Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Selasa, 1 Mac 2011

2,000 pengundi Merlimau ‘hilang’






JASIN – Sebanyak 2,000 pengundi berdaftar di Dewan Undangan Negeri (DUN) Merlimau ’hilang’ dan gagal ditemui berikutan tidak lagi tinggal di alamat yang didaftar.

Pengerusi Barisan Nasional (BN) negeri, Datuk Seri Mohd. Ali Rustam berkata, jentera BN telah berusaha menjejaki ‘kehilangan’ pengundi-pengundi tersebut ke semua alamat namun gagal menemukan mereka.

“Kita akan terus berusaha mencari mereka supaya datang mengundi pada hari Ahad ini kerana undi mereka penting.

“Kita yakin pengundi-pengundi ini ada di sekitar negeri ini tetapi telah berpindah daripada alamat lama dan mereka masih boleh membuang undi pada hari pengundian nanti,” katanya yang juga Ketua Menteri Melaka.

KECUH: Suami Istri Rebutan Mayat


FOTO: Jenazah Sari Anggina yang diperebutkan bapak dan ibunya terbaring kaku ditangisi sang ibu


SIDIMPUAN:- Kematian Sari Anggina br Napitupulu (2,5 tahun) kembali mempertemukan ayah dan ibunya yang sudah cerai sejak dia berumur 3 bulan di kandungan. Ironisnya, pertemuan itu malah berujung bentrok karena memperebutkan mayatnya.

Sari, meninggal setelah hanyut di Sungai Batang Ayumi. Kala itu, warga Lk. I, Kel. Wek II, Kec. Padangsidimpuan (Psp) Utara, Kota Psp itu, bersama ibunya, Linda br br Siregar (35), mau pulang ke rumah orangtua Linda di Jl. Serma Lion, depan Koramil Kota, Kel. Kantin, Kec. Psp Utara. Keduanya baru mengunjungi saudara mereka yang tinggal di pinggiran parit aliran Sungai Sangkumpal Bonang yang bermuara di Sungai Batang Ayumi.

Linda menggendong Sari di sebelah kiri ketika hendak keluar dari rumah. Nahas, karena licin, Linda tergelincir. Keduanya jatuh ke parit. Sari terlepas dari gendongannya. Sari terseret arus karena Minggu (27/2) malam itu, hujan cukup deras. Spontan Linda berteriak minta tolong. Beruntung teriakannya didengar warga. Linda diselamatkan warga yang berenang sejauh 200 meter dari lokasi jatuhnya.

Sedangkan Sari, karena masih kecil dan air sungai juga deras karena hujan, tidak ditemukan. Selanjutnya setelah menyelamatkan Linda, warga Siborang bersama dengan Polres Psp melakukan pencarian malam itu juga dengan menyusuri Sungai Batang Ayumi.

Karena cuaca hujan dan malam semakin larut, pencarian dihentikan. Kemarin (28/2) pagi, pencarian dilanjutkan. Hasman Napitupulu (37), ayah Sari, juga ikut. Warga dari Salambue dan Sihitang yang melakukan pencarian akhirnya menemukan jasad Sari sekitar 10 meter di bawah jembatan Sihitang dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Mayatnya ditemukan dibawah jembatan Sihitang,” kata Boru Piliang.

Selanjutnya jasad Sari dibawa kerumah ayahnya di Desa Salambue untuk keperluan pemakaman. Inilah awal keributan itu. Keluarga Linda tak terima Sari dimakamkan di sekitar tempat tinggal Hasman. Bahkan sempat terjadi aksi saling dorong antar keluarga yang jumlahnya puluhan orang, di ruang jasad Sari disemayamkan.

Linda yang juga datang meski dipapah kerabatnya, sempat berteriak di depan rumah Hasman. “Paulak Anakki (kembalikan anakku itu-red)..” teriak Linda. Dia dan keluarganya lalu mencoba mengambil mayat Sari. Namun, keluarga Hasman menahannya, hingga terjadilah aksi saling dorong itu.

Linda, sambil teriak histeris berkata, “Adaboru sajo do por roamu. Mulai do umur 3 bulan dikandungan, na haccit ma ulala pambaen mu (Perempuan sajanya yang suka kau. Mulainya umur 3 bulan di kandungan si Sari, yang sakitlah kurasa perlakuanmu),” katanya histeris.

Beruntung pertikaian itu cepat dilerai Kapolres Psp, AKBP Andi S Taufik.

Setelah dilerai, akhirnya dilakukan musyawarah antara kedua belah pihak yang dimediasi Kapolres dan tokoh masyarakat Salambue dan disepakati, mayat Sari dimakamkan di sekitar rumah Linda. Menjaga keributan lanjutan, mayat dibawa menggunakan ambulance dan langsung dikawal Kapolres Psp.

Menteri Besar Dari Malaysia , Dapat Gelar Adat Lampung



FOTO: Datok Seri Dr. Zambry Abdul Kadir.






BANDAR LAMPUNG:- Majelis Penyeimbang Adat Lampung (MPAL) kepada memberikan gelar Tuan Paduka Sutan Jayanegara kepada Menteri Besar Perak Darul Ridzuan, Malaysia, Datok Seri Dr. Zambry Abdul Kadir. Sedangkan istrinya, Datin Seri Saripah binti Zulkifli,

mendapat gelar Sri Ratu Intan Kencana. Penyematan gelar dilakukan dengan berbagai prosesi adat di Mahan Agung, Selasa (1-3).

Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. mengatakan dengan diberikannya gelar ini terjalinlah persaudaraan antara dua daerah ini.

"Ini bisa jadi tradisi baru untuk menghormati tamu dari luar Indonesia yang datang ke Lampung. Pemberian gelar adat seperti ini bisa menjadi awal dari perkembangan budaya Lampung," kata Gubernur di Mahan Agung kemarin.

Sementara itu, secara singkat Zambry menyatakan persaudaraannya dengan Gubernur Lampung akan diteruskan ke keturunannya agar Lampung bisa terus bersaudara dengan masyarakat Perak Besar, Malaysia.

Pemberian gelar adat ditandai penyerahan keris dari pemangku adat tertinggi di Lampung yakni Gubernur yang bergelar Kanjeng Yang Tuan Suntan Mangkunegara Junjungan Pemangku Sai Bumi Ruwa Jurai kepada keduanya.

Penyerahan keris disaksikan Ketua DPRD Provinsi Marwan Cik Asan yang bergelar Pun Yang Tuan Suntan Pengetahuan Pemangku Sai Bumi Ruwa Jurai, serta puluhan anggota MPAL, dan pejabat Pemprov Lampung.

Sebelum menerima keris, Zambry dan Saripah diarak menggunakan kereta kencana dari areal perkantoran Pemkot Bandar Lampung sampai pintu masuk Mahan Agung. Di sana mereka disambut atraksi silat dan tarian khas Lampung.

Kedatangan Zambry ke Lampung untuk menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov dan investor asal Malaysia yakni Great Colour Investment Limited (GCI-L) di Ruang Rapat Utama, Pemprov, Selasa (1-3).

Kebiasaan Anton Makan Sabun karena Gangguan Pica




SURABAYA: Kebiasaan Muhammad Suhartono alias Anton (7) memakan sabun merupakan penyakit yang disebut pica. Pica adalah penyakit atau gangguan yang penderitanya memakan bahan makanan bukan makanan yang tidak ada gizinya. Seperti sabun, kapur, obat nyamuk, rumput dan lain sebagainya.

"Gangguan ini lebih ke jiwa," kata dokter spesialis anak RSU dr Soetomo Surabaya, dr Agus Harianto SpAK, saat dihubungi, Selasa (1/3/2011).

Agus mengatakan pica selain dialami oleh anak kecil juga bisa dialami oleh ibu hamil. Ngidam saat hamil merupakan bentuk pica. Orang hamil kadangkala suka meminta bahan makanan yang aneh-aneh.

Untuk penyembuhan gangguan ini, Agus mengatakan harus ada pendekatan khusus ke Anton. Bocah TK B itu harus mendapat penanganan terapis agar kebiasaan buruknya memakan sabun tidak terjadi lagi. Upaya perlahan-lahan juga bisa dilakukan orang tua Anton dengan cara seperti menyediakan makanan atau kue yang dibentuk seperti sabun.

"Anak itu harus distimulasi agar kebiasannya perlahan-lahan hilang," tambah Agus.

Dengan memakan sabun, kata Agus, dalam jangka waktu lama tubuh Anton bisa rusak. Zat asam dan basa yang terkandung dalam sabun bisa mengganggu sistem pencernaan dengan merusak lambung dan usus. Gejala dini yang bisa terlihat adalah gejala muntah atau diare. Karena itu, secara pasti kebiasaan buruk Anton harus dihentikan.

Ritual Ojung Diyakini Bisa Hindari Bencana Desa





SITUBONDO:- Ritual ojung atau selamatan desa digelar warga Desa Bugeman Kecamatan Kendit, Situbondo. Ojung merupakan jenis olah raga layaknya tinju, tapi dalam pertandingan ojung ini, tidak menggunakan tangan dibalut sarung untuk memukul, melainkan menggunakan sebatang rotan.

Pertandingan ini digelar dalam tiga ronde. Setiap ronde, pemain memiliki kesempatan untuk memukul dengan rotan, sementara lawannya harus bersiap menangkis pukulan lawan. Jika pukulan mengenai bagian tubuh, maka wasit akan memberi tanda spidol.

Bagian tubuh yang boleh dipukul hanya di bawah leher hingga di atas pusar, pukulan yang mengenai tubuh lainnya dianggap tidak sah. Ojung merupakan budaya turun temurun sejak puluhan tahun silam dan diyakini bisa menjaga keamanan, serta kerukunana antar warga di Desa Bugeman.

Jika suatu desa tidak menggelar ritual tersebut, terbukti sering terjadi cekcok bahkan perkelahian antar warga, serta banyak terjadi kejahatan di desa setempat.

"Kami memang tidak berani untuk tidak menggelar ritual ini, karena kami sangat
yakin jika dilanggar akan terjadi bencana di desa kami," kata Kades Bugeman, Udit Yuliasto, Selasa (1/3/2011).

Sementara Roddi, salah satu warga setempat yang ikut dalam pertandingan ujong ini, mengaku setiap tahun tampil untuk bertanding. "Yang jelas kalau kena pukul rotan sangat sakit mas, tetapi ini bentuk penghargaan kami terhadap adat kami ini," jelasnya, usai bertanding.

Sedangkan Wakil Bupati Situbondo, Rahmat, juga menyempatkan diri hadir dan melihat pertandingan ojung. "Ini budaya yang hanya ada di Situbondo dan ini perlu dilestarikan, jika perlu olahraga ojung harus masih menjadi olah raga nasional," terangnya.

Tidak Pernah Minta Ahmadiyah Dibubarkan



FOTO: Ketua PB Nahdatul Ulama KH Said Aqil Siraj.



JAKARTA:- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj membantah pemberitaan mengenai sikap PBNU yang mendesak Pemerintah membubarkan Ahmadiyah.

"Saya terkejut melihat berita itu (PBNU Desak Pemerintah Tegas Bubarkan Ahmadiyah). Saya tidak pernah mengeluarkan statemen itu," kata Said Aqil di Jakarta, Selasa.

Dikatakannya, Ahmadiyah memang menyimpang dan tidak sejalan dengan NU. "Namun pembubaran Ahmadiyah adalah domain Pemerintah, dan NU tidak berada dalam wilayah itu," kata Said Aqil.

Bagi NU, pandangan yang menganggap ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW tidak sejalan dengan akidah NU yaitu ahlussunnah wal jamaah.

Namun PBNU menegaskan bahwa perbedaan keyakinan tidak bisa menjadi pembenar untuk melakukan tindakan kekerasan atau kesewenang-wenangan.

"Allah dan Rasulnya menghendaki bagi kelompok mayoritas harus tetap rendah hati, sehingga bisa menjadi pelindung bagi kelompok minoritas yang lain," katanya.

NU mendesak pemerintah untuk bersungguh-sungguh dalam menunaikan kewajibannya, yaitu menegakkan hukum serta memberikan perlindungan kepada segenap warga negara tanpa membedakan agama dan keyakinannya.

Polisi Jombang Ciduk Belasan Pasangan Mesum



JOMBANG:- Aparat Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur, merazia sejumlah hotel yang berada di Jalan Veteran, Selasa (1/3). Sebanyak 12 pasangan mesum terjaring dari empat hotel di wilayah itu.

Mereka selanjutnya dibawa ke kantor polisi guna pendataan serta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Menurut polisi, razia ini akan terus digencarkan guna menanggulangi penyakit masyarakat.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular