Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Isnin, 13 Oktober 2014

Memalukan, Lima Anggota Dewan Karangasem Diduga Ngutil Handuk di Hotel


JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karangasem yang seharusnya menjadi panutan masyarakat, malah melakukan tindakan konyol.

Lima anggota DPRD Karangasem tahun 2014-2019 tersebut ngutil beberapa fasilitas milik Hotel NEO, Jalan Gatot Subroto, Denpasar.

Diduga yang melakukan pengutilan yakni,  IGA MS, IN S, IN Su, dan IN KK.

Tindakan ngutil anggota DPRD dilakukan saat mereka mengikuti Orietasi Bimbingan Teknologi (Bimtek) yang dilakukan dari tanggal 24 hingga 28 September 2014.

Ulah tak terpuji para anggota DPRD yang baru-baru ini dilantik itu kemudian disampaikan pihak hotel melalui email kepada pihak DPRD Karangasem, Minggu (12/10).

Dalam surat tersebut, disampaikan rincian barang-barang yang dikutil oleh masing-masing anggota dewan.

Dari kelimanya, empat di antaranya sama-sama membawa pulang handuk mandi milik hotel.

Kemudian ada juga mengutil hanger serta tak membayar biaya penggunaan telepon hotel.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Usai Dicabuli, Diberi Rp5 Ribu


SIDIMPUAN -  Tua-tua keladi makin tua makin menjadi. Ungkapan ini rasanya pas untuk pria berinisial RP (57), warga Kelurahan Losung, Psp Selatan. Bagaimana tidak, pria yang sudah berumur lebih dari setengah abad ini tega mencabuli seorang anak, sebut saja N (14).

Menurut Kapolres Kota Psp AKBP Muhammad Helmi Lubis SIK melalui Kasat Reskrim AKP DB Diriono Sihotang SH MH yang disampaikan oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Maria Marpaung, kejadian memalukan ini terungkap berawal dari perubahan sikap korban yang diketahui oleh ibunya DH, saat itu korban tidak seperti biasanya.

Terang Maria, korban yang semula diketahui periang dan sering bergaul dengan teman-temannya, belakangan tampak pemurung bahkan cenderung takut kepada orang. Terlebih kepada pelaku yang hampri setiap hari datang ke tempat mereka untuk membeli tuak.

“Kasus ini terungkap atas laporan ibu korban yang melihat dan mengetahui ada hal yang aneh dari anaknya. Setiap kali pelaku datang ke rumah mereka yang membuka usaha julan tuak, korban selalu bersembunyi. Dari situlah kecurigaan ibu korban muncul, lalu menanyai anakanya dan akhirnya menceritakan semua hal yang dilakukan pelaku kepadanya,” terang Ipda Maria.

Lanjutnya lagi, jarak antara rumah korban dan pelaku tidak begitu jauh, hanya berkisar 50 METER, dan hampir setiap sore hari, pelaku selalu datang ke rumah korban untuk membeli tuak. Dan, pelaku menyuruh korban untuk membeli rokok dan meminta kepada korban untuk mengantar ke rumahnya.

“Menurut pengakuan korban, ia selalu disuruh oleh pelaku untuk membeli rokok usai membeli tuak dari warung milik orang tuanya, lalu pelaku menyuruhnya untuk mengantarkan rokok tersebut ke rumahnya. Di situlah pelaku melakukannya, saat kondisi rumah pelaku sedang sepi,” urai Maria.

“Pengakuan korban sudah lebih dari 10 kali, dan itu dilakukan di rumah milik pelaku sendiri, mulai dari meraba hingga menyuruh korban melakukan hal-hal yang tidak pantas untuk dilakukan,” ucap Maria.

Sementara itu, RP, pria yang mengaku sudah memiliki enam anak dan sejumlah cucu ini mengaku baru dua kali melakukan hal tersebut. Itu pun dilakukannya saat menyuruh korban untuk mencabut uban di kepalanya. “Enggak ada sampai saya cabuli, hanya saya pegang-pegang, kalau sampai saya setubuhi tidak ada,” kilah pria yang menggunakan jaket kulit tersebut.

Namun, ia tidak membantah, setiap kali mencabuli korban, ia selalu memberikannya uang mulai dari Rp5 ribu sampai Rp10 ribu. “Mulanya hanya saya suruh cabut uban, tapi entah kenapa tiba-tiba ada setan yang merasuki saya dan melakukan itu padanya. Iya, saya kasih juga uang, kadang Rp5 ribu kadang Rp10 ribu,” pungkas pria yang mengaku bekerja sebagai supir truk ini.

Anak kucing dilahirkan berwajah luar biasa


RANTAU PANJANG - Seorang pelajar terkejut apabila mendapati anak kucing yang baru dilahirkan berwajah luar biasa.

Namun Mohd Afendi Mohd Termizi, 17, berkata, usia kucing berkenaan tidak panjang dan mati beberapa hari kemudian.

Menurutnya, kucing yang dilahirkan sehari sebelum Aidiladha lalu, mempunyai dua wajah dan berkongsi satu badan.

“Ibu kucing yang dinamakan Cin melahirkan tiga anak tetapi hanya seekor yang berwarna hitam dan berkepala dua.

“Saya dapati ia tak pandai minum susu sedangkan dua lagi anak kucing yang lain sudah aktif dan memberi tindak balas sekiranya dipegang,” katanya.

Afendi berkata, sebelum ini Cin turut menarik perhatian penduduk kampung kerana dilahirkan dengan berjari enam.

Mungkin disebabkan keturunannya yang unik, Afendi sekeluarga percaya anak-anak Cin turut berkongsi genetik istimewa tersebut.

Sementara itu, abangnya, Mohd Kamel Kamaruzaman Mohd Termizi, 25, berkata, Cin merupakan kucing peliharaan keluarganya sejak beberapa tahun lalu.

Walaupun sebahagian keluarganya kurang menggemari kucing, namun disebabkan keunikan Cin, haiwan itu menjadi antara penyeri di dalam rumah.

“Penduduk turut teruja untuk melihat keunikan Cin dan anaknya, namun kecewa kerana tak panjang umur,” katanya.(sh)

Rabu, 8 Oktober 2014

Anggota DPRD Sumba Barat Terpilih Hamili Janda Beranak Dua


WAIKABUBAK-Anggota DPRD terpilih Kabupaten Sumba Barat periode 2014-2019 berinisial MP dari Partai Amanat Nasional (PAN) asal daerah pemilihan Kecamatan Tanah Righu, terancam batal dilantik.

Pasalnya, MP diduga telah menghamili LS, janda beranak dua dan menolak bertangggungjawab. Oknum anggota Dewan itu hanya bersedia membayar denda adat alias bayar kanyala.

Tindakan itu disesalkan  keluarga korban karena membayar kanyala kepada orang yang tidak berhak. Keluarga korban melaporkan oknum anggota Dewan itu kepada Polres Sumba Barat untuk diproses hukum.

Keluarga juga mendesak agar MP tidak dilantik menjadi anggota DPRD Sumba Barat karena perbuatannya melecehkan kaum perempuan dan keluarganya.

Demikian disampaikan keluarga korban LS, Jubilate Pieter Pandango, yang adalah Bupati Sumba Barat di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya, keluarga LS telah mendatangi kediamannya di Waikabubak untuk melaporkan perbuatan oknum anggota Dewan terpilih itu.

Pihak keluarga  Pandango mengantar keluarga korban melapor resmi di Polres Sumba Barat. JP Pandango mengatakan, perbuatan oknum anggota legislatif itu memalukan dan tidak pantas duduk di lembaga terhormat DPRD Sumba Barat.

Karena itu, tegas Pandango, keluarga mendesak penyidik Polres Sumba Barat segera menangkap dan memroses hukum oknum anggota Dewan itu agar mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Pernikahan Manusia dan "perempuan" mahluk halus Peri Roro Setyowati

Prosesi siraman eko kodok


NGAWI - Pernikahan unik antara Bagus Kodok Ibnu Sukodok (63) dengan "perempuan" mahluk halus, Peri Roro Setyowati saksikan seniman, warga dan pejabat desa setempat. Pernikahan yang dikemas dalam seni kejadian atau happening art ini digelar di rumah tua milik seniman Bramantyo Prijosusilo di Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jawa Timur.

Bramantyo, seniman yang mengkreasi pernikahan Bagus Kodok dengan Peri Roro Setyowati, mengatakan, perkawinan ini bukan mengada-ada atau asal-asalan. Pernikahan ini merupakan sebuah peristiwa sakral, buah dari kisah cinta yang dimulai beberapa tahun yang lalu.

"Sekitar 5 tahun lalu Eko Kodok kenal dengan Peri Roro Setyowati. Setelah sekian lama akhirnya diputuskan untuk menikah," tegasnya saat ditemui di lokasi "pernikahan", Rabu (08/10/2014).

Meski berbeda alam, kata Bramantyo, keduanya memiliki perhatian dan keprihatinan serta kecintaan yang sama pada alam raya dan budaya manusia, khususnya pada lingkungan tanah Jawa.

Dia menjelaskan, ketika Roro Setyowati minta dipersunting dengan cara alam manusia, maka akan sangat mustahil jika perhelatan aneh itu dilakukan di lembaga formal. Sebab, salah satu mempelainya berasal dari alam gaib. Karena itu, lanjut Bramantyo, dirinya memberikan konsep kepada Eko Kodok untuk mengelar pernikahan dengan kemasan seni kejadian atau juga dikenal sebagai happening art.

"Jadi seniman menghadirkan suatu kejadian. Kali ini kejadian yang saya hadirkan adalah sebuah perkawinan Adat Jawa antara Eko Kodok dengan Roro Setyowati. Dihadrkan dalam suatu upacara pernikahan," ucapnya.

Acara pernikahan Bagus Kodok Ibnu Sukodok dengan Rara Peri Setyowati dimulai pukul 16.00 WIB dengan upacara siraman di halaman rumah tua di Desa Sekaralas, Kabupaten Ngawi. Selain seniman, keluarga, tetangga dan pejabat pemerintah desa pun hadir dalam prosesi pernikahan. Bahkan, kata dia, para danyang tanah Jawa antara lain Ratu Kidul dan Sabdo Palon pun turut menyaksikan pernikahan ini.



Selasa, 7 Oktober 2014

Sepasang Pelajar SMA Ditangkap Satpol PP Saat Bersetubuh di Warnet


CIREBON - Dunia pendidikan di Cirebon kembali tercoreng dengan ditemukannya aksi mesum sepasang pelajar SMA di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Mereka kedapatan melakukan hubungan badan di sebuah warung internet (warnet) saat jam belajar masih berlangsung.

Keduanya tertangkap basah oleh Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon dalam penertiban pelajar yang membolos dan bermain di warnet saat jam belajar, Rabu (3/9/2014).

Di tempat kedua pelajar itu melakukan persetubuhan ditemukan dua buah kondom yang sudah terpakai, celana dalam, celana pendek, dan celana sekolah siswa yang tergeletak di lantai.

"Kami kaget, dan sangat marah, lantaran melihat perbuatan tidak senonoh di lokasi kejadian. Mereka berdua bukan hanya mesum, namun hingga berhubungan badan," kata Abraham, Kepala Satpol PP Kabupaten Cirebon.

Dengan raut wajah marah, Abraham langsung memanggil kedua orangtua, dan kepala sekolah masing-masing pelajar tersebut.

"Dalam razia hari ini kami turunkan seluruh petugas dan dibagi ke dalam empat titik, Cirebon Timur, Tengah, Barat, dan Utara. Dari keseluruhan mendapatkan satu pasangan yang bersetubuh, dan sekitar 50 siswa siswi yang bermain internet, saat jam sekolah. Kami akan intensifkan razia seperti ini. Ini sangat memalukan," tegas dia.

Gerhana bulan penuh pada petang ini


KUALA LUMPUR – Rakyat Malaysia berpeluang menyaksikan fenomena gerhana bulan penuh pada waktu Maghrib malam ini.

Penolong Pegawai Sains di Observatori Negara Langkawi (ONL), Agensi Angkasa Negara, Karzaman Ahmad berkata, gerhana bulan penuh tersebut berlaku apabila bulan melintasi bayang-bayang bumi.

Menurutnya, gerhana pada malam ini akan bermula dengan fasa penuh umbra pada pukul 6.25 petang.

“Kemuncak fasa gerhana bulan penuh berlaku pada pukul 6.54 petang dan dijangka tamat pada 7.24 malam.

“Bulan akan mula keluar daripada bayang umbra bumi pada pukul 8.34 malam sebelum secara sepenuhnya pada pukul 9.33 malam,” katanya ketika dihubungi Kosmo! semalam.(kosmo)



PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular