Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Selasa, 5 Julai 2016

Perempuan Bali Ini Mandi Telanjang di Tempat Umum

SINGARAJA - Seorang wanita pengidap gangguan jiwa yang mengaku bernama Kadek Yuni alias Kadek Bintang sempat merepotkan polisi yang bertugas di Mapolres Buleleng, Minggu (19/6/2016).

Polisi sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan wanita itu di halaman Mapolres.

Wanita itu pertama kali diamankan polisi pariwisata di Desa Kalibukbuk, Lovina, Buleleng.

Saat itu polisi mendapatkan laporan dari warga sekitar kalau wanita itu berkeliling di pinggir jalan dan selanjutnya mandi di telabah pinggir jalan dekat Hotel Celuk Agung dengan bertelanjang bulat.

“Dia diketahui warga sedang mandi telanjang di sungai di Lovina, dia sudah lama gangguan jiwa dan mungkin ini sedang kambuh. Lalu setelah di laporkan ke kami, langsung kami bawa ke polres,” ujar seorang polisi pariwisata, Brigadir Kadek Dedi Wirasuta.

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, Jefery memberikan sehelai daster kepada wanita itu usai mandi di telabah.



Ahad, 3 Julai 2016

Tarif Kencan Prostitusi Online di Yogya

YOGYAKARTA - Polisi membongkar praktik prostitusi online di Yogyakarta. Dua mucikari berhasil dibekuk petugas. Kepada petugas, keduanya mengaku menjajakan anak asuhnya yang masih belia melalui group Whatsapp dan BBM.

Kasat Reskrim Polres Bantul, Anggaito Hadi Prabowo mengungkapkan modus yang dilakukan mucikari bernama Jati Rahayu alias Yayak alias Mamah dan Nurhidayah alias Maya dengan menyebar nomor telefon.

Jika ada pria hidung belang yang berminat akan menghubungi kedua mucikari tersebut. "Mucikari itu nantinya mengirim foto cewek yang dipesan serta usia cewek yang akan diajak kencan serta tarifnya," kata Kasat Reskrim di kantornya, Rabu (1/6/2016).

Setelah pelanggan dan mucikar sepakat, gadis pesanan akan diantar ke losmen atau hotel di sekitar Pantai Parangtritis Bantul yang sudah ditentukan oleh mucikari. Kisaran harga PSK mulai Rp250 ribu sampai Rp400 ribu untuk sekali kencan.

"Dari tarif mucikari mendapatkan bagian 25 sampai 30 persen," jelasnya.

Anggaito mengungkapkan, pelanggan harus menggunakan alat kontrasepsi saat melakukan kencan. "Mucikari menjamin anak buahnya bersih atau pelanggan sendiri yang minta tanpa kontrasepsi," ucapnya.

Maya memiliki empat anak buah, sementara Mamah memiliki tujuh. Untuk melayani tamu, Maya menyewa salah satu home stay di Dusun Krebet yang dikenal sebagai salah satu Desa Wisata di Bantul.

Selasa, 28 Jun 2016

Buruh Bangunan Cabuli Dua Anak Kandungnya

PEKANBARU- Dengan alasan istri tidak bisa memenuhi hasrat kelaki-lakiannya, SM tega mencabuli dua anak kandungnya.

Masing-masing (bukan nama sebenarnya) Mawar berusia 10 dan Melati14 tahun.

Mawar tahun sudah lima kali dicabuli.

Sedangkan anak Melati sudah tujuh kali dicabulinya.

Tidak hanya sekedar menggarap keperawanan anaknya sendiri, buruh bangunan ini juga berperilaku kasar.

Melati bahkan diinjak dan kepalanya ditendang kasar.

Akibatnya melati sampai kini mengalami sesak dibagian dada.

"Saya khilaf. Saat itu saya lihat anak saya (melati.red) sedang tukar baju. Saya saat itu baru mau mandi. Saya peluk dia," terang SM, saat dihadirkan di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (26/5/2016).

Anaknya Mawar pun tidak luput dari aksi jahatnya. Mawar tanpa berani melawan harus direnggut kegadisannya dalam usia belia.

Aksi pelaku terhenti setelah istrinya melihat sikap anaknya yang pendiam.

Peristiwa itu pun dilaporkan ke polisi.

"Anak tersangka tiga orang. Anak pertama dan kedua yang dicabuli. Sedangkan anak yang ketiga baru berusia 7 tahun," terang Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto

Hasil visum kedua anaknya, Mawar dan Melati, rusak.

Artinya pelaku memang dengan sengaja mencabuli anak kandungnya sendiri.

"Tersangka dijerat undang-undang perlindungan anak," terang Bimo.

Buruh Bangunan Cabuli Dua Anak Kandungnya

PEKANBARU- Dengan alasan istri tidak bisa memenuhi hasrat kelaki-lakiannya, SM tega mencabuli dua anak kandungnya.

Masing-masing (bukan nama sebenarnya) Mawar berusia 10 dan Melati14 tahun.

Mawar tahun sudah lima kali dicabuli.

Sedangkan anak Melati sudah tujuh kali dicabulinya.

Tidak hanya sekedar menggarap keperawanan anaknya sendiri, buruh bangunan ini juga berperilaku kasar.

Melati bahkan diinjak dan kepalanya ditendang kasar.

Akibatnya melati sampai kini mengalami sesak dibagian dada.

"Saya khilaf. Saat itu saya lihat anak saya (melati.red) sedang tukar baju. Saya saat itu baru mau mandi. Saya peluk dia," terang SM, saat dihadirkan di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (26/5/2016).

Anaknya Mawar pun tidak luput dari aksi jahatnya. Mawar tanpa berani melawan harus direnggut kegadisannya dalam usia belia.

Aksi pelaku terhenti setelah istrinya melihat sikap anaknya yang pendiam.

Peristiwa itu pun dilaporkan ke polisi.

"Anak tersangka tiga orang. Anak pertama dan kedua yang dicabuli. Sedangkan anak yang ketiga baru berusia 7 tahun," terang Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto

Hasil visum kedua anaknya, Mawar dan Melati, rusak.

Artinya pelaku memang dengan sengaja mencabuli anak kandungnya sendiri.

"Tersangka dijerat undang-undang perlindungan anak," terang Bimo.

Ahad, 26 Jun 2016

Diimingi Uang Rp1.000, Tiga Bocah Dicabuli

BOGOR - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bogor menangkap seorang pria berinisial AP (37) karena diduga mencabuli tiga bocah asal Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penangkapan itu bermula dari adanya laporan orangtua ketiga korban yang masing-masing berinisial AM (9), SR (7) dan CA karena menduga anaknya telah menjadi korban pencabulan.

"Awalnya orangtua dari CA melaporkan kalau anaknya mengeluh sakit saat buang air kecil. Setelah didesak, korban mengaku mendapatkan perlakuan tidak senonoh oleh AP saat bermain bersama temannya AM dan SR pada Sabtu (21 Mei 2016) siang," katanya, Minggu (22/5/2016).

Mengetahui hal tersebut, orangtua CA kemudian melaporkannya ke ketua RT setempat. Di kediaman ketua RT, orangtua AM dan SR pun juga memberikan keterangan yang tidak jauh berbeda dengan korban CA.

"PA ini mengiming-imingi uang Rp1.000 kepada anak-anak. Setelah memberi uang ia memegang kemaluan korban dan bokongnya," terangnya.

Ketua RT bersama warga pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan petugas langsung menciduk PA yang masih tetangga para korban.

Banyaknya warga yang berkumpul karena informasi sudah meluas, polisi pun langsung mengamankan AP ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Mapolres Bogor untuk menghidari hal terburuk.

"AP sekarang sudah berada di Unit PPA Polres Bogor untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan memeriksa beberapa saksi. Nanti ketiga korban juga akan dilakukan visum," pungkasnya.

Rabu, 22 Jun 2016

Guru Perkosa Siswinya hingga 20 Kali

SIDRAP - Lagi-lagi tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi, kali ini seorang siswi kelas tiga salah satu sekolah Madrasah Tsanawiyah di Sidrap, Sulawesi Selatan menjadi korban pemerkosaan oleh gurunya sendiri. Kasus ini tentu menambah daftar panjang korban pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh orang terdekatnya.

Didampingi Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak atau P2TP2A, siswi berinisial IF mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Sidrap untuk melaporkan tindak pemerkosaan terhadap dirinya.

Korban IF mengaku, telah diperkosa oleh pelaku berinisial MR, yang tak lain adalah guru sekaligus wali kelasnya sebanyak 20 kali. Korban mengaku terpaksa harus melayani nafsu bejat gurunya, karena sang guru mengancam tak akan memberi nilai ujian jika menolak ajakannya. Selain dilaporkan atas dugaan tindak pemerkosaan, MR juga dilaporkan dalam kasus penculikan terhadap siswinya yang berusia 17 tahun itu.

Berselang beberapa jam setelah dilaporkan, MR pun langsung dijemput di rumahnya oleh Tim Buru Sergap Polres Sidrap dan digelandang ke ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sidrap.

Kapolres Sidrap, AKBP Anggi Naulifar Siregar mengatakan, dihadapan penyidik MR menagku telah mengagahi siswinya di beberapa tempat yang berbeda. Bahkan, ia sempat membawa kabur korbannya.

Kasus pemerkosaan terhadap korban IF ini, tentu menambah daftar panjang kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh orang terdekatnya. Tentu sejumlah pihak berharap, sanksi hukuman berat terhadap pelaku harus dijatuhkan agar bisa memberi efek jera.

Selasa, 21 Jun 2016

Kakek Tiga Cucu Setubuhi Bocah 12 Tahun

SUMSEL - Mukrim (58), kakek tiga cucu ini tega menyetubuhi Nestapa (12), anak tetangganya di kawasan Jalan Abi Kusno Lorong Sederhana, Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati, Palembang berulang-ulang kali.

Menurut pengakuan Mukrim saat digelandang ke Mapolsek Kertapati, Palembang, Kamis (29/5/2015), setidakntya sudah tujuh kali dia melakukan hubungan suami istri dengan bocah yang masih duduk di SD tersebut.

"Saya tidak pernah memaksa Dia melakukan itu," alibi Mukrim.

Untuk melancarkan aksinya, Mukrim mengimingi korban dengan sejumlah uang. "Setiap mau main, saya beri uang Rp15 ribu," katanya.

Tersangka lalu membawa korbannya ke rumah kosong dekat kandang ayam tidak jauh dari kediaman mereka. "Setiap mau gituan, saya ajak ke sana. Kalau tidak ke rumah kosong itu, ke kandang ayam yang berada di sebelahnya," sebutnya.

Tingkah bejat Mukrim ini terkuak setelah ZN (40), ibu korban mendapat cerita dari adiknya kalau Nestapa berhubungan badan dengan tersangka. Orang tua korban syok mendengar pengakuan putrinya yang mengakui kabar tersebut. Tidak terima dengan penderitaan yang dialami putrinya, ZN melapor ke Polsek Kertapati, Palembang.

Kapolsek Kertapati, AKP Mayestika Hidayat mengatakan, tersangka diringkus atas laporan keluarga korban. "Dia ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan," teragnya.

Atas perbuatannya, Muhkrim dikenakan pasal pasal 290 KHUP 2e dan 3e, Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara selama 15 tahun."Saat ini pelaku diamankan di tahanan Polsek untuk proses hukum lebih lanjut," tandasnya.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular