Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Isnin, 15 Januari 2018

Balik Pencabulan Siswi Oleh Gurunya

CIMAHI - Tersangka pencabulan gadis dibawah umur, langsung masuk ke ruang pemeriksaan Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, Selasa (9/1/2018).

Namun, saat diperiksa anggota Satreskrim untuk dimintai keterangan, pelaku seolah tak merasa bersalah.

Terbukti dengan dirinya tampak terlihat tenang dan tetap menebar senyum ketika diperiksa polisi.

Pria yang memakai kacamata ini diketahui sebagai guru agama disalah satu Pondok Pesantren di wilayah Cisarua Kabupaten Bandung Barat.

Diduga, perbuatan bejat tersebut ia lakukan lantaran tak kuasa menahan nafsu birahinya.

AA nekat melakukan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap gadis dibawah umur.

Menurut Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adi Putra, dari pengakuan tersangka, AA terpaksa melakukan tindakan bejat itu lantaran isterinya sudah lama terbaring karena sakit.

"Meski dengan dalih apapun, pihak kepolisian tetap melakukan proses sesuai hukum," ujar AKP Niko N Adi Putra di Mapolres Cimahi, Selasa (9/1/2018).

Dalam kasus ini, lanjut Niko, pihaknya masih melakukan penyelidikan, khawatir AA tak hanya melakukan perbuatannya itu kepada 7 orang.

Modusnya, pelaku pencabulan tersebut, menurunkan ilmu kebal dan bisa mengobati segala macam penyakit serta ramalan yang baik.

Hal itu menjadi andalan pelaku untuk memperdaya korbannya hingga korban ingin untuk melakukan hubungan badan.

"Kita ingin kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur ini tidak terulang kembali terutama di wilayah hukum Polres Cimahi," katanya.

Sabtu, 13 Januari 2018

Ternyata Sudah Buat Tiga Video Mesum Anak-anak

BANDUNG - Muhamad Faisal Akbar (30), dalang kasus video porno yang melibatkan anak-anak dan perempuan dewasa yang viral di media sosial mampu membayar imbalan semua pihak terkait dalam video.

Mulai dari dua perempuan pemeran bernama Apriliana alias Intan (28)? dan Imelda alias Imel (27), tiga anak-anak yang juga sebagai pemeran dan berstatus korban, Susanti (45) orang tua anak bernama Dn (9) dan Herni (40) orang tua anak bernama RD (9) dan dua penghubung bernama Ismi (41) dan Sri Mulyati alias Cici (40).

Total yang harus dibayarkan Faisal untuk para pihak terkait mencapai sekitar Rp 10 juta.

Kepada polisi, Faisal berprofesi sebagai trader bitcoin dan mengaku dibiayai oleh dua warga negara asing untuk memproduksi video porno tersebut.

"Pengakuan saudara Faisal, produksi video porno dipesan oleh dua orang asing, satu berinisial R asal Rusia dan satu lagi berinisial N asal Kanada yang dia kenal di jejaring Facebook. ?Faisal mendapat uang dari kedua orang asing totalnya Rp 31 juta," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin (8/1).

Dua video yang sudah dibuat itu dikirimkan via pesan instan ke R dan N dalam kurun waktu Agustus.

Faisal sendiri berhubungan keduanya via Telegram yang sempat diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika karena keterlibatannya dengan jaringan terorisme.

"Faisal berperan sebagai sutradara hingga pengarah adegan dalam video tersebut. Dia membayar imbalan semua pihak-pihak yang terkait di video tersebut. Untuk orang asing ini masih kami dalami bahkan pengakuan Faisal, dua orang asing ini sudah meminta lagi video porno," kata Kapolda.

Kepada sejumlah wartawan, Faisal mengaku? sudah memproduksi video sebanyak tiga kali namun satu video belum disebarkan.

"Saya melakukan ini untuk alasan uang saja, saya bekerja sebagai trader bit coin, saya kenal orang asing via media sosial Facebook. Saya dibayar sesuai dengan yang dikatakan pak Kapolda (Rp 31 juta)," kata Faisal.

Rabu, 10 Januari 2018

Video Porno Anak Dan Perempuan Dewasa Dibiayai Warga Rusia dan Kanada

BANDUNG - Muhamad Faisal Akbar (30), dalang video porno yang melibatkan anak-anak dan perempuan dewasa yang viral di media sosial mampu membayar imbalan semua pihak terkait dalam video.

