Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Khamis, 22 November 2012

Wah, Ada Dodol Pepaya dari Kutim

Dodol, tentu tak asing lagi bagi masyarakat penggemar camilan. Banyak buah bisa dibikin dodol, namun sepertinya dodol pepaya masih "asing".


SANGATTA - Dodol, tentu tak asing lagi bagi masyarakat penggemar camilan. Banyak buah bisa dibikin dodol, namun sepertinya dodol pepaya masih "asing". Itulah yang dibuat Kelompok Usaha Bersama (KUB) Redan Prima di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Dodol itu dinamakan Dodol Pepaya "Enggang", dikemas dalam kardus kecil ukuran 150 gram. Teksturnya kenyal, dan rasanya manis. KUB Redan Prima membuat dodol sejak tahun 2005, dan salah satu dodol yang dibuat adalah dodol pepaya. Ini bermula dari panen pepaya asal Kutai Timur banyak yang tidak tertampung pasar. Petani tak bisa menentukan harga, dan tengkulak membeli murah.

"Karenanya, kami berpikir, pepaya ini harus dimanfaatkan," ujar Fatimah, Ketua KUB Redan Prima, Sangatta. Selama 17-27 November, bertepatan dengan pelaksanaan even Indonesian Fire and Challenge ke-15 di Bontang, KUB Redan Prima membuka stan di Hotel Golden Flower.  KUB Redan Prima adalah binaan Home Industry Team Indominco Mandiri, Bontang.

Selain dodol pepaya, KUB yang dimotori perempuan warga Desa Danau Redan, Teluk Pandan, Kutim itu juga membuat dodol jagung, dodol labu, nanas, dan dodol jahe. Satu kardus ukuran 150 gram (isi 10 biji) harganya Rp 15.000. "Per hari, misalnya untuk dodol pepaya, kami mengolah 30 kg pepaya. Jumlah itu akan menjadi 100 kardus," kata Fatimah.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular