SURABAYA - Seorang pria asal Medayu Utara, Kota Minggu (14/10/2018) lalu.
"Tersangka kami amankan karena ada laporan melakukan pencabulan kepada korban berumur empat tahun," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, selasa (16/10/2018).
Perbuatan tersebut dilakukan tersangka saat dirinya berada di rumah korban.
Karena dianggap bukan orang asing, orangtua korban saat itu tak merasa takut meninggalkan anaknya bersama pelaku.
Namun, di saat di rumah sedang sepi, pelaku mulai melancarkan aksinya.
"Perbuatan itu diakui satu kali, saat kejadian dan langsung dilaporkan orang tua korban. Tersangka kami tangkap di rumah korban," kata Ruth.
Tindakan tak senonoh yang dilakukan tersangka Nurhadi diperkuat dengan hasil visum korban setelah kejadian
"Kami visum dan menjadi bukti, jelas dikuatkan dengan hasil visum yang dilakukan di rumah sakit," kata polisi asal Banyuwangi itu.
Kini, pria bujang itu harus mendekam di tahanan Polrestabes Surabaya dan bakal dijerat menggunakan pasal 82 UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.
Nuffnang Ads
SAJIAN KAMI
BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..
Sabtu, 10 November 2018
Selasa, 6 November 2018
Cabuli Bocah 3 Tahun di Warung
CILANGKAP (Jawa Bara) - Seorang remaja berinisial B (15) menjadi bulan-bulanan warga di sebuah warung di Kelurahan Cilangkap, Depok, Jawa Barat, Selasa (9/10/2018).
B menjadi objek aksi amuk warga karena ia kepergok diduga hendak cabuli seorang balita ZA (3).
Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro mengatakan, perbuatan B diketahui kedua orangtua korban, pada Selasa malam.
"Ibu korban panik, berteriak melihat terduga menanggalkan pakaian korban," ujar Bintoro saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (11/10/2018).
Diketahui B bekerja sebagai penjaga warung milik N yang tak lain merupakan orangtua ZA.
Kejadian berawal ketika N berusaha mencari ZA yang tak terlihat sejak sore.
N kemudian masuk ke dalam warungnya untuk melihat apakah ZA berada di sana.
Namun N malah mendapati ZA dilucuti bajunya oleh B.
Terkejut, N lantas berteriak hingga suaminya U yang mendengarnya masuk ke warung.
Melihat N tak berbusana, U secara spontan memukuli B.
Warga yang juga mendengar teriakan N ramai-ramai mendatangi warung.
Karena emosi, warga turut memukuli B hingga akhirnya seorang warga melerainya.
Saat ini B telah diamankan di Mapolres Depok untuk dimintai keterangan.
Polresta Depok berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melakukan pendampingan karena terduga pelaku dan korban tergolong anak di bawah umur.
"Saat ini kami melakukan pemeriksaan secara mendalam. Kami juga sudah menyurati ke KPAI guna bantuan pendampingan terhadap korban dan tersangka," ujar Bintoro.
B menjadi objek aksi amuk warga karena ia kepergok diduga hendak cabuli seorang balita ZA (3).
Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro mengatakan, perbuatan B diketahui kedua orangtua korban, pada Selasa malam.
"Ibu korban panik, berteriak melihat terduga menanggalkan pakaian korban," ujar Bintoro saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (11/10/2018).
Diketahui B bekerja sebagai penjaga warung milik N yang tak lain merupakan orangtua ZA.
Kejadian berawal ketika N berusaha mencari ZA yang tak terlihat sejak sore.
N kemudian masuk ke dalam warungnya untuk melihat apakah ZA berada di sana.
Namun N malah mendapati ZA dilucuti bajunya oleh B.
Terkejut, N lantas berteriak hingga suaminya U yang mendengarnya masuk ke warung.
Melihat N tak berbusana, U secara spontan memukuli B.
Warga yang juga mendengar teriakan N ramai-ramai mendatangi warung.
Karena emosi, warga turut memukuli B hingga akhirnya seorang warga melerainya.
Saat ini B telah diamankan di Mapolres Depok untuk dimintai keterangan.
Polresta Depok berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melakukan pendampingan karena terduga pelaku dan korban tergolong anak di bawah umur.
"Saat ini kami melakukan pemeriksaan secara mendalam. Kami juga sudah menyurati ke KPAI guna bantuan pendampingan terhadap korban dan tersangka," ujar Bintoro.
Sabtu, 3 November 2018
3 Pasangan Suami-Istri Digerebek Saat Pesta Seks
SURABAYA - Tiga pasangan sah suami-istri digerebek polisi sedang melakukan pesta seks dan tukar pasangan di salah satu kamar hotel diwilayah Surabaya.
Ada enam orang yang diamakan oeh Subnit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Jatim dalam kasus tukar pasangan(swinger) yakni Eko, DA, AG, RD, ARP, dan DYA.
Kepada polisi, pelaku utama yakni Eko mengaku sudah sekitar satu tahun melakukan praktik tukar pasangan bersama istrinya
Saat digerebek petugas, ketiga pasangan tersebut sedang melakukan pesta seks dengan orang yang bukan istri atau suaminya.
"Sepasang di atas tempat tidur, sepasang di lantai, dan sepasang lagi di kamar mandi," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, AKBP Yudha Nusa Putra, Selasa (9/10/2018) melansir Kompas.com
Ketiganya digerebe di sebuah kamar hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (7/10/2018) sekitar pukul 20.30 WIB.
Ia menerangkan, pengungkapan tersebut usai polisi melakukan penyelidikan pada akun twitter @ekodok87 dan @pasutri94 milik Eko Hardianto (31) yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Akun ini kerap menawarkan layanan seks menyimpang dari swinger hingga threesome dengan membayar sejumlah uang kepada penyelenggara pesta," kata Yudha.
Ada enam orang yang diamakan oeh Subnit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Jatim dalam kasus tukar pasangan(swinger) yakni Eko, DA, AG, RD, ARP, dan DYA.
Kepada polisi, pelaku utama yakni Eko mengaku sudah sekitar satu tahun melakukan praktik tukar pasangan bersama istrinya
Saat digerebek petugas, ketiga pasangan tersebut sedang melakukan pesta seks dengan orang yang bukan istri atau suaminya.
"Sepasang di atas tempat tidur, sepasang di lantai, dan sepasang lagi di kamar mandi," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, AKBP Yudha Nusa Putra, Selasa (9/10/2018) melansir Kompas.com
Ketiganya digerebe di sebuah kamar hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (7/10/2018) sekitar pukul 20.30 WIB.
Ia menerangkan, pengungkapan tersebut usai polisi melakukan penyelidikan pada akun twitter @ekodok87 dan @pasutri94 milik Eko Hardianto (31) yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Akun ini kerap menawarkan layanan seks menyimpang dari swinger hingga threesome dengan membayar sejumlah uang kepada penyelenggara pesta," kata Yudha.
Rabu, 31 Oktober 2018
Pria Berusia 40 Tahun Ini Tega Cabuli Bocah
JAMBI - Yasmo (40) warga jalan Teuku Umar atau jalan 10 desa Tegal Arum, Kecamatan Rimbo Bujang, diamankan aparat Kepolisian Sektor Rimbo Bujang atas dugaan perbuatan pencabulan terhadap Bunga yang masih berumur 10 tahun.
"Tersangka sudah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya atas laporan dari orangtua korban," ujar Kapolsek Rimbo Bujang IPTU Rezka Anugras, Selasa (9/10).
Yasmo dilaporkan oleh orangtua korban beberapa jam setelah aksi biadab tersangka diketahui.
Dijelaskannya jika kejadian tersebut terjadi Jumat (05/10) lalu sekitar pukul 13.30.wib.
Bunga bersama adiknya dititipkan oleh Ibunya ke rumah pelaku dikarenakan Ibu korban bersama istri pelaku akan pergi pengajian Yasinan.
Kemudian, dirumah pelaku ada pelaku, korban dan adik korban.
Suasana tersebut yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk melakukan aksi biadabnya itu.
Pada saat itu, pelaku memberikan uang jajan kepada adik korban sebagai modus agar ia dapat menjalankan aksinya.
Saat adik korban pergi ke warung untuk membeli jajan, pelaku mengajak korban masuk ke kamar pelaku.
"Tersangka sudah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya atas laporan dari orangtua korban," ujar Kapolsek Rimbo Bujang IPTU Rezka Anugras, Selasa (9/10).
Yasmo dilaporkan oleh orangtua korban beberapa jam setelah aksi biadab tersangka diketahui.
Dijelaskannya jika kejadian tersebut terjadi Jumat (05/10) lalu sekitar pukul 13.30.wib.
Bunga bersama adiknya dititipkan oleh Ibunya ke rumah pelaku dikarenakan Ibu korban bersama istri pelaku akan pergi pengajian Yasinan.
Kemudian, dirumah pelaku ada pelaku, korban dan adik korban.
Suasana tersebut yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk melakukan aksi biadabnya itu.
Pada saat itu, pelaku memberikan uang jajan kepada adik korban sebagai modus agar ia dapat menjalankan aksinya.
Saat adik korban pergi ke warung untuk membeli jajan, pelaku mengajak korban masuk ke kamar pelaku.
Jumaat, 26 Oktober 2018
Siswi SMA Jadi Korban Pencabulan 8 Orang
LAMPUNG - Seorang siswi SMA berusia 17 tahun di Lampung Utara mengalami tindakan pencabulan sejak 2017 yang dilakukan delapan orang.
Satu di antara pelaku merupakan ayah kandung korban dan kini polisi telah menangkap tiga dari delapan pelaku.
Ketiga orang yang telah ditangkap adalah ayah kandung korban berinisial DR (41), paman korban berinisial MR (41), dan tetangga korban yang juga teman ayahnya, DM (50).
Ibu kandung korban mengungkapkan, ada lima pelaku lain yang belum tertangkap.
"Saya minta Kapolri, Kapolda Lampung, dan Kapolres Lampung Utara untuk menangkap mereka," ujarnya, Minggu (7/10/2018).
Menurutnya, putrinya tersebut masih mengalami trauma berat, kondisi fisik korban masih lemah dan belum bisa bicara normal.
Bahkan setiap mau tidur, korban selalu minta ditemani dan dipeluk.
Melihat kondisi putrinya tersebut, ibu korban mengaku hanya bisa menyemangatinya.
Paman korban menerangkan, pelaku pencabulan terhadap keponakannya itu berjumlah delapan orang.
Satu di antara pelaku merupakan ayah kandung korban dan kini polisi telah menangkap tiga dari delapan pelaku.
Ketiga orang yang telah ditangkap adalah ayah kandung korban berinisial DR (41), paman korban berinisial MR (41), dan tetangga korban yang juga teman ayahnya, DM (50).
Ibu kandung korban mengungkapkan, ada lima pelaku lain yang belum tertangkap.
"Saya minta Kapolri, Kapolda Lampung, dan Kapolres Lampung Utara untuk menangkap mereka," ujarnya, Minggu (7/10/2018).
Menurutnya, putrinya tersebut masih mengalami trauma berat, kondisi fisik korban masih lemah dan belum bisa bicara normal.
Bahkan setiap mau tidur, korban selalu minta ditemani dan dipeluk.
Melihat kondisi putrinya tersebut, ibu korban mengaku hanya bisa menyemangatinya.
Paman korban menerangkan, pelaku pencabulan terhadap keponakannya itu berjumlah delapan orang.
Selasa, 23 Oktober 2018
ABG Berusia 14 Tahun Jadi Korban Cabul
SAMBAS - Polsek Selakau sedang menangani kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur.
Namun kali ini dengan pelaku dan motif yang berbeda.
Kapolsek Selakau Ipda Sugiyono SH menyatakan, kedua pelaku telah mencabuli IS (14) dengan motif yang berbeda.
Pelaku berinisal NAP (16) yang diketahui sebagai pacar korban dan pelaku kedua berinisial JM (38).
Ipda Sugiyono menuturkan, kejadian tersebut bermula pada saat IS dan NAP sedang berpacaran dan memandu kasih serta melakukan hubungan intim layaknya suami istri.
"Pada hari Minggu sekitar pukul 13.30 Wib korban dan terlapor 1 (NAP) sedang bercumbu atau berpacaran dan melakukan persetubuhan layaknya suami istri di tepi pantai Polaria Selakau. Namun perbuatan korban dan terlapor 1 (NAP) tersebut diintip oleh terlapor 2 (JM)," ujarnya kepada Tribun, Selasa (9/10/2018).
Saat sedang melakukan hubungan terlarang layaknya suami istri tersebut IS dan NAP, perbuatan mereka sudah diamati dan ditonton JM.
Dengan beralaskan bebatuan dan tiupan angin di pesisir pantai membuat kedua sejoli ini tidak sadar sedang diamati oleh JM
Setelah beberapa saat menyaksikan adegan kedua sejoli itu, JM lansung mendatangi kedua sejoli itu.
Namun kali ini dengan pelaku dan motif yang berbeda.
Kapolsek Selakau Ipda Sugiyono SH menyatakan, kedua pelaku telah mencabuli IS (14) dengan motif yang berbeda.
Pelaku berinisal NAP (16) yang diketahui sebagai pacar korban dan pelaku kedua berinisial JM (38).
Ipda Sugiyono menuturkan, kejadian tersebut bermula pada saat IS dan NAP sedang berpacaran dan memandu kasih serta melakukan hubungan intim layaknya suami istri.
"Pada hari Minggu sekitar pukul 13.30 Wib korban dan terlapor 1 (NAP) sedang bercumbu atau berpacaran dan melakukan persetubuhan layaknya suami istri di tepi pantai Polaria Selakau. Namun perbuatan korban dan terlapor 1 (NAP) tersebut diintip oleh terlapor 2 (JM)," ujarnya kepada Tribun, Selasa (9/10/2018).
Saat sedang melakukan hubungan terlarang layaknya suami istri tersebut IS dan NAP, perbuatan mereka sudah diamati dan ditonton JM.
Dengan beralaskan bebatuan dan tiupan angin di pesisir pantai membuat kedua sejoli ini tidak sadar sedang diamati oleh JM
Setelah beberapa saat menyaksikan adegan kedua sejoli itu, JM lansung mendatangi kedua sejoli itu.
Sabtu, 13 Oktober 2018
Satu Sekolah SMP di Lampung 12 Siswinya Hamil
LAMPUNG - Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung Dwi Hafsah Handayani mengungkapkan temuan mengejutkan terkait sebuah SMP di Lampung.
Tribun-Video.com melansir TribunLampung.co.id, Selasa (2/10/2018), Hafsah mengatakan ada kejadian di mana satu SMP di Lampung ada 12 siswinya yang hamil.
Siswi tersebut terdiri dari kelas VII, VIII, IX.
"Sekolah bilang bersih. Tapi, cek di guru BK ternyata ada muridnya yang hamil," katanya dikutip dari TribunLampung.co.id.
Selain itu, Hafsah menyampaikan, dirinya pernah melakukan survei ke apotek di sekitar kampus dan daerah kos-kosan.
Dari survei tersebut diketahui, ada sekitar 100 kondom terjual dalam satu bulan sehingga hal tersebut telah memprihatinkan.
Dia juga menerangkan, sekolah pada dasarnya memegang peranan penting dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi (kespro) kepada siswanya dan untuk mencegah pergaulan bebas.
Menurutnya, fokusnya bukan hanya pada kejadian tindakan asusila, tetapi upaya pencegahan.
Dia menyatakan, pihaknya telah menyelenggarakan program konseling kespro.
Programnya bukan hanya memberikan buku, tetapi juga mengajari guru cara mentransfer isi buku tersebut kepada siswanya
Tribun-Video.com melansir TribunLampung.co.id, Selasa (2/10/2018), Hafsah mengatakan ada kejadian di mana satu SMP di Lampung ada 12 siswinya yang hamil.
Siswi tersebut terdiri dari kelas VII, VIII, IX.
"Sekolah bilang bersih. Tapi, cek di guru BK ternyata ada muridnya yang hamil," katanya dikutip dari TribunLampung.co.id.
Selain itu, Hafsah menyampaikan, dirinya pernah melakukan survei ke apotek di sekitar kampus dan daerah kos-kosan.
Dari survei tersebut diketahui, ada sekitar 100 kondom terjual dalam satu bulan sehingga hal tersebut telah memprihatinkan.
Dia juga menerangkan, sekolah pada dasarnya memegang peranan penting dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi (kespro) kepada siswanya dan untuk mencegah pergaulan bebas.
Menurutnya, fokusnya bukan hanya pada kejadian tindakan asusila, tetapi upaya pencegahan.
Dia menyatakan, pihaknya telah menyelenggarakan program konseling kespro.
Programnya bukan hanya memberikan buku, tetapi juga mengajari guru cara mentransfer isi buku tersebut kepada siswanya
Langgan:
Catatan (Atom)
PENCARIAN DIBLOG INI
Arkib Blog
Pengikut
Ads
Catatan Popular
-
JAKARTA - Angka 13 kerap kali dikaitkan dengan sebuah kesialan. Paling tidak itu yang dialami seorang siswi SMK. Dirinya diperkosa 13 pe...
-
Foto ini beredaran di internet. JAKARTA - Beberapa waktu lalu, pedangdut Siti Badriah diterpa isu foto syur. Foto bugil wanita mirip ...
-
LAMPUNG - Perbuatan tidak senonoh semacam ini patut dijadikan pembelajaran penting bagi orangtua dan guru di sekolah. Bagaimana tidak,...
-
INDRALAYA - Sum saat ditemui wartawan di SPK Polres OI mengaku sebelum digerebek warga, malam itu memang melakukan hubungan badan satu kali...
-
JAKARTA - Penampilan Anang dan Ashanty di Dahsyat, Minggu (8-1) kemarin menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Pasalnya, pakaian yang di...
-
JAKARTA - Model dan aktris Baby Margaretha mengaku diintai kamera saat buang air kecil di toilet sebuah restoran. Tapi Baby tahu siapa pe...
-
SAMPIT, (Kalteng) - Pemain video syur berdurasi 3 menit 59 detik terungkap. sang wanita memang benar siswa SMAN 1 Sampit dan telah dilkelu...
-
PEKALONGAN - Sepasang pelajar SMA di Pekalongan, Jawa Tengah tertangkap basah tengah berbuat mesum didalam bilik warnet. Petugas yang meng...
-
MANOKWARI - Jaksa Penuntut Umum (JPU),Lan Woretma,SH menuntut terdakwa bersial M (14 tahun) selama 3 tahun penjara dan denda Rp 30 juta sub...
-
MEDAN - Akhir pekan kemarin, warga Kota Medan digegerkan beredarnya foto mesum mirip seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dise...