Mulai dari dua perempuan pemeran bernama Apriliana alias Intan (28)? dan Imelda alias Imel (27), tiga anak-anak yang juga sebagai pemeran dan berstatus korban, Susanti (45) orangtua anak bernama Dn (9) dan Herni (40) orang tua anak bernama RD (9) dan dua penghubung bernama Ismi (41) dan Sri Mulyati alias Cici (40).

Total yang harus dibayarkan Faisal untuk para pihak terkait mencapai sekitar Rp 10 juta.

Faisal berprofesi sebagai trader bitcoin dan mengaku dibiayai oleh dua warga negara asing untuk memproduksi video porno tersebut.

"Pengakuan saudara Faisal, produksi video porno dipesan oleh dua orang asing, satu berinisial R asal Rusia dan satu lagi berinisial N asal Kanada yang dia kenal di jejaring Facebook. ?Faisal mendapat uang dari kedua orang asing totalnya Rp 31 juta," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin (8/1).

Dua video yang sudah dibuat itu dikirimkan via pesan instan ke R dan N dalam kurun waktu Agustus.

Faisal sendiri berhubungan keduanya via Telegram yang sempat diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika karena keterlibatannya dengan jaringan terorisme.

"Faisal berperan sebagai sutradara hingga pengarah adegan dalam video tersebut. Dia membayar imbalan semua pihak-pihak yang terkait di video tersebut. Untuk orang asing ini masih kami dalami bahkan pengakuan Faisal, dua orang asing ini sudah meminta lagi video porno," kata Kapolda.

Faisal mengaku? sudah memproduksi video sebanyak tiga kali namun satu video belum disebarkan.

"Saya melakukan ini untuk alasan uang saja, saya bekerja sebagai trader bit coin, saya kenal orang asing via media sosial Facebook. Saya dibayar sesuai dengan yang dikatakan pak Kapolda (Rp 31 juta)," kata Faisal.

Ahad, 7 Januari 2018

Driver Ojek Online Ini Tega Jual Istrinya

SURABAYA - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya kembali mengungkap tindak kejahatan human trafficking (perdagangan manusia).

Kali ini serang bernama Bandar Priyo Handoko (22), asal Waru Sidoarjo ditangkap lantaran menjual istrinya ke pria hidung belang.

Dalam praktiknya, Priyo yang sehari-harinya bekerja driver ojek online ini menawarkan IS (25) yang tak lain istrinya sendiri ke media sosial facebook (FB).

Melalui grup FB, Priyo mengunggah iklan jika UM bisa diajak kencan di hotel.

Setelah mengunggah di grup FB, tak lama kemudaian ada pria hidung belang yang berminat kencan dengan IS.

Tapi, pria hidung belang ini menginginkan supaya bisa berhubungan bertiga alias threesome.

Setelah disepakati, akhirnya Priyo mengantarkan istrinya menemui pria hidung belang di sebuah hotel di Jl Jemursari Surabaya, Minggu (24/12/2017) malam.

Setelah tiba di lokasi, Priyo, istrinya dan pria hidung belang bermain sek threesome.

"Saya tahu bermain threesome setelah gabung di grup facebook. Sebelumnya tidak tahu dan saya melakukan ini semata-mata fantasi sek saja," aku Priyo di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (27/12/2017).

Dia mengaku, mendapat imbalan Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu dari pria hidung belang yang memasan istrinya. Perbuatan asusila tersbeut selalu dilakukan di hotel yang ada di Surabaya.

"Saya sudah tiga kali mengantar istrinya menemui pelanggan di hotel dan saya juga ikut bermain," aku Priyo.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol I Dewa Gede Juliana mengatakan, pelaku Priyo ditangkap usai mengantar istrinya ke hotel di Jl Jemursari Surabaya.

"Tersangka Bandar dan korban merupakan suami-istri. Tapi justru mengizinkan istrinya berbuat asusila. Tersangka juga ikut threesome," kata Gede Juliana.

Gede Juliana menuturkan, tersangka ini sekali menawarkan istrinya, bisa mendapat uang senilai Rp 250 ribu - Rp 300 ribu sekali kencan. Dan mengaku baru triga kali menjual istrinya ke pria hidung belang.

"Tapi kami masih kembangkan kasus ini, tidak tertutup keungkinan lebih dari tiga kali," pungkas Gede Juliana.

Jumaat, 5 Januari 2018

ABG di Bogor - Korban Pemerkosaan 4 Pemuda

BOGOR - Seorang remaja di wilayah Parung, Kabupaten Bogor diduga menjadi korban pemerkosaan.

Korba diperkosa secara bergiliran hingga mengalami pendarahan dan dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya.

Informasi yang dihimpun, pelaku yang berjumlah empat orang ini sudah berhasil diamankan polisi untuk dimintai keterangannya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan, pihaknya masih melakulan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Ia juga masih enggan menceritakan kronologis kejadian pemerkosaan itu.

"Kasusnya masih dalam pemeriksaan," katanya kepada TribunnewsBogor.com melalui sambungan telephon, Rabu (27/12/2017).

Saat disinggung keempat pelaku yang sudah berhasil diamankan, ia pun belum bisa berkomentar banyak.

"Nanti akan segera kami rilis jika pemeriksaannya sudah selesai dilakukan," katanya.

Selasa, 2 Januari 2018

ABG Ini Masuk Kamar Langsung Main Remas

PALEMBANG - Sedang enak tidur di dalam selimut, Dia (26), warga Jalan Irigasi Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang tiba-tiba terkejut ada yang meremas-remas payudaranya.

Bahkan berusaha memaksa melorotkan celananya, Jumat (8/12) lalu sekitar pukul 06.00 WIB pagi.

Saat terbangun, Dia terkejut ternyata pelakunya, AJ (17) abg tetangganya sendiri yang masuk ke dalam kamar tidurnya secara diam-diam.

Pelaku juga berusaha menyergapnya dari belakang.

"Saya terkejut ada yang menarik selimut dan meremas payudara saya. Saat dilihat ternyata saya kenal, saya tarik lagi selimut, dia menyergap saya dari belakang," cerita Dia saat melapor ke Polresta Palembang, Rabu (13/12/2017) kemarin.

Pelaku yang tidak mau menyerah kemudian berusaha melepas selimut yang menutupi tubuh dia, kemudian berusaha memasukan jarinya tangannya ke kemaluan korban tetapi berhasil ditepis korban.

Sadar akan terjadi hal yang tidak diinginkan atas niat jahat pelaku, kemudian korban berteriak sekeras-kerasnya minta pertolongan.

Pelaku yang ketakutan kemudian melarikan diri lewat pintu depan.

"Saya teriak dan diselamatkan tetangga, sedangkan dia melarikan diri lewat pintu depan," cerita ibu rumah tangga ini.

Sementara itu menindaklanjuti laporan tersebut, Kasubag Humas Polresta Palembang, Iptu Syamsul membenarkan adanya laporan korban yang masih dalam proses penyelidikan.

"Laporan korban memang sudah diterima dan kini masih dalam proses penyidik reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Segera mungkin kita akan panggil pelakunya, guna didengar keterangannya," pungkasnya.

Rabu, 27 Disember 2017

Lelaki Ini Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil 6 Bulan

BLORA - Nasib memilukan dialami oleh Bunga (13) bukan nama sebenarnya. Sejak kelas 3 SD bocah perempuan itu sudah digauli oleh ayah kandungnya, inisial MTR.

Aksi bejat itu dilakukan si ayah kandung terhadap anak perempuannya berlangsung lama. Hingga bocah itu lulus SD dan kini telah berusia 13 tahun.

Kebejatan MTR terungkap saat perut bocah itu membesar. Dan begitu diperiksakan ke dokter, ternyata telah hamil enam bulan.

MTR (34) warga Desa Singget Kecamatan Jati, Kabupaten Blora ditangkap polisi dan kini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya, Rabu (13/12/2017)

Kapolres Blora, AKBP Saptono mengatakan, Bunga diketahui telah hamil bermula dari kecurigaan saudaranya. Kala itu saudaranya mengajak korban merantau ke Jakarta. Saudaranya curiga kenapa perut Bunga membesar.

Saat itu perut bunga terlihat semakin membesar, kemudian diperiksakan saudaranya ke dokter, hingga pada akhirnya diketahui usia kehamilan sudah menginjak 6 bulan.

"Saudaranya curiga terhadap perubahan fisik si anak, kemudian diperiksakanlah ke dokter. Dari situlah diketahui anak tersebut sedang hamil 6 bulan," kata AKBP Saptono.

AKBP Saptono menuturkan, setelah mengetahui bahwa Bunga dalam kondisi hamil 6 bulan, saudaranya lantas menanyakan kepada Bunga, siapakah yang telah tega menghamilinya.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular