
Liputan6.com, Purwakarta: Suasana di kediaman Muklis di Perum Dian Anyar, Kelurahan Ciseuruh, Kecamatan Purwakarta Kota, Purwakarta, Kamis (28/10), terasa sepi pascahilangnya salah satu anggota keluarganya Nyimas Rani Juanita.
Putri sulung pasangan Muklis dan Juita yang selalu menggunakan jilbab tersebut, hilang sejak 9 Oktober lalu dan kini belum diketahui keberadaannya.
Pihak keluarga mencurigai hilangnya Nyimas Rani Juita dibawa kabur salah seorang kerabatnya yang sebelumnya datang kerumah mereka. Saat di rumah korban kerabatnya tersebut selalu bertingkah aneh dan sempat memberikan segelas air putih sambil membacakan doa-doa.
Sebelum pergi korban sempat meninggalkan sepucuk surat. Dalam isi surat tersebut selain korban memiliki sebuah permasalahan dengan keluarga juga pergi untuk misi aliran yang dipercayanya. Korban tidak akan pulang sebelum misinya tercapai.
Pihak keluarga telah berusaha mencari keberadaan gadis yang sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan garmen. Namun hingga saat ini jejak keberadaan Nyimas Rani Juita belum juga diketahui.