Nuffnang Ads
SAJIAN KAMI
BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..
Rabu, 1 September 2010
Isteri enggan bersetubuh dibunuh..
MARELAN,MEDAN POSMETRO-Terungkap sudah siapa pembunuh Tri Wahyuningsih (36). Motifnya, kesal karena hasrat birahi tak tersalurkan.
Pria sadis itu adalah Misno alias Birong. Statusnya duda. Umurnya 36 tahun dan tinggal di Jl Jala Gang Kambing, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan. Dia ditangkap kemarin (1/9) sekitar pukul 02.00 dari kamar mandi tetangganya.
Kala itu, tim dari Mapolsek Hamparan Perak yang dipimpin langsung Kanit Reskrim-nya, Iptu Irsol, mendeteksi keberadaan Misno di rumahnya. Sejak Senin (30/8) dinihari, begitu identitas Tri -bukan Sri seperti tertulis pada edisi sebelumnya- diketahui, sejumlah keterangan saksi mengarah kepada Misno.
Saat itu juga Misno diintai namun tak berada di rumahnya. Misno baru terdeteksi berada di sana kemarin dinihari. Namun Misno tak masuk ke rumahnya. Dia berada di rumah tetangganya. Begitu sasaran terlihat, tim langsung mengepung. Misno sendiri sempat sembunyi di kamar mandi dan akhirnya ditangkap tanpa perlawanan.
Kapolsek Hamparan Perak, Kompol Murdani mengatakan, penangkapan Misno berkat keterangan beberapa saksi. Berdasarkan penelusuran POSMETRO MEDAN, identitas Misno terungkap dari pengakuan Eno, majikan Ngatimen (ibu Tri). Begitu tahu anaknya tewas dibunuh, Ngatimen ingat majikan tempatnya nyuci pernah meminta nomor hp Tri.
Polisi lalu memintai keterangannya. Dan benar, Eno mengakui. Tapi nomor itu untuk temannya Misno, pria yang mau dijodohkannya dengan Tri. Berdasarkan itulah Misno diburon lalu berhasil diciduk.
Misno sendiri mengakui hal itu. Pria bertubuh kekar ini berkata, begitu dapat hp Tri, dia langsung menghubungi janda anak satu itu. Tiga hari komunikasi lewat hp, keduanya janjian bertemu pada Rabu (25/8) sore di Brayan, lokasi kerja Tri. Saat itu Misno hanya mengajak Tri jalan–jalan. Begitu diantarkan pulang, Misno menolak diajak ke rumah Tri. Menunggu di luar rumah, mereka lalu pergi lagi setelah Tri membawa anaknya. Mereka pergi makan bakso.
Keesokannya (26/8), Tri kembali dijemput Misno sepulangnya kerja. Kali ini Misno mengantar Tri dan Sulis, rekan sekerjanya. Mereka berboncengan 3. Hari itu, pengakuan Misno, usai mengantar Sulis, Tri meminjam uangnya Rp200 ribu.
Heboh Video Mesum Luna Versi Bethelen
AMURANG, KOMPAS.com — Setelah heboh video mesum vokalis Peterpan dan Luna Maya, kini para orangtua di Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, kembali resah atas beredarnya video mesum berjudul Luna Bethelen di kalangan remaja.
Para orangtua di Amurang khawatir anak-anak mereka yang baru beranjak dewasa terpengaruh rekaman yang terlihat sengaja dibuat oleh pelaku prianya. "Sebagai orangtua saya khawatir sebab yang namanya video seperti itu cepat sekali merebaknya dari sesama handphone yang memiliki fasilitas canggih. Takutnya anak saya diperlihatkan temanya, perilakunya nanti jadi buruk," ujar Esther (55), seorang ibu rumah tangga, Minggu (29/8/2010).
Esther semakin khawatir karena informasi yang beredar menyebutkan bahwa pelaku perempuan dalam video tersebut berasal dari Desa Bethelen, Kecamatan Tombatu, Minahasa Tenggara (Mitra), sehingga judulnya menjadi Luna Bethelen.
"Wilayah Mitra kan hanya dekat dengan Minsel, jadi takutnya satu berbuat hal seperti itu, makin lama makin banyak yang berani membuatnya di daerah kita. Jadi saya minta polisi menangkap pelakunya," ujarnya.
Hal senada dikatakan Dolvie (34), warga Kelurahan Ranomea, Amurang Timur. Dolvie mengaku sudah melihat video yang adegannya sengaja dibuat oleh si pelaku pria. "Saya sudah lihat, ini tak bisa dibiarkan karena pria itu sengaja merekam, terbukti wanitanya sempat menutup wajah," ujar Dolvie.
Ia menambahkan, Polres Minsel harus cepat mengungkap kasus tersebut, apalagi saat ini masih bulan suci Ramadhan. "Saya dengar info kalau itu dibuat di daerah Mitra, jadi Polres Minsel harus lakukan penyelidikan karena itu wilayah kepolisian mereka. Apalagi terlihat (video) sengaja direkam oleh sang pria," kata Dolvie.
Informasi yang dihimpun Tribun Manado, video berjudul Luna Bethelen tersebut berdurasi satu menit 12 detik. Gambar pria dan wanita dalam video tersebut sangat jelas, terutama sang pria yang mengenakan dua kalung. Adegan tersebut dilakukan di sebuah kamar berdinding kayu dan beratap seng.
Sementara sang wanita yang cukup cantik, berkulit putih, dan berambut lurus terlihat berusaha menutupi wajahnya. Namun, wajah sang wanita dalam video tersebut tetap terlihat dengan jelas.
Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Apri Wibowo mewakili Kapolres Minsel mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan atas rekaman video berjudul Luna Bethelen tersebut. "Kami sementara mencarinya, mudah-mudahan nanti bisa ditemukan," ujarnya.
Wibowo mengaku jajarannya belum bisa mengungkap identitas pria yang sengaja merekam adegan mesumnya.
Ruhut: Pidato SBY 100, Mantap!
JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, menilai, pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (1/9/2010) malam tadi, terkait sikap pemerintah terhadap Malaysia, sempurna.
Kritikan-kritikan yang dilontarkan oleh beberapa kalangan, dianggap Ruhut merupakan respon dari orang-orang yang mencari panggung. "Pidato Pak SBY 100, mantap! Saya mengerti orang-orang yang berseberangan. Ada pepatah, lain lubuk lain ikannya. Tidak bisa kita menyamakan kondisi masa Bung Karno dengan era Pak SBY," kata Ruhut, Kamis (2/9/2010), di Gedung DPR, Jakarta.
Pascapidato Presiden, banyak yang membandingkan dengan pidato Presiden Soekarno saat konflik dengan Malaysia. Kala itu, Bung Karno menyerukan "Ganyang Malaysia".
"Saat masa Bung Karno itu, kiblat Malaysia adalah Indonesia. Lihat perjalanan sejarah. Jangan tunjuk hidung Malaysia, tunjuk hidung kita. Kenapa mereka berani? Karena kita yang buat kita diremehkan. Pemimpin negara tidak dihargai, ya dikerjainlah kita," ujar anggota Komisi III DPR ini.
Tergantung Malaysia Pilihan sikap Presiden yang mengambil langkah diplomasi juga dinilainya tepat. Sebab, banyak kondisi yang harus dipertimbangkan dibandingkan melakukan psy war atau perang.
Salah satunya adalah ketergantungan Indonesia terhadap Malaysia secara ekonomi. Presiden, dalam pidatonya menyinggung 2 juta TKI yang mengadu nasib di Malaysia. "Kalau tidak, bagaimana nasib 2 juta TKI kita disana? Kita butuh lahan pekerjaan. Belum lagi yang mau dihukum gantung, kita pikirkan lah itu. Pidato Pak SBY sangat arif dan bijaksana," kata dia.
Pidato Presiden Tampar Petinggi TNI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato mengenai hubungan Indonesia-Malaysia usai berbuka puasa bersama prajurit dan perwira TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/9/2010) petang.JAKARTA, KOMPAS.com - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Markas Besar TNI di Cilangkap, Rabu (1/9/2010) terkait insiden penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan oleh Polisi Diraja Malaysia, dikatakan seperti menampar wajah petinggi TNI.
Pasalnya, pidato yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut dinilai menunjukkan sikap Indonesia yang tak tegas. Pernyataan tak tegas Presiden, yang juga panglima tertinggi TNI, kontras dengan pemilihan tempat Markas TNI Cilangkap yang identik dengan ketegasan dan cerminan kekuatan.
"Pernyataan ini menampar petinggi-petinggi TNI sendiri bahwa lembeknya kepemimpinan politik di Indonesia menunjukkan lembeknya tentara Indonesia," kata pengamat militer dari Propatria Institute Hari Prihartono ketika dihubungi Kompas.com, Kamis. Hari mengibaratkan pidato Presiden seperti pernyataan seorang kepala keluarga yang memilih berdamai setelah para anggota keluarganya disiksa dan dilukai orang lain.
"Dan hal ini disampaikannya di tengah keluarga besarnya. Inilah konyolnya pilihan sikap SBY semalam. Makanya, banyak perwira TNI yang semalam shocked," kata Hari.
Secara bergurau, Hari mengatakan, Presiden mungkin keliru menilai bahwa Mabes TNI itu Kementerian Luar Negeri. Pasalnya, apa yang disampaikan semalam juga tak sinkron dengan identitasnya sebagai Panglima Tertinggi TNI.
"Pemimpinnya mantan tentara, yang kemudian berbicaranya mendayu-dayu seperti melantunkan lagu, kau yang memulai, kau yang mengakhiri," sambung Hari.
Seperti diwartakan, ketika berpidato kemarin, Presiden di antaranya menegaskan bahwa kedaulatan negara dan keutuhan wilayah adalah kepentingan nasional yang sangat vital. Ditekankan Presiden bahwa pemerintah sangat memahami kepentingan itu dan bekerja sungguh-sungguh untuk menjaga dan menegakannya.
"Namun, tidak semua permasalahan yang muncul dalam hubungan dengan negara sahabat terkait dengan kedaulatan dan keutuhan wilayah," katanya.
Presiden: Kekerasan Menambah Masalah
JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berlebihan seperti aksi kekerasan dalam menyikapi masalah hubungan antara Indonesia dan Malaysia.
Menurut Presiden, kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, namun menambah masalah. "Kekerasan sering memicu terjadinya kekerasan lain. Harapan untuk selesaikan masalah ini dengan serius dan tepat tanpa aksi yang destruktif juga saya terima dari rakyat Indonesia yang saat ini berada di Malaysia," kata Presiden di Markas Besar TNI di Cilangkap, Rabu (1/9/2010).
Presiden mengaku bisa merasakan keprihatinan, kepedulian, bahkan emosi masyarakat terkait insiden penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan oleh Polisi Diraja Malaysia. Presiden berjanji akan menuntaskan kasus itu.
"Indonesia akan terus dorong Malaysia untuk benar selesaikan perundingan batas wilayah yang sering memicu insiden dan ketegangan. Dengan dapat dicegahnya ketegangan, saya yakin persahabatan dan hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia akan berkembang lebih pesat," kata Presiden.
Dalam pidatonya, Presiden kembali menegaskan bahwa pemerintah telah menangani insiden itu dengan cepat.
"Saya langsung beri berbagai instruksi. Pertama saya minta tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan segera dikembalikan dalam keadaan selamat. Kedua saya memerintahkan usut tuntas apa yang terjadi dalam insiden itu. Segera setelah itu, Menko Polhukam dan Mentri Luar Negeri lakukan tindakan cepat untuk tangani insiden itu," kata dia.
Presiden mengatakan, "Terhadap insiden ini kita semua prihatin. Saya ingin masalah ini diselesaikan secara tuntas dengan mengutamakan langkah-langkah diplomasi. Saya ingin mengatakan bahwa sejak terjadinya kasus ini pemerintah telah bertindak, sistem pun telah bekerja."
Bendera ancam demonstrasi lebih besar
KUALA LUMPUR. – Jakarta diminta segera mencari jalan untuk membawa pulang kira-kira dua juta tenaga kerja Indonesia yang mencari nafkah di Malaysia demi mempertahankan kehormatan serta kedaulatan negara dengan lebih 17,000 kepulauan itu.
Koordinator Benteng Demokrasi Rakyat Indonesia (Bendera), Mustar Bona Ventura Manurung berkata, selepas kesemua warga Indonesia itu pulang, Jakarta perlu segera memutuskan hubungan diplomatik dengan Kuala Lumpur.
Tegasnya, langkah itu perlu memandangkan Kuala Lumpur enggan meminta maaf kepada Jakarta dan seluruh rakyat Indonesia berhubung beberapa insiden yang telah mengeruhkan hubungan kedua-dua negara selama ini.
“Jadi kemarahan rakyat Indonesia itu kini tidak lagi dapat dikawal dan mungkin tindakan para pendemonstrasi akan menjadi lebih agresif beberapa hari akan datang.
“Kesemua ini gara-gara keegoan Malaysia untuk meminta maaf serta kelemahan Indonesia sendiri dalam menyediakan peluang pekerjaan kondusif buat semua rakyatnya,” katanya ketika dihubungi Utusan Malaysia di sini hari ini.
Bendera yang cukup vokal dan sentiasa berada di barisan hadapan dalam siri demonstrasi membabitkan isu hubungan Kuala Lumpur-Jakarta sebelum ini sekali lagi bangkit membantah penahanan tiga anggota penguat kuasa marin negara itu oleh polis Malaysia pada 13 Ogos lalu.
Dalam perbualannya dengan akhbar ini Jumaat lalu, Mustar memberi jaminan tindakan protes termasuk sweeping Malaysians atau mengusir rakyat Malaysia anjuran beberapa kumpulan di sana termasuk Bendera tidak akan menggugat keselamatan rakyat Malaysia.
Namun laporan Bernama semalam menyebut, rumah seorang jurutera Malaysia di daerah Ketapang, Kalimantan Barat telah dilempar batu besar dipercayai berkaitan tindakan sweeping Malaysians pada Ahad lalu.
Dalam perkembangan lain, Mustar menafikan laporan menyebut ahli-ahli kumpulan demonstrasi di Indonesia termasuk dari Bendera sebenarnya hanya ‘mencari makan’ serta mendapat bayaran di antara Rupiah 30,000 (RM10.45) hingga Rupiah 40,000 (RM13.90) dan sebungkus nasi campur.
“Tentu sekali itu tidak benar, kamu fikir semua rakyat Indonesia itu miskin? Jikapun kami tiada wang, darah akan kami pertaruhkan dan buktinya kamu sendiri tahu,” katanya.
Pada ketika rakyat Malaysia meraikan sambutan Kemerdekaan Ke-53 semalam, sekumpulan penunjuk perasaan di hadapan pejabat Bendera di Jalan Diponegoro, Jakarta mengumpul cap jari darah pada sehelai kemeja-T sebagai ‘hadiah’ kemerdekaan negara.
Dijual kenalan suami
LEDANG: Padah minyak dagu wanita mati dibunuh, seorang wanita dilarikan kenalan suaminya dan dilacurkan kepada pemandu lori selama hampir sebulan sebelum ditemui dalam keadaan kebingungan di Stesen Bas Maharani di Muar.
Mangsa yang bekerja sebagai pembantu klinik berusia 26 tahun itu ditemui dalam keadaan serba tidak terurus dan terdapat kesan kecederaan pada badan wanita terbabit pada Sabtu lalu.
Kejadian bermula 7 Ogos lalu itu apabila mangsa yang hanya mahu dikenali sebagai Nori, 26, keluar dari rumah dekat Sungai Mati di sini, untuk ke Melaka kononnya ditugaskan mengikuti kursus di sebuah hospital swasta di Melaka sebelum menghilangkan diri.
Namun, suaminya, Shamsul, (bukan nama sebenar), 30, mengesyaki sesuatu yang buruk berlaku ke atas isterinya apabila panggilan telefonnya tidak dijawab.
Malah, isterinya itu seakan hilang pertimbangan selepas seminggu menghilangkan diri sebelum mengirimkan khidmat pesanan ringkas (SMS) memohon diceraikan serta-merta.
Shamsul dan ibu mentuanya Zainab, 58, percaya perilaku anaknya itu berubah sejak dia mengenali seorang pemandu lori ‘buaya darat’ terbabit yang sering berkunjung ke gerai makan milik keluarga berhampiran tempat tinggal mereka.
Berdasarkan perubatan tradisional, keluarga Shamsul percaya mangsa terkena ilmu hitam paling kuat iaitu minyak dagu wanita mati dibunuh menyebabkan Nori seakan hilang pertimbangan serta berubah sikap.
Ketika menceritakan semula kejadian itu, Nori yang ditemui di Hospital Pakar Sulatanah Fatimah (HPSF) berkata, sepanjang beberapa minggu bersama lelaki terbabit dia diperlakukan seperti hamba abdi dan diarahkan melakukan pelbagai kerja termasuk melayan lelaki.
“Saya diserahkan di bawah jagaan seorang wanita berasal dari Sabah yang menjaga keperluan dan sepanjang tempoh itu saya dipaksa melakukan pelbagai kerja termasuk bekerja di kilang selama beberapa hari,” katanya ketika ditemui.
Nori dimasukkan ke sebuah wad di HPSF kerana muntah darah secara tiba-tiba, malah sering meracau ketika dibawa pulang ke rumah.
Sementara itu, Shamsul berkata, isterinya juga pernah dipukul lelaki yang bekerja sebagai pemandu lori terbabit ketika cuba melarikan diri.
“Nori sempat menceritakan dia pernah ditumbuk, ditampar, malah disepak di perut kerana cuba melarikan diri dan sejak itu lelaki terbabit merancang menjualnya kepada orang lain.
“Saya percaya lelaki setan itu memaksa isteri melakukan pelbagai kerja sampingan termasuk kerja di kilang beberapa hari selain dipaksa melayan nafsu pemandu lori lain,” katanya.
Katanya, dia pernah membuat laporan polis dan beberapa anggota polis juga pernah hadir ke HPSF untuk mengambil keterangan daripadanya.
Langgan:
Catatan (Atom)
PENCARIAN DIBLOG INI
Arkib Blog
Pengikut
Ads
Catatan Popular
-
JAKARTA - Angka 13 kerap kali dikaitkan dengan sebuah kesialan. Paling tidak itu yang dialami seorang siswi SMK. Dirinya diperkosa 13 pe...
-
Foto ini beredaran di internet. JAKARTA - Beberapa waktu lalu, pedangdut Siti Badriah diterpa isu foto syur. Foto bugil wanita mirip ...
-
LAMPUNG - Perbuatan tidak senonoh semacam ini patut dijadikan pembelajaran penting bagi orangtua dan guru di sekolah. Bagaimana tidak,...
-
INDRALAYA - Sum saat ditemui wartawan di SPK Polres OI mengaku sebelum digerebek warga, malam itu memang melakukan hubungan badan satu kali...
-
JAKARTA - Penampilan Anang dan Ashanty di Dahsyat, Minggu (8-1) kemarin menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Pasalnya, pakaian yang di...
-
JAKARTA - Model dan aktris Baby Margaretha mengaku diintai kamera saat buang air kecil di toilet sebuah restoran. Tapi Baby tahu siapa pe...
-
SAMPIT, (Kalteng) - Pemain video syur berdurasi 3 menit 59 detik terungkap. sang wanita memang benar siswa SMAN 1 Sampit dan telah dilkelu...
-
PEKALONGAN - Sepasang pelajar SMA di Pekalongan, Jawa Tengah tertangkap basah tengah berbuat mesum didalam bilik warnet. Petugas yang meng...
-
MANOKWARI - Jaksa Penuntut Umum (JPU),Lan Woretma,SH menuntut terdakwa bersial M (14 tahun) selama 3 tahun penjara dan denda Rp 30 juta sub...
-
MEDAN - Akhir pekan kemarin, warga Kota Medan digegerkan beredarnya foto mesum mirip seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dise...






