lama saya tak diberi jatah istri saya sejak bercerai itu," terang Pardi kepada pres , Selasa (04/11)

Untuk memuluskan aksinya itu, tersangka Pardi selalu memberikan iming-iming uang Rp 10.000 kepada korban.

Upaya iming-iming terhadap korban yang lancar dalam aksi pertama membuat tersangka ini menyetubuhi korban untuk kedua kalinya dengan modus tetap dilaksanakan pagi hari dan memberikan uang Rp 10.000 itu.

Akan tetapi, saat korban dibujuk rayu hendak memasuki kamar di rumah tersangka akhirnya dipergoki bibi korban.

"Aksi kedua baru sekedar merabah-rabah sudah tepergok bibi korban," imbuhnya.

Sedangkan selama aksi pencabulan dua kali itu, kata Pardi dirinya tak pernah memaksa korban.

Menurutnya, aksi hubungan layaknya suami istri itu dilakukan tersangka dan korban atas dasar sama-sama suka.

Meski dalam pengakuan Pardi usia korban sama dengan usinya cucunya.

"Saya tak memaksnya. Hanya memberi uang saku sekolah itu saja. Makanya saya ajak ke kamar rumah korban tetap tak pernah melawanya," kilahnya.

Sementara KBO Reskrim Polres Madiun, Iptu Logos Bintoro menegaskan jika dua kali aksi persetubuhan tersangka terhadap korban dilakukan atas dasar keinginan tersangka.

Selain itu, ada unsur pemaksaan terhadap korban. Apalagi, usia korban masih dibawa umur.

"Selain kami sudah menahan tersangka, kami juga mengamankan barang bukti seluruh pakaian korban dan tersangka dalam kardus ini," tegasnya.

Gara-gara Putar Musik Dangdut Mita Gigit Tetangganya


SUNGGUMINASA - Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terluka di leher serta lengan setelah digigit oleh tetangganya. Korban pun mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Gowa untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya, Selasa (11/11/2014).

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 17.30 Wita ini bermula saat korban, Kartini (29), memasang musik dangdut di rumahnya. Tetangganya, Adi (29), tak terima dan memaki korban. Tak hanya Adi, istrinya, Mita (25), pun langsung melabrak korban hingga terjadi adu mulut di antara dua ibu rumah tangga tersebut.

Tak disangka, Mita lalu menggigit dan membuat Kartini berdarah sebelum akhirnya dilerai oleh warga setempat.

"Marah kalau saya bunyikan radio. Jadi, suaminya dulu yang marah-marah, baru istrinya datang, dan langsung mengamuk," kata Kartini.

Setelah dilerai, korban kemudian menghubungi suaminya, Abdul Rahman (35), yang sedang bekerja di Kabupaten Maros sebagai buruh bangunan. Atas saran suaminya, korban lalu melapor ke polisi.

Sementara itu, pihak kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.

"Laporan korban sementara kami terima, dan selanjutnya akan kami tindak lanjuti," ungkap Ipda Hasan Fadly, Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Kanit SPKT) Polres Gowa.




Sabtu, 8 November 2014

Guru Honorer yang Cabuli 13 Siswi SMP di Bandung


BANDUNG - Tersangka kasus pencabulan, Nurjaman alias Cecep, dicokok polisi di lokasi persembunyiannya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kedua tangan pria berusia 53 tahun ini terikat borgol. Sang guru honorer tersebut langsung diboyong ke Mapolrestabes Bandung. Seperti apa modus tipu muslihat Cecep mencabuli 13 siswi SMP yang tak lain anak didiknya itu?

"Tersangka berpura-pura bisa meramal. Korban disuruh membaca ayat-ayat Al Quran, setelah itu tersangka memegang tangan korban. Lalu tersangka meraba payudara dan selangkangan korban," ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M. Ngajib kepada wartawan di Maporestabes Bandung, Jalan Jawa, Kamis (30/10/2014).

Para korban menempuh studi di salah satu SMP swasta Kota Bandung. Mereka murid Cecep. Ulah cabulnya berlangsung sepanjang September 2014 lalu. "Tersangka tidak menyetubuhi korbannya," kata Ngajib.

Hasil penyelidikan, polisi mencatat ada 13 bocah perempuan korban pencabulan Cecep. Dia melancarkan aksi tak senonoh di dalam kelas. Menurut Ngajib, tersangka melakoni perbuatan cabul saat jam istirahat sekolah dan waktu pelajaran kosong.

Cecep tidak menepis soal siasat bohong menjebak korban. "Saya bisa meramal itu cuma modus saja. Ya pura-pura," kata Cecep.

Pria berperawakan pendek ini memanggil muridnya yang mau konsultasi atau curhat soal ragam persoalan. Di dalam kelas, mulut Cecep komat-kamit.

"Saya cuma pegang dada murid, terus baca doa. Murid juga harus berdoa biar masalah yang dihadapi bisa beres. Kalau yang sakit, ya bisa segera sembuh," tutur Cecep yang mengabdi jadi guru honorer sejak 2007.


Debaran Anwar tunggu keputusan


PUTRAJAYA – Prosiding kes rayuan Ketua Pembangkang, Datuk Seri Anwar Ibrahim yang dituduh meliwat pembantu peribadinya, Mohd. Saiful Bukhari Azlan di Mahkamah Persekutuan di sini akhirnya selesai pukul 3.55 petang semalam selepas berlangsung selama lapan hari.

Pendengaran rayuan terhadap hukuman penjara lima tahun ke atas Penasihat Parti Keadilan Rakyat (PKR) itu pada awalnya ditetapkan selama dua hari bermula 28 Oktober lalu, bagaimanapun ia berlarutan sehingga semalam untuk memberi peluang kepada pihak pendakwaan dan peguam bela membentang, membalas dan menggulung hujah masing-masing.

Panel lima hakim diketuai Ketua Hakim Negara, Tun Arifin Zakaria bagaimanapun tidak membuat sebarang keputusan semalam, sebaliknya keputusan akan diputuskan pada satu tarikh lain yang akan diberitahu kemudian.

Prosiding semalam merupakan yang terpendek sepanjang tempoh lapan hari rayuan kes itu apabila hanya berlangsung selama 40 minit.

Panel lima hakim kemudian memaklumkan mereka akan meneliti hujah-hujah yang dibuat kedua-dua belah pihak sebelum membuat sebarang keputusan.(Kosmo)


Khamis, 6 November 2014

Bapa hamili anak gadisnya, lahir 2 bayi


KUALA TERENGGANU - Seorang nelayan tidak layak digelar bapa apabila sanggup bertindak di luar kewarasan dengan merogol anak gadisnya sendiri sehingga melahirkan dua orang anak, yang kini masing-masing berusia empat tahun dan dua bulan.

Semalam, di Mahkamah Sesyen berasingan, dia yang berusia 49 tahun itu mengaku salah atas dua pertuduhan merogol mangsa, yang merupakan anak kedua daripada sembilan beradik.

Bagi pertuduhan pertama di Mahkamah Sesyen 2, dia yang beralamat di Marang, mengaku salah merogol mangsa yang ketika itu baru berusia 14 tahun sebulan.

Dia mengaku salah di hadapan Hakim Murtazadi Amran melakukan perbuatan terkutuk itu di dalam semak di belakang sebuah sekolah di Marang, antara jam 1 petang dan 6 petang, pada September 2009.

Mengikut pertuduhan kedua pula di Mahkamah Sesyen 3 di hadapan Hakim Mohd Azhar Othman pula, dia mengaku salah mengulangi perbuatan sama ke atas mangsa di lokasi dan waktu yang sama, pada Disember 2013 yang mana ketika itu mangsa berusia 18 tahun.

Dengan itu, dia mengaku salah melakukan perbuatan yang merupakan satu kesalahan mengikut Seksyen 376 (3) Kanun Keseksaan yang memperuntukkan hukuman penjara tidak kurang lapan tahun dan maksimum 30 tahun dan boleh dikenakan sebatan tidak kurang 10 sebatan, jika disabitkan kesalahan.

Bagaimanapun, kedua-dua hakim menetapkan 8 Disember depan sebagai tarikh sebutan semula bagi hukuman sementara menunggu laporan lengkap ujian DNA. Bagaimanapun, sebarang jaminan tidak ditawarkan.

Pendakwaan dikendalikan timbalan pendakwa raya, Nazlyza Mohamad Nazri.(SH)



Selasa, 4 November 2014

She Dihamili ditinggal kekasih





PALEMBANG - Para wanita harusnya lebih selektif dalam memilih pasangan, karena berbagai modus seringkali dilakukan pria hidung belakang agar dapat melancarkan niatnya untuk menikmati tubuh sang wanita pujaan.

Dengan modal rayuan gombal, yang mengatakan akan bertanggung jawab, menjadi senjata ampuh yang membuat wanita biasanya terbuai, namun setelah kehormatannya direnggut malah ditinggalkan begitu saja.

Seperti apa yang dialami She (Shela 17) yang ditinggalkan begitu saja oleh sang pacar, Rio Ferlanda (24) warga Jalan Talang Keranggo Kelurahan Makrayu Kecamatan IB I, Palembang ini harus dilaporkan ke Polresta Palembang karena enggan bertanggung jawab atas perbuatannya yang telah menghamili korban hingga saat ini janinnya telah berusia 4 Bulan.

Dengan tubuh sedikit lemas, She mendatangi Sentara Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang ditemani Ibunya An (Anita) (41) tahun warga Gang Danau No 36 RT 12 RW 04 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Kepada Petugas She menuturkan kejadian yang dialaminya bermula pada hari Minggu Tanggal (11/05), lalu sekitar pukul 20.00, Rio menjemput korban SL dan mengajak ke rumahnya.

"Saya dijemput dan diajak kerumahnya, begitu sampai di rumah, saya diajak berhubungan badan layaknya suami istri. Dia merayu dan bilang kalau sampai ada apa-apa (Hamil) dirinya akan bertanggung jawab dengan menikahi.

Sejak saat itu beberapa kali melakukan hubungan badan tersebut sampai terakhir pada (11/7) lalu saya hamil,"katanya kepada petugas SPKT Polresta Palembang.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi terkait laporan korban mengatakan, laporan korban sudah diterima pihak, guna penyelidikan lebih lanjut,"

Laporan sudah kita terima, dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palembang, " Ungkap Suryadi.

Gadis enam tahun derita akibat dimasuki penyepit rambut dalam kemaluan


Sepit rambut yang ditemui di dalam kemaluan mangsa.

ALOR GAJAH - Malang buat seorang kanak-kanak perempuan berusia enam tahun apabila terpaksa menanggung derita hampir sebulan selepas kemaluannya berair dan bernanah akibat dimasuki penyepit rambut.

Kejadian disedari ibu mangsa yang berusia 35 tahun apabila mendapati anak tunggalnya mengadu sakit setiap kali hendak membuang air kecil dan dibawa ke Hospital Alor Gajah, di sini, untuk mendapatkan rawatan sebelum dirujuk ke Hospital Melaka untuk tindakan lanjut.

Pemeriksaan perubatan dilakukan di Hospital Melaka, Jumaat lalu, merungkai permasalahan itu apabila menemui satu penyepit rambut di dalam kemaluan kanak-kanak terbabit.

Ketua Polis Daerah Alor Gajah Superintendan Muhammad Ismail Muhammad Yusuf berkata, kejadian dipercayai berlaku hampir sebulan lalu apabila ibu mangsa yang bekerja sendiri mendapati kemaluan anaknya kerap berair.

Menurutnya, tidak sedap hati dengan perkara itu, ibu mangsa membawa anaknya ke Hospital Alor Gajah untuk mendapatkan rawatan, namun pihak hospital tidak menemui sebarang penyakit pelik yang mencurigakan.(Metro)


Ahad, 2 November 2014

Anak SD Digilir Ayah Kandung dan Guru Agamanya Hingga Hamil




SURABAYA – Selain dilakukan oleh ayahnya,  pelecehan terhadap NN (inisial), siswa Sekolah Dasar (SD), ternyata guru agama sekolahnya.

Informasi yang diterima Surya Online, saat ini guru tersebut sudah diamankan Polrestabes Tanjung Perak, Surabaya bersama ayah kandung NN.

Yoris Misa Lato, pendamping NN dari Yayasan Embun Surabaya tidak membantah kabar penangkapan tersebut. “Iya benar, saat ini dia masih diamankan di polres,”kata Yoris saat dikonfirmasi pada Senin sore (27/10/2014).

Yoris menjelaskan, atas penuturan NN, pelaku pelecehan ada dua yakni ayah kandung dan guru agamanya. Sejauhmana pelecehan yang dilakukan guru tersebut, Yoris enggan mengungkapkan.

“Karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, jadi lebih baik dikonfirmasi ke polisi dulu,”katanya.

Kabar penangkapan kedua terduga pelaku itu sudah didengar NN, dan dia mengaku lega sekaligus senang kabar itu.

“Dia sekarang sudah tenang dan mulai ceria. Bahkan kemarin dia sempat merayakan ulang tahun dan jalan-jalan. Dia seperti menemukan keluarga lagi di sini,”kata Yoris.

Saya dan Ruhut Pernah Dibuat Foto Telanjang, Kami Tak Adukan- Ramadhan


Muhamad Arsyad (23) tukang tusuk sate yang ditangkap polisi karena menghina Jokowi.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo dinilai tidak perlu menganggap serius soal penghinaan yang dilakukan Muhammad Arsyad (23) alias Imen di jejaring sosial, Facebook.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, mengatakan sebagai pejabat negara, Jokowi harusnya menghentikan penangkapan Imen itu.

"Ramadhan Pohan bersama Ruhut Sitompul juga pernah dibikin jadi bayi, telanjang bulat, kepalanya jadi kepala kami. Kami adukan nggak itu yang melakukan? Ya enggak. Kami kan pejabat negara," ujar Pohan di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (1/11/2014).

Lagi pula, lanjut Pohan, harus bisa dibedakan penghinaan yang dilakukan Imen dengan fitnah hukum. Menurut dia, penghinaan yang dilakukan Imen bukan lah orang hebat atau orang berbahaya yang perlu mendapat tanggapan atau perhatian sedikit.

"Ini adalah orang biasa, yang sudah minta maaf, minta ampun, ibunya juga sudah minta maaf, sembah sujud kepada presiden Jokowi dan saya kira udah selesai di sana," kata Pohan.

Kondisi akan berbeda jika Imen melakukan perlawanan dan menentang terus menerus. Oleh karena itu, Pohan mengatakan jika Jokowi tidak mau di-bully, maka jangan menjadi politikus.

"Kalau misalnya Presiden Jokowi itu enggak mau di-bully atau seperti itu ya jangan jadi presiden, (jangan) jadi politisi. Itu menurut saya ya. Karena saya digitukan saya biasa saja," tukas Pohan.





Khamis, 30 Oktober 2014

Diancam Tak Naik Kelas, 20 Siswa SMP Dicabuli Guru



AMBON - Oknum guru olah raga berinisial JL, tersangka pencabulan terhadap 20 siswanya di salah satu SMP di Kabupaten Maluku Tenggara, mengaku terlebih dahulu mengancam para korbannya sebelum mencabuli mereka.

“Dia mengancam para korbannya tidak akan naik kelas jika tidak menuruti keinginannya," ungkap Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Laurens Ricky Iroth saat dihubungi Kompas.com dari Ambon, Jumat (24/10/2014).

Selain mengancam tidak naik kelas, dari hasil pemeriksaan juga terungkap bahwa para korban pencabulan juga diancam JL tidak akan dinaikkan statusnya di kepramukaan. "Itu ancaman pelaku kepada para korbannya," ujarnya.

JL sendiri telah ditahan aparat Polres Maluku Tenggara setelah dilaporkan oleh 10 korbannya. Diduga, jumlah korban pencabulan oleh pelaku lebih dari 20 orang.

“Saat ini yang baru melaporkan itu sekitar 10 orang. Kami juga menduga ada lebih banyak lagi korban pecabulan yang dilakukan pelaku ini," ungkapnya.

Dia mengatakan, para keluarga korban sangat kesal dengan ulah pelaku. Karena itu, menurut Ricky, mereka berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.

ZALIM: Kaki, tangan diikat pengasuh


SEBERANG PERAI – Demi menyara hidup, seorang ibu terpaksa meninggalkan anak lelakinya yang berusia empat tahun untuk dijaga seorang pengasuh yang juga jirannya sewaktu dia keluar bekerja sejak setahun lalu.

Namun, kepercayaan ibu tunggal yang bekerja kilang itu dibalas dengan perbuatan jahat apabila tangan dan kaki anaknya diikat oleh pengasuh tersebut.

Kejadian disedari wanita itu, Nalita Ahmad, 38, semasa mengunjungi rumah pengasuh itu di Flat Taman Sri Pinang, Butterworth di sini kelmarin.

Sumber polis memberitahu, Nalita pergi ke rumah pengasuh berusia 39 tahun itu yang terletak di tingkat lapan flat ber­kenaan kira-kira pukul 10 pagi kelmarin selepas mengesyaki sesuatu tidak kena berlaku pada anaknya. Nalita tinggal di tingkat lima di flat yang sama.(Kosmo)



Isnin, 27 Oktober 2014

Ayah kandung hamili anak gadisnya




SURABAYA  - Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menangkap pelaku yang menghamili siswi SD di kawasan Tanjung Perak. Pria tersebut tidak lain merupakan ayah kandung dari Mawar.

"Iya, kami sudah menangkap pelaku. Pelakunya ayah kandangnya sendiri. Kami tangkap hari Kamis (24/10/2014). Detailnya nanti saja," sebut AKP Aldy Sulaiman, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (24/10/2014) malam.

Aldy belum bersedia memberi keterangan secara detail, dengan alasan pelau masih menjalani pemeriksaan tim penyidik. Termasuk nama pelaku yang tidak lain ayah dari korban yang telah dihamili. "Masih kami periksa," elak Aldy.

Selain menangkap pelaku yang merupakan ayah dari korban, kata Aldy, pihaknya juga sedang mengejar seorang pengajar di SD asal korban. Ada dugaan salah satu pengajar di SD asal korban, juga ikut terlibat dalam tindakan asusila ini.

Seperti diberitakan, Mawar diketahui sedang hamil lima bulan. Siswi sebuah SD di Tanjung Perak ini, sekarang dalam advokasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur.

Saya Terkena Kanker Serviks - Jupe


JAKARTA - Selama ini, Julia Perez memang menyembunyikan penyakit yang menyerang tubuhnya. Kali ini, Jupe secara terbuka mengaku bahwa dirinya mengidap kanker serviks.

Ditemui di acara peluncuran bukunya, 'Jupe: My Uncut Story' di Warung Kopi Sruput, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2014), mengeluarkan hasil pemeriksaannya di Singapura beberapa waktu lalu, lalu membacakannya. Matanya pun berkaca-kaca dan sesekali ia menahan napas.

"Procedure summary, name Yuli Rachmawati, Hospital Thomson Medical Centre, procedure Biopsy of tumour," ucap Jupe sambil menahan napas saat membacakan hasil pemeriksaan tersebut.

"Ya, aku kena kanker serviks stadium 2A," lanjut Jupe akhirnya menangis.

Jupe mengakui, selama itu ia memang menutupi soal penyakinya. Ia juga menuturkan, dirinya butuh ketegaran dan mental yang cukup kuat untuk mengungkapkannya.

"Kanker serviks butuh kekuatan mental. Saya harusnya sudah melakukan kemo dua minggu lalu. Saya banyak kerjaan, akhirnya Tuhan memberikan saya jalan lain. Ternyata kalau stadium 2A masih bisa dioperasi," tuturnya.

Lebih lanjut Jupe mengungkapkan bahwa dirinya syok dan sempat tak habis pikir. Dikatakannya, awal mula dirinya mengalami pendarahan karena stres ditinggal oleh Gaston.

"Saya rasa ini hanya kecapekan. Ketika saya melakukan biopsy di Singapura dua minggu lalu, saya kena kanker," tandas Jupe.


Pulau Pisang: Singapura boleh tuntut hak


Pulau Pisang

SHAH ALAM - Singapura boleh menuntut Pulau Pisang sekiranya republik itu mengamalkan ‘pendudukan efektif’ di pulau berkenaan untuk satu tempoh yang lama mengikut Undang-undang Laut Konvensyen Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu 1982 (UNCLOS).

Pemerhati undang-undang, Datuk Firoz Hussein Ahmad Jamaluddin berkata, jika Malaysia mengakui sebagai pemilik bagi sesebuah kawasan maka perkara itu perlu dibuktikan kepada negara-negara lain dan juga seluruh dunia.

“Dari sudut UNCLOS, cara sesuatu tempat boleh dituntut oleh negara lain ialah dipanggil ‘effective occipation’ (pendudukan efektif). Maknanya kawasan itu diduduki atau diuruskan oleh negara berkenaan.

“Saya tidak pasti situasi sebenar di Pulau Pisang tetapi sekiranya pulau itu juga ditadbir oleh Singapura bagi tempoh masa yang panjang dan kita tidak ambil apa-apa tindakan untuk menunjukkan bahawa kita adalah tuan punya pulau itu, maka Singapura boleh buat tuntutan,” katanya (SH)

Sabtu, 25 Oktober 2014

Heboh, Siswa SMP Buat Video Mesum di Kebun Pisang




BOGOR -- Warga Bogor geger dengan beredarnya, rekaman video mesum yang dilakukan EM (15) siswi sebuah SMP di Kabupaten Bogor dan MM alias Empang (21). Video mesum berdurasi sekitar 5 menit itu dibuat di salah satu kebun pisang di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Polisi sudah mengamankan pelaku penyebaran video mesum tersebut. Terungkapnya kasus video mesum itu bermula dari razia handphone (HP) yang dilakukan guru di SMP tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, seorang guru menemukan rekaman video mesum dari salah satu HP siswa yang pemainnya siswi di SMP tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bogor, AKP A Faisal Pasaribu mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pelaku perekam dan penyebar video mesum tersebut. "Kami langsung mencari siapa pemain dalam video tersebut," katanya di Polres Bogor, Jumat (10/10/2014).

Video tersebut kata Faisal, direkam dengan menggunakan sebuah handphone merk Blackberry. "Dilakukan di sebuah kebun pisang dekat bebatuan, pada sebuah pangkalan pasir. Disana terekam bagaimana pelaku melakukan adegan mesum mulai dari membuka baju sampai dengan selesai," ujarnya.

Tanpa Berlian, Biaya Implan Payudara Dena Rachman


JAKARTA - Biaya implan Dena Rachman di Korea Selatan memang gratis. Tapi menurut Dena, bila dirupiahkan, implan payudara berukuran 34 C itu sampai ratusan juta.

Berbeda dengan transgender Solena Chaniago yang mengklaim hingga tembus miliaran untuk total biaya operasinya.

"Nilainya kalau dijadikan uang lumayanlah. Kurang lebih seratusan (juta), tapi jangan ngomongin itulah, jangan nebak-nebak," ungkap Dena di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rabu (22/10) malam.

Dena dan Solena memang berbeda. Sebab, Dena baru hanya permak bagian dada. Sedangkan Solena sudah total hingga berganti alat kelamin.

Namun Dena memastikan biaya implannya tak melampaui harga fantastis. Untuk meyakinkan pewarta, Dena pun sedikit berseloroh.

"Emangnya ini (payudara) ada berliannya. Enggak kan," tekan mantan artis cilik tersebut.



Selasa, 21 Oktober 2014

Siswi SMK di Surabaya Dicabuli Teman Facebooknya




SURABAYA- Media sosial Facebook menjadi sarana Wahyu Vicy (19) untuk berbuat jahat. Warga Keputih Surabaya tersebut tega berbuat cabul kepada seorang siswi yang dikenalnya lewat jejaring sosial tersebut.

Awalnya Wahyu berkenalan dengan Melati (bukan nama sebenarnya) di Facebook sejak Mei 2014 lalu. Gadis berusia 15 tahun itu akhirnya dipacarinya.

Setelah resmi berpacaran, hubungan Wahyu dan Melati yang masih duduk di kelas satu sebuah SMK ini kian akrab. Kepolosan Melati ternyata dimanfaatkan Wahyu untuk berbuat jahat.

"Tersangka berbuat di luar batas, karena tega mencabuli pacarnya yang masih di bawah umur," kata AKBP Sumaryono, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (14/10/2014).

Peristiwa pencabulan itu terjadi pada awal Oktober 2014. Bermula saat keduanya janjian melalui telepon untuk betemu. Padahal korban sendiri sudah mempunyai pacar.

Saat itu Wahyu mengajak korban main ke rumahnya di Keputih yang sedangsepi karena, kakaknya keluar rumah. Wahyu tinggal bersama kakaknya, karena kedua orang tuanya tidak ada.

"Saat kakak korban bekerja, sehingga rumah sepi," ucap Sumaryono.

Sesampai korban di rumah Wahyu, tersangka langsung mengajak Melati masuk ke kamar dan pebuatan cabul pun terjadi. Wahyu menjanjikan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu.

Merasa jadi korban tindakan Wahyu, korban menceritakan kepada pacar dan kakaknya. Akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke polisi.

Saya Siap Nikahi Pendonor Sperma Saya - Julia Perez


JAKARTA - Julia Perez menuai kontroversi soal niatan tanam sperma. Untuk meredam suara-suara yang kontra, Jupe mengaku siap menikahi pendonor spermanya.

"Saya nggak mau nakal, jadi ikutin aja dan saya mau nikahin pendonor saya nantinya. Cinta belakangan, yang penting kan sah," ungkapnya ditemui di Kawasan Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2014) malam.

Julia mengatakan, setelah nanti proses tanam spermanya sudah dilakukan, ia akan mengenalkan siapa pendonor yang akan dinikahinya itu. Tapi Julia mengaku akan menikah secara diam-diam.

"Kalau udah nongol saya kasih tahu, pada intinya saya nikahnya ingin diam-diam, nggak pengen bilang-bilang dan yang penting kan sah di negara dan agama," katanya.

Hingga sekarang, Jupe sudah membulatkan hati untuk tanam sperma. Biaya yang dibutuhkan memang tak murah.

Sebelumnya niat Julia itu ditentang oleh beberapa lapisan masyarakat dan lembaga negara seperti MUI. Bahkan MUI menyatakan tanam sperma haram.

Ahad, 19 Oktober 2014

Keperawanan Pelajar SMA di Kediri Dijual Rp 500.000




KEDIRI - Karena terdesak kebutuhan ekonomi, Mawar (17) pelajar SMA di Kediri rela keperawanannya dijual rekannya seharga Rp 500.000.

Namun kasus traficking yang melibatkan anak di bawah umur ini dibongkar Unit PPA Polres Kediri Kota, Selasa (14/10/2014).

Petugas mengamankan Bunga (18), rekan Mawar yang menjadi penghubung dalam kasus traficking ini. Barang bukti uang Rp 500.000 telah diamankan polisi dari tangan pelaku.

Informasi yang dihimpun kasus ini bermula dari adanya transaksi untuk menjual keperawanan Mawar seharga Rp 500.000 kepada pria hidung belang.

Mawar mau dijual keperawanannya karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Bunga kemudian mencari pria hidung yang mau menikmati kesucian Mawar.

Setelah ditawarkan ke sejumlah pria, akhirnya Bunga menemukan pria hidung belang yang akan menikmati keperawanan Mawar.

Setelah melalui proses tawar menawar melalui sms dan telepon, akhirnya disepakati pembayaran Rp 500.000 dimuka.

Uang sudah dibayar dengan rincian, Rp 400.000 akan diserahkan kepada Mawar dan Rp 100.000 menjadi fee yang diterima Bunga.

Lokasi kencan juga telah disepakati di salah satu penginapan di wilayah Semen, Kabupaten Kediri.

Namun kasus ini ketahuan masyarakat yang melaporkan kepada petugas.

Selanjutnya petugas yang melakukan penyelidikan menemukan lokasi tempat kencan serta meringkus Bunga yang menjadi perantara kasus traficking ini di salah satu kamar penginapan.

Dari hasil penyelidikan petugas, Bunga memang wanita yang biasa datang ke sejumlah tempat hiburan malam di Kota Kediri.

Diduga aksi Bunga tidak hanya kali ini saja menawarkan keperawanan pelajar kepada pria hidung belang.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Budi NT menjelaskan,  Bunga merupakan pelajar drop out SMA serta tidak punya pekerjaan tetap.

"Aksinya dilakukan untuk mendapatkan  imbalan untuk keuntungan pribadi," jelasnya.

Petugas telah mengamankan barang bukti uang pembayaran Rp 500.000.

"Karena mendapatkan laporan masyarakat kasus ini segera diungkap. Petugas telah menyelamatkan korban karena belum sampai terjadi persetubuhan," jelasnya.

Tersangka yang juga masih di bawah umur bakal dijerat dengan pasal 88 UU RI 23/ 2002 tentang Perlindungan Anak.

Gambar intim: Dyana marah jadi mangsa diskriminasi


SHAH ALAM - "Saya berasa marah tetapi saya tidak akan layan politik jahat macam ini," demikian kata bekas calon PRK Parlimen Teluk Intan, Dyana Sofya Mohd Daud, hari ini.

Dyana Sofya menegaskan serangan peribadi ke atasnya kali ini adalah kerana beliau seorang wanita yang mudah dibuli seperti mana tuduhan ke atas beliau berpakaian bikini untuk ke parti ketika kempen pilihan raya lalu.

"Hal ini menjijikkan bagaimana mereka tetap menggunakan politik longkang terhadap pembangkang.

"Sebagai seorang wanita, saya sasaran yang mudah. Sebab saya wanita, saya dilihat sebagai mudah dibuli. Saya marah, tetapi saya tak nak layan politik jahat macam ini," katanya menerusi khidmat pesanan ringkas (SMS), hari ini.

Beliau berkata demikian mengulas penyebaran gambar miripnya dan juga Ahli Parlimen Bukit Bendara, Zairil Khir Johari menjadi viral tersebar melalui media sosial WhatsApp dan blog tempatan sejak pagi tadi.

Gambar intim sebanyak sembilan keping itu dalam posisi berpelukan dengan berpakaian secara formal dan santai di beberapa lokasi termasuk kereta dan kawasan umum.(SH)

Jumaat, 17 Oktober 2014

Bidan di Magetan Dihamili Polisi Berpangkat Bripka




MAGETAN - Bripka ADH anggota Subbagsarpras Bagsumda Polres Magetan dilaporkan Moh Karmin warga Dusun Ngiwen, Desa Purworejo RT6/RW2, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan ke Propam Polres Magetan karena menghamili anak gadisnya YAK (22), yang baru lulus akademi profesi di Magetan ini.

Ironisnya, laporan itu sudah dilakukan 20 Agustus 2014 lalu, namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

"Laporan kami ke Propam sampai hari ini belum ada tindak lanjut. Polisi yang mempermalukan keluarga kami masih bebas, ada kesan dia kebal hukum. Apalagi kami hanya petani biasa yang tak paham hukum,"kata Moh Karmin sambil menunjukan surat tanda penerimaan laporan nomor : K/ STPL/ 09/ VIII/ 2014/ PROVOST yang ditandatangani penerima laporan Aiptu Joko Suhariyanto SH, Rabu (8/10/2014).

Menurut Moh Karmin, saat berada di ruang Provos di hadapan sejumlah polisi yang memeriksanya sempat emosi. Karena polisi yang mestinya bisa mengayomi, melindungi rakyat, malah berlaku seenaknya seperti kebal hukum.

"Saya di hadapan petugas Provost sempat mengumpat, anak saya jadi korban polisi yang tidak bermoral. Mentang mentang kebal hukum karena bisa menyiasati hukum,"ujar Moh Karmin, yang menemani korban anak sulungnya YAK.

Lantaran korban tak kuasa menahan tangis, dalam pertemuan itu Moh Karmin lebih dominan menjawab pertanyaan wartawan, dikatakan awal pertemuan Bripka ADH dengan anaknya YAK itu lewat media sosial Facebook awal tahun 2013 lalu.

Dalam perkenalan itu Bripka ADH mengaku sebagai perjaka dan bekerja sebagai polisi di Polres Magetan. Saat itu YAK masih berstatus mahasiswi di salah satu akademi profesi di Kabupaten Magetan.

Saat pertama menjalani hubungan, tersangka Bripka ADH ini menunjukan itikad sebagai orang baik-baik. Apalagi di hadapan Moh Karmin dan Suyati orangtua korban. Tidak hanya itu, tersangka juga menunjukan perilaku yang santun terhadap warga di lingkungan korban.

"Dia berani menginjak rumah saya ini sekitar awal 2014. Selama ini dia (Bripka ADH) menunjukan keseriusan hubungannya dengan YAK. Dia selalu bilang sabar sabar kalau saya tanya kapan orangtuanya akan datang melamar,"kata Moh Karmin yang mengaku punya juga saudara polisi yang bertugas di Mabes Polri. Namun selama ini saudaranya itu belum diberitahu masalah kasus perzinahan yang dilakukan anggota polisi ini terhadap anaknya YAK.

Alangkah kagetnya ketika ada seorang anggota polisi, kenalan Moh Karmin memberitahu kalau Bripka ADH itu sudah beristri dan istrinya juga polisi yang bertugas di Samsat Magetan. Padahal saat itu YAK mengatakan telah mengandung anak Bripka ADH yang umurnya sudah empat bulan.

"Tahu penipuannya terbongkar, dia berupaya membujuk saya agar tidak melapor ke Polres, karena dia mau bertanggungjawab. Tapi kenyataannya, dia Bripka ADH malah menghilang,"kata Moh Karmin dengan nada menahan emosi, seraya mengatakan, sebenarnya kalau Polisi tidak serius menangani laporannya, warga akan mengajak menggeruduk Mapolres Magetan sambil mencari tersangka Bripka ADH.

"Saya hanya minta status anak yang dikandung YAK jelas Bapaknya, saya nggak mau tahu setelah itu cerai. Lagian mana saya mau punya menantu tak bermoral seperti itu. Jadi suami juga tidak akan baik, biar Allah SWT yang akan menghukumnya. Kebal hukum polisi, hukum Allah tidak akan bisa dihindari,"kata Moh Karmin.

Kepala Unit Propam Polres Magetan Ipda Pol Subandi yang dikonfirmasi membenarkan laporan itu. Namun dia tidak berhak memberikan keterangan pers, karena semua sudah dilaporkan kepada Kapolres.

"Silakan ke Bapak Kapolres, semua sudah saya tindaklanjuti,"kata Ipda Subandi.

Lucunya, Kapolres Magetan AKBP Riky Haznul yang dikonfirmasi mengaku belum tahu dan belum menerima laporan dari Propam setempat.

Rabu, 15 Oktober 2014

Ketagihan seks Gadis di Surabaya Hamil 7 bulan


SURABAYA - PDS (20), warga Jl Teluk Nibung Surabaya harus menghuni tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena menghamili Bunga (17),yang masih tetangganya.

Peristiwa ini berawal pada Mei 2013 saat itu PDS merayu Bunga agar mau datang ke rumahnya. Rayuan PDS ternyata manjur karena Bunga pun menyanggupinya. Saat main di rumah PDS, rumah pelaku sepi karena orangtuanya sedang pergi.

Dalam suasana sepi itulah PDS akhirnya mengajak korban untuk berhubungan badan dengan iming-iming akan dinikahi.

Setelahnya perbuatan itu, PDS ketagihan sehingga dia berulang kali meminta Bunga untuk berhubungan badan hingga Maret 2014.

Namun, setelah Bunga hamil tujuh bulan, PDS ingkar janji. Karena PDS tak mau bertanggung jawab orangtua Bunga akhirnya melaporkan perbuatan pelaku ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Kami akhirnya menangkap pelaku di rumahnya. Kami juga mengamankan beberapa barang bukti dan memiliki hasi visum," ujar AKP Aldy Sulaiman, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (8/10/2014).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) dan Pasal 82 UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 287 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

"Koraban masih di bawah umur, jadi ini masuk tindakan pencabulan," cetus Aldy.

Suami 4 anak liwat isteri sendiri


TEMERLOH – Seorang penoreh getah mengaku tidak bersalah di Mahkamah Sesyen di sini semalam atas tuduhan meliwat isteri sendiri.

Tertuduh dituduh meliwat isterinya di rumah mereka kira-kira jam 2 pagi 7 Oktober lalu.

Tertuduh mengaku tidak bersalah dan meminta dibicarakan sebaik pertuduhan terhadapnya dibacakan jurubahasa mahkamah.

Lelaki terbabit yang berusia 48 tahun dan mempunyai empat anak hasil perkongsian hidup bersama isteri ditahan di Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Temerloh selepas isterinya membuat laporan polis.

Berdasarkan laporan, kejadian itu bukan kali pertama sebaliknya sudah beberapa kali berlaku tanpa kerelaan isteri.

Mangsa bekerja sebagai buruh am membuat laporan polis selepas mendakwa mengalami tekanan akibat kejadian itu.

Hakim Jamaludin Mat memerintahkan tertuduh diikat jamin RM5,000 selepas tertuduh merayu wang jaminan dikurangkan sebelum menetapkan 13 November depan sebagai sebutan semula kes.

Tertuduh didakwa di bawah Seksyen 377C Kanun Keseksaan kerana meliwat dan jika sabit kesalahan boleh dihukum penjara tidak lebih 20 tahun dan boleh dikenakan sebatan.

Isnin, 13 Oktober 2014

14 Remaja di Mojokerto Hamil di Luar Nikah



MOJOKERTO - Data terkini menyebutkan, ada setidaknya 14 remaja di Kota Mojokerto dalam keadaan hamil di luar nikah. Kehamilan yang tak dikehendaki. Rata-rata, mereka ini masih berstatus pelajar. Namun  masyarakat, orang tua, sekolah, dan pemerintah tak boleh sekadar prihatin apalagi berdiam diri melihat realita ini.

"Ini tugas semua menghentikan tren pergaulan bebas. Saya juga kaget, dari tahun ke tahun, angka hamil yang tak dikehendaki di kota ini cukup tinggi. Sampai September tahun ini, menurut data yang kami peroleh, ada 14 remaja hamil di luar nikah," ucap Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus di hadapan finalis Duta Kesehatan Remaja, Rabu (8/10/2014).

Wali kota membeber data dari tahun ke tahun, tren jumlah remaja yang hamil di luar nikah. Pada 2012 jumlah hamil tak dikehendaki sebanyak 17 anak. Kemudian 2013 jumlahnya menurun menjadi 14. Namun trennya kembali tak beranjak. Sampai September kemarin, ada 14 remaja ditemukan hamil.

"Saya termasuk yang berharap banyak, dengan dipilihnya Duta Kesehatan Remaja nantinya harus bisa menurunkan angka kehamilan anak sekolah. Menurunkan angka penyalahgunaan narkoba, dan memaksimalkan UKS untuk kesehatan reproduksi. Jadi tak sebatas juara harus memberi dampak manfaat pada lingkungan," kata Mas'ud.

Tak ingin pergaulan bebas itu makin marak, Dinkes Kota Mojokerto memiliki cara unik memagari remaja menjadi korban pergaulan dan seks bebas. "Salah satunya kami menggelar Duta Kesehatan Remaja, untuk mengajak remaja tak larut dalam pergaulan bebas," kata Kepala Dinkes Kristiana Indah Wahyu.

Dinkes memberdayakan kader-kader kesehatan di seluruh Puskesmas, untuk memantau para remaja yang masih berstatus pelajar. Terutama sekolah di jenjang SMA. Mereka dijaring dan berkompetisi di bidang kesehatan dan diadu kecerdasan sosial, sebelum dijadikan Duta Kesehatan.

Juri akhirnya menetapkan Aldy Prawira Nugraha dari SMAN 1 Mojokerto sebagai juara pertama kelompok putra, dan Olivia Wibisono dari SMA Tunas Harapan dari kelompok putri. "Saya harus memberi contoh dulu. Namun saya harus bisa mengajak teman-teman sekolah, tak merokok. Kemudian membujuk teman-teman agar tak terpengaruh pergaulan bebas," ucap Aldy yang mendapat piala dan uang tabungan.

Memalukan, Lima Anggota Dewan Karangasem Diduga Ngutil Handuk di Hotel


JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karangasem yang seharusnya menjadi panutan masyarakat, malah melakukan tindakan konyol.

Lima anggota DPRD Karangasem tahun 2014-2019 tersebut ngutil beberapa fasilitas milik Hotel NEO, Jalan Gatot Subroto, Denpasar.

Diduga yang melakukan pengutilan yakni,  IGA MS, IN S, IN Su, dan IN KK.

Tindakan ngutil anggota DPRD dilakukan saat mereka mengikuti Orietasi Bimbingan Teknologi (Bimtek) yang dilakukan dari tanggal 24 hingga 28 September 2014.

Ulah tak terpuji para anggota DPRD yang baru-baru ini dilantik itu kemudian disampaikan pihak hotel melalui email kepada pihak DPRD Karangasem, Minggu (12/10).

Dalam surat tersebut, disampaikan rincian barang-barang yang dikutil oleh masing-masing anggota dewan.

Dari kelimanya, empat di antaranya sama-sama membawa pulang handuk mandi milik hotel.

Kemudian ada juga mengutil hanger serta tak membayar biaya penggunaan telepon hotel.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Usai Dicabuli, Diberi Rp5 Ribu


SIDIMPUAN -  Tua-tua keladi makin tua makin menjadi. Ungkapan ini rasanya pas untuk pria berinisial RP (57), warga Kelurahan Losung, Psp Selatan. Bagaimana tidak, pria yang sudah berumur lebih dari setengah abad ini tega mencabuli seorang anak, sebut saja N (14).

Menurut Kapolres Kota Psp AKBP Muhammad Helmi Lubis SIK melalui Kasat Reskrim AKP DB Diriono Sihotang SH MH yang disampaikan oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Maria Marpaung, kejadian memalukan ini terungkap berawal dari perubahan sikap korban yang diketahui oleh ibunya DH, saat itu korban tidak seperti biasanya.

Terang Maria, korban yang semula diketahui periang dan sering bergaul dengan teman-temannya, belakangan tampak pemurung bahkan cenderung takut kepada orang. Terlebih kepada pelaku yang hampri setiap hari datang ke tempat mereka untuk membeli tuak.

“Kasus ini terungkap atas laporan ibu korban yang melihat dan mengetahui ada hal yang aneh dari anaknya. Setiap kali pelaku datang ke rumah mereka yang membuka usaha julan tuak, korban selalu bersembunyi. Dari situlah kecurigaan ibu korban muncul, lalu menanyai anakanya dan akhirnya menceritakan semua hal yang dilakukan pelaku kepadanya,” terang Ipda Maria.

Lanjutnya lagi, jarak antara rumah korban dan pelaku tidak begitu jauh, hanya berkisar 50 METER, dan hampir setiap sore hari, pelaku selalu datang ke rumah korban untuk membeli tuak. Dan, pelaku menyuruh korban untuk membeli rokok dan meminta kepada korban untuk mengantar ke rumahnya.

“Menurut pengakuan korban, ia selalu disuruh oleh pelaku untuk membeli rokok usai membeli tuak dari warung milik orang tuanya, lalu pelaku menyuruhnya untuk mengantarkan rokok tersebut ke rumahnya. Di situlah pelaku melakukannya, saat kondisi rumah pelaku sedang sepi,” urai Maria.

“Pengakuan korban sudah lebih dari 10 kali, dan itu dilakukan di rumah milik pelaku sendiri, mulai dari meraba hingga menyuruh korban melakukan hal-hal yang tidak pantas untuk dilakukan,” ucap Maria.

Sementara itu, RP, pria yang mengaku sudah memiliki enam anak dan sejumlah cucu ini mengaku baru dua kali melakukan hal tersebut. Itu pun dilakukannya saat menyuruh korban untuk mencabut uban di kepalanya. “Enggak ada sampai saya cabuli, hanya saya pegang-pegang, kalau sampai saya setubuhi tidak ada,” kilah pria yang menggunakan jaket kulit tersebut.

Namun, ia tidak membantah, setiap kali mencabuli korban, ia selalu memberikannya uang mulai dari Rp5 ribu sampai Rp10 ribu. “Mulanya hanya saya suruh cabut uban, tapi entah kenapa tiba-tiba ada setan yang merasuki saya dan melakukan itu padanya. Iya, saya kasih juga uang, kadang Rp5 ribu kadang Rp10 ribu,” pungkas pria yang mengaku bekerja sebagai supir truk ini.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular