Jamalul Kiram III.
KUALA LUMPUR - Jamalul Kiram III, yang mengaku sebagai Sultan Sulu dan pengikutnya menceroboh Sabah serta membunuh anggota polis Malaysia, tidak boleh menuntut gelaran yang sudah tidak wujud lagi itu, kata sumber yang tahu dengan mendalam sejarah dan salasilah keluarga berkenaan.
Oleh itu, katanya, Jamalul Kiram III tidak berhak mengaku sebagai waris kepada sultan Sulu terakhir, Jamalul Kiram II, yang mangkat pada 1936.
Sumber itu seterusnya menjelaskan bahawa Jamalul Kiram III bukan merupakan keturunanan kepada sembilan "waris sah" Jamalul Kiram II, seperti yang tercatat dalam "Penghakiman Macaskie" pada 1939 untuk melayakkannya menerima bayaran bagi penyerahan wilayah Sabah, yang ketika itu dikenali sebagai Borneo Utara, kepada British North Borneo Company (BNBC).
Sumber berkenaan, yang amat mengenali anggota kerabat diraja kesultanan Sulu serta begitu memahami sejarahnya, berkata mengikut salasilah keluarga, walaupun Jamalul Kiram III merupakan kerabat diraja, beliau bukan berketurunan waris utama yang berhak menerima bayaran penyerahan wilayah berkenaan.
"Apabila Jamalul Kiram II mangkat pada 1936, baginda tidak meninggalkan waris takhta secara langsung dan dengan itu, BNBC berhenti daripada membuat bayaran bagi penyerahan wilayah. Berikutan itu, sembilan waris berkenaan secara berkumpulan membawa perkara tersebut ke mahkamah untuk mendapatkan pengiktirafan sebagai pihak yang berhak menerima bayaran tahunan itu," kata sumber berkenaan.
Pada 1939, Ketua Hakim Mahkamah Tinggi Borneo Utara Hakim Macaskie, membuat keputuan yang menyebelahi waris berkenaan dan dengan itu, bayaran tahunan itu disambung semula. Kerajaan Malaysia meneruskan bayaran itu berikutan penubuhan persekutuan Malaysia.
Pada 2011, keturunan sembilan waris utama Jamalul Kiram II memperoleh perintah sebuah mahkamah Sulu yang mengiktiraf mereka sebagai
keturunan secara langsung kepada sembilan waris berkenaan.
Generasi kedua waris ini ialah Dayang-Dayang Piandao Taj-Mahal Kiram-Tarsum Nuqui, Putli Nurhima Kiram-Forman, Siti Ayesha K.H Sampang, Sulatan Fuad A. Kiram, Dayang-Dayang Sheramar T. Kiram, Puteri Permaisuri Kiram Guerson dan Sitti Jenny K.A Sampang.
"Oleh itu, beliau (Jamalul Kiram III) tidak boleh mendakwa sebagai waris atau keturunan kepada mana-mana sembilan waris utama itu," kata sumber berkenaan
Nuffnang Ads
SAJIAN KAMI
BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..
Rabu, 6 Mac 2013
10 mayat pengganas ditemui
AHMAD ZAHID dan Hishammuddin menunjukkan gambar mayat pengganas yang ditemui di Kampung Tanduo pada sidang akhbar di Lahad Datu semalam.
LAHAD DATU - Operasi mencari dan menggeledah Ops Daulat yang masuk hari kedua di Kampung Tanduo di sini semalam menemui sepuluh mayat kumpulan pengganas Sultan Sulu dengan sembilan daripada mayat itu sudah berulat dan berbau busuk.
Sembilan daripada mayat itu ditemui dalam satu lubang besar yang ditutup dengan kayu dipercayai ditanam oleh kumpulan pengganas sebelum mereka berjaya menyelinap keluar meninggalkan Kampung Tanduo kelmarin.
Mayat sembilan pengganas yang ditemui di dalam lubang itu disahkan sebagai sebahagian daripada 12 mayat anggota pengganas yang mati dalam pertempuran dengan pasukan keselamatan pada 1 Mac lalu. Dalam pertempuran tersebut, dua anggota polis turut terbunuh.
Sehingga semalam, pasukan keselamatan belum menemui mayat pengganas yang terbunuh dalam serangan udara yang dilancarkan menggunakan lapan buah jet pejuang Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) kelmarin.
Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM), Tan Sri Zulkefili Mohd. Zin berkata, satu lagi mayat yang ditemui dalam operasi penggeledahan merupakan mayat pengganas yang ditembak mati pada pukul 6.45 pagi semalam.
"Sembilan mayat yang ditemui dalam satu lubang besar di kampung itu merupakan mayat sekumpulan 12 pengganas yang ditembak mati pada hari Jumaat lalu.
"Buat masa ini pasukan forensik sedang mengesan baki tiga lagi mayat yang mungkin ditanam atau berada di tempat lain," kata beliau pada sidang akhbar di sini semalam.
Menurut beliau, operasi mencari dan menggeledah di kampung berkenaan yang bermula sejak petang kelmarin turut menemui beberapa senjata api milik musuh.
"Kita terpaksa menggeledah beberapa kawasan lagi untuk mencari senjata-senjata yang mungkin ditanam atau disembunyikan pengganas itu," kata beliau.(kosmo)
Kakek Veteran Setubuhi dan Rekam Adegan Cabul
NUNUKAN - Akibat menggagahi kerabatnya sendiri, Akbar (70) terpaksa berurusan dengan polisi. Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Nunukan itu harus ditahan, karena orang tua--sebut saja Bunga (17), tidak terima anaknya disetubuhi. Bahkan video adegan itu tersebar luas di masyarakat melalui telepon seluler.
Kepala Polres Nunukan AKBP Achmad Suyadi melalui Perwira Urusan Sub Bagian Humas Polres Nunukan, Inspektur Dua M Karyadi mengatakan, atas laporan ibu kandung Bunga, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Dari pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti, diperoleh alasan yang kuat untuk menetapkan Akbar sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
"Untuk kasus penyebaran video porno yang disinyalir dilakukan oleh seorang yang diperkirakan berumur 70 tahun, bernama Ab, anggota veteran di Nunukan, kita sudah memeriksa saksi-saksi diantaranya korban, kemudian dari orang tuanya. Kemudian untuk Ab sekarang masih dalam dalam proses penyidikan dan sudah ditahan di Mapolres Nunukan," ujar Karyadi kepada Tribun Kaltim (Tribunnews Network), Jumat (1/3/2013).
Ia menjelaskan, hubungan terlarang itu terjadi pada pertengahan Desember tahun lalu. Awalnya, ibu korban yang masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan Akbar menumpang di rumah pelaku, pascabercerai dengan suaminya.
"Akhirnya ibunya tinggal dengan Akbar. Dalam arti ini karena mereka ada hubungan kekeluargaan. Kemudian dari situ timbul, mungkin saling mengenal antara pelaku dengan korban, yang sudah tidak sekolah," ujarnya.
Dari perkenalan itu pula, muncul niat jahat Akbar untuk menyetubuhi Bunga. Akhirnya, pada pertengahan Desember lalu hubungan gelap itupun dilakukan di kediaman Akbar, yang berada persis di belakang gedung eks bioskop, Jalan RE Martadinata, Kecamatan Nunukan.
"Kejadiannya di rumah Ab, di bangunan lama persis di belakang bioskop. Jadi dilakukan di situ," ujarnya.
Saat ini Polisi masih terus mendalami sumber video yang terlanjur sudah menyebar itu.
"Namun menurut keterangan sementara saat penyelidikan kasus itu, telepon seluler yang digunakan untuk merekam milik pelaku," ujarnya.
Polisi juga sedang menyelidiki, siapa sebenarnya yang menyebarkan video itu. "Apakah dari perempuan itu atau memang Ab sendiri?" ujarnya.
Pada penyelidikan sebelumnya diperoleh informasi, setelah melakukan hubungan badan, Bunga sempat mengambil kartu memori telepon seluler milik Akbar.
"Kemudian akhirnya kejadian hubungan itu sudah selesai. Keterangan daripada Ab, dia pernah memberikan uang untuk korban senilai Rp 5 juta. Kemudian dia meminta kepada korban untuk mengembalikan memory card itu. Akhirnya dikembalikan," ujarnya.
Namun persoalan tak selesai setelah Akbar memberikan uang jutaan kepada Bunga. Ibu korban yang terlanjur kesal karena tersebarnya video mesum keduanya, memilih mengadukan persoalan itu kepada pihak kepolisian.
Nikita Mirzani Berkerudung Tapi Bertato di Tangan
BANDUNG - Membalut tubuhnya dengan kerudung putih, Nikita Mirzani lumayan menyedot perhatian.
Meski berkerudung, tetap kelihatan tato-tato di tangan Nikita.
Gaya artis yang mengklaim dirinya tak lama lagi bakal jadi model sampul Majalah Playboy edisi Amerika tampak saat dia berkunjung
di SMA Negeri 24 Bandung, Selasa (5/3/2013).
Saat itu Nikita mengenakan busana kerudung putih, menyerahkan bantuan Al Quran yang diterima kepala sekolah Epon Kurniasih di SMA Negeri 24 Bandung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung.
Meski sering jadi bahan sensasi, artis ini tetap menyedot perhatian. Buktinya para guru dan murid berebut memintanya foto bersama saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Daarul Fikri di sekolah tersebut.
Meski berkerudung, tetap kelihatan tato-tato di tangan Nikita.
Gaya artis yang mengklaim dirinya tak lama lagi bakal jadi model sampul Majalah Playboy edisi Amerika tampak saat dia berkunjung
di SMA Negeri 24 Bandung, Selasa (5/3/2013).
Saat itu Nikita mengenakan busana kerudung putih, menyerahkan bantuan Al Quran yang diterima kepala sekolah Epon Kurniasih di SMA Negeri 24 Bandung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung.
Meski sering jadi bahan sensasi, artis ini tetap menyedot perhatian. Buktinya para guru dan murid berebut memintanya foto bersama saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Daarul Fikri di sekolah tersebut.
Nunukan Aman
Polisi Malaysia menjaga ketat kawasan yang menjadi pusat baku tembak antara militer Malaysia dan kelompok penyusup Filipina yang menyebut diri mereka sebagai Tentara Kesultanan Sulu.
NUNUKAN - Konflik bersenjata di Sabah, Malaysia, tidak berimbas ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, yang berbatasan. Masyarakat Nunukan pun tidak merasa khawatir.
Pantuan wartawan, Rabu (6/3/2013), toko toko, warung dan perkantoran di Nunukan buka seperti biasa. "Saya yakin Nunukan aman," ucap Masek, warga Gang Damai, Nunukan.
Pantuan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, juga tidak nampak gelombang eksodus tenaga kerja Indonesia yang pulang dari Sabah karena takut.
"Saya di Tawau beberapa hari mengunjungi saudara. Di sana, aman-aman saja," ujar Joi, warga Nunukan, yang menumpang kapal dari Tawau.
NUNUKAN - Konflik bersenjata di Sabah, Malaysia, tidak berimbas ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, yang berbatasan. Masyarakat Nunukan pun tidak merasa khawatir.
Pantuan wartawan, Rabu (6/3/2013), toko toko, warung dan perkantoran di Nunukan buka seperti biasa. "Saya yakin Nunukan aman," ucap Masek, warga Gang Damai, Nunukan.
Pantuan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, juga tidak nampak gelombang eksodus tenaga kerja Indonesia yang pulang dari Sabah karena takut.
"Saya di Tawau beberapa hari mengunjungi saudara. Di sana, aman-aman saja," ujar Joi, warga Nunukan, yang menumpang kapal dari Tawau.
Bejat! Sembilan Pemuda Perkosa Gadis Belia
PINRANG - Sembilan pemuda memerkosa gadis belia berinisial RK (15), warga Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Akibatnya, korban perkosaan hingga kini mengalami trauma.
Informasi menyebutkan, awalnya pada 26 Februari lalu, RK diantar rekannya sorang lelaki berinisial SY (22). Setelah menjemput korban, SY mengajak RK untuk bersantai sejenak di salah satu warung sekitar Lasinrang, Kabupten Pinrang.
"Di sana kami minum jus sebelum ke Desa Allacalimpo, Kecamatan Tiroang untuk menonton hiburan Hoya-hoya," kata SY di depan penyidik Polres Pinrang, Kamis (28/02/2013).
SY kemudian mengajak sejumlah temannya, berinisial AS (17), IK (18), AT (18), AH dan TN ke Kampung Benrangge, Kelurahan Padaelo, Kecamatan Mattiro Bulu. Di sana lah RK diperkosa secara bergiliran.
Berselang setengah jam kemudian RK dibawa ke Kampung Bila, Desa Manarang. Di sana, korban kembali diperkosa secara bergiliran oleh pemuda berbeda yang juga teman SY, yakni SH, AB dan KK.
Kepala Kepolisian Resor Pinrang, Ajun Komisaris Besar Heri Tri Maryadi mengatakan, 4 pelaku kasus perkosaan terhadap RK telah diringkus. Sementara 5 pelaku lainnya masing-masing KK, AB, SH, AH dan TN berstatus buron. Kelima pelaku ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
"Kita telah melakukan visum terhadap korban di Rumah Sakit Umum Lasinrang," jelas Hery.
Hery menegaskan, para pelaku perkosaan dijerat Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.
Selasa, 5 Mac 2013
Yasin diugut bunuh, video 'Reformasi' undang kontroversi
KUALA LUMPUR - GARA-gara sebuah video nyanyian bertajuk “Reformasi” yang dimuat naik ke laman YouTube, penyanyi dan komposer, Yasin Sulaiman, 39, diugut dengan ancaman bunuh oleh dua individu melalui laman berkenaan.
Komen yang berbunyi, “Yassin ni patut dibunuh jer.. “ dan “Aku kalau jumpa si Yassin ni kat luar comfirm aku pijak-pijak kepala dia sampai lumat” didapati dibuat pada awal malam semalam selepas kira-kira dua minggu video itu dimuat naik.
Yasin berkata, ugutan bunuh yang diterima melalui video lagunya itu membuktikan ada pihak tidak bertanggungjawab dan menyalahgunakan medium sosial tersebut.
“Perselisihan pendapat adalah perkara biasa dan sebelum ini saya pernah menerima pelbagai pandangan negatif. Namun ugutan bunuh adalah perkara serius.
“Saya tidak pasti sejauh mana seriusnya ugutan yang dibuat itu, namun saya tidak akan berdiam diri jika ia berterusan selepas ini,” katanya kepada wartawan ketika ditemui di pejabatnya di Kota Damansara, semalam.
Justeru itu, Yasin memberi amaran kepada pengunjung laman sosial agar tidak sewenang-wenangnya meninggalkan komen berunsur ugutan dan fitnah terhadapnya sebelum dia mengambil tindakan undang-undang.
“Sekiranya saya silap dalam penulisan, kita boleh dialog, boleh mengkritik dengan platform yang betul. Bukan dengan ugut-mengugut begini.
“Saya harap individu terbabit berhentilah daripada melakukan perkara begini kepada sesiapa pun. Kebebasan bersuara perlu digunakan untuk kebaikan bukan untuk mengugut dan mencaci orang lain,” katanya kesal dengan perkara itu.(sh)
Langgan:
Catatan (Atom)
PENCARIAN DIBLOG INI
Arkib Blog
Pengikut
Ads
Catatan Popular
-
JAKARTA - Angka 13 kerap kali dikaitkan dengan sebuah kesialan. Paling tidak itu yang dialami seorang siswi SMK. Dirinya diperkosa 13 pe...
-
Foto ini beredaran di internet. JAKARTA - Beberapa waktu lalu, pedangdut Siti Badriah diterpa isu foto syur. Foto bugil wanita mirip ...
-
LAMPUNG - Perbuatan tidak senonoh semacam ini patut dijadikan pembelajaran penting bagi orangtua dan guru di sekolah. Bagaimana tidak,...
-
INDRALAYA - Sum saat ditemui wartawan di SPK Polres OI mengaku sebelum digerebek warga, malam itu memang melakukan hubungan badan satu kali...
-
JAKARTA - Penampilan Anang dan Ashanty di Dahsyat, Minggu (8-1) kemarin menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Pasalnya, pakaian yang di...
-
JAKARTA - Model dan aktris Baby Margaretha mengaku diintai kamera saat buang air kecil di toilet sebuah restoran. Tapi Baby tahu siapa pe...
-
SAMPIT, (Kalteng) - Pemain video syur berdurasi 3 menit 59 detik terungkap. sang wanita memang benar siswa SMAN 1 Sampit dan telah dilkelu...
-
PEKALONGAN - Sepasang pelajar SMA di Pekalongan, Jawa Tengah tertangkap basah tengah berbuat mesum didalam bilik warnet. Petugas yang meng...
-
MANOKWARI - Jaksa Penuntut Umum (JPU),Lan Woretma,SH menuntut terdakwa bersial M (14 tahun) selama 3 tahun penjara dan denda Rp 30 juta sub...
-
MEDAN - Akhir pekan kemarin, warga Kota Medan digegerkan beredarnya foto mesum mirip seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dise...







