Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Sabtu, 26 Januari 2013

Situs Peninggalan Sejarah Ditemukan di Halaman Rumdin Walikota Surabaya

SURABAYA  - Struktur bangunan kuno diduga situs peninggalan sejarah ditemukan di Taman di sisi barat rumah dinas Walikota Surabaya Jl Sedap Malam. Struktur bangunan kuno itu diperkirakan kolam seluas 10x8 meter dan beberapa benda antik lainnya.

Seperti pecahan guci diduga peninggalan Dinasti Ching dan besi ukuran seperti tongkat bisbol.

"Kita masih belum bisa memastikannya, karena masih menunggu hasil riset dari Balai Pelestarian Cagar Budaya daerah Jawa Timur," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widayati, Kamis (24/1/2013).

Ia menerangkan, penggalian 'situs' tersebut dilakukan setelah pihaknya membaca dokumen lama tentang kebaradaan Kota Surabaya. Dari dokumen tersebut, diperkirakan ada bangunan atau strktur kuno 'mirip kolam' yang berada di halaman rumah dinas Walikota Tri Rismaharini.

Mendapatkan informasi tersebut, Pemkot Surabaya langsung melakukan pra riset sekitar tahun 2012. Kemudian, menghubungi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, untuk memastikan jenis dan fungsi bangunan kuno tersebut.

"Dulu sudah pernah pra riset dan ada bangunan lama atau struktur kuno. Sekarang digali lebih detail lagi dan lebih mendalam, sejak sekitar sepuluh hari lalu dan sekarang sudah selesai," terangnya, sambil menambahkan, penggalian dilakukan petugas gabungan dari Disparta Kota Surabaya dan BPCB Jatim.

Dari pantauan wartawan  di taman di sisi barat rumdis walikota itu terdapat beberapa titik urukan tanah bekas galian. Ada 4 titik yang titik galian terluas di dekat pohon beringin.

"Area (galian) sekarang diperluas menjadi sekitar 10 x 8 meter persegi. Mereka akan cek, struktur bangunan kuno itu dulu bekasnya apa, dan dibangun pada masa apa," terangnya.

Dalam penggalian dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter tersebut, selain menemukan struktur bangunan kuno, juga ditemukan pecahan keramik dari negeri China yang diduga era Dinasti Ching pada abad ke 18. Serta sebuh besi ukurannya seperti tongkat bisbol. Namun, Wiwiek mengaku belum mengetahui keberadaan besi dan keramik tersebut.

"Saya mendengar ada penemuan itu. Cuma masih diteliti dari tahun berapa dan apa fungsi alat tersebut," jelasnya.

Heboh: Kucing Melahirkan Anak Ayam

SITUBONDO - Benar-benar ajaib. Seekor induk kucing di Situbondo membuat keanehan karena telah melahirkan seekor anak ayam. Dari empat bayi yang dilahirkan induk kucing milik seorang janda bernama Jumani (44) itu, hanya satu yang berwujud anak ayam. Sedangkan 3 ekor lainnya bayi kucing.

Merebaknya kabar kucing melahirkan anak ayam langsung menghebohkan warga hingga banyak yang berdatangan ke rumah Jumani di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran. Warga berbondong-bondong untuk melihat anak ayam yang dilahirkan sang induk kucing yang berbulu dominasi putih.

"Saya tidak mengada-ada, anak ayam itu benar-benar dilahirkan kucing milik saya. Buat apa saya berbohong, saya ini orang awam, pak. Tidak punya maksud apa-apa. Makanya saya tidak mau memaksa orang untuk percaya. Saya justru risih banyak orang yang melihat. Takut induknya tidak mau lagi sama anaknya," kata sang pemilik, Jumani kepada wartawan di rumahnya, Sabtu (26/1/2013).

Awalnya, sang pemilik juga tidak percaya induk kucing piaraannya telah melahirkan anak ayam. Menurut Jumani, dirinya baru tahu induk kucing telah melahirkan beberapa saat kemudian. Saat itu dia mendengar suara anak ayam berbunyi dari dalam lemari pakaiannya. Setelah dilihat ternyata induk kucingnya melahirkan dalam lemari itu.

Betapa terkejutnya, saat tahu kalau 4 ekor anak yang dilahirkan induk kucing itu, satu diantaranya berupa anak ayam. Saat dilihat sang pemilik kondisi induk kucing dan semua anak kucing masih dalam keadaan basah.

"Anak ayamnya itu juga masih basah. Waktu saya lihat semuanya masih dijilati sama induknya, termasuk anak ayam itu. Tidak ada pecahan telur, saya yakin anak ayam itu langsung lahir dari rahim induk kucing itu. Lahirnya Rabu (23/1/2013) lalu, tapi saya tidak bilang ke siapa-siapa, hanya satu keluarga yang tahu. Baru kemarin banyak orang yang datang, tidak tahu siapa yang menyebarkan," tandas Jumani.

Pantauan di rumah Jumani memang masih terus didatangi warga yang ingin melihat kucing ajaib tersebut hingga Sabtu (26/1/2013) siang. Bersama empat anaknya, sang induk kucing tampak masih berada di tempat 'persalinannya' yakni di dalam lemari pakaian sang pemilik.

Sang induk terlihat cukup sayang terhadap anak-anaknya, termasuk si anak ayam. Saat si anak ayam berwarna hitam itu agak menjauh, sang induk akan menggiring ke dekatnya menggunakan kaki depannya.

Dari bentuknya, anak ayam yang dilahirkan induk kucing itu sama persis dengan lazimnya anak ayam kebanyakan. Hanya bagian wajahnya yang sedikit berbeda. Wajah anak ayam yang dilahirkan induk kucing itu memiliki wajah mirip dengan burung hantu. Bulu-bulunya juga tampak lebih halus dan mengkilat.

"Mukanya seperti burung hantu. Tadi waktu banyak warga yang melihat, induknya seperti risih. Anak ayam itu ditarik ke dekatnya, malah kadang juga didekap di bawah kedua kaki depannya. Kalau bukan anaknya, jelas anak ayam itu sudah dicakar sama induk kucing itu. Anak ayamnya juga pasti terus berbunyi cari induknya," tandas Sing Rizal, seorang warga.

Anehnya lagi, anak ayam itu terkadang juga terlihat seperti mematuk-matuk puting susu induknya. Itu biasa dilakukan jika ketiga anak kucing yang lain menyusu ke induknya. Jumani menduga anak ayam itu juga menyusu ke induk kucing itu. Karenanya tiga hari sejak dilahirkan Jumani tidak memberinya pakan untuk anak ayam itu. Dia baru memberinya beras bercampur jagung sebagai pakan anak ayam sejak tadi pagi.

"Baru tadi saya kasih pakan beras jagung. Karena kata orang-orang anak ayamnya khawatir lemes dan mati. Sebelum kejadian ini saya tidak punya firasat apa-apa," ujar Jumani.

Sebelum melahirkan anak ayam, induk kucing yang dipelihara Jumani sejak masih kecil itu sebenarnya sudah pernah tiga kali melahirkan. Setiap beranak induk kucing itu melahirkan 3 hingga 4 ekor anak kucing. Baru kali ini kucing kesayangannya itu menunjukkan keanehan dengan melahirkan anak ayam. Jumani sendiri emoh menjual anak ayam yang diyakini lahir dari anak kucing piaraannya. Dia akan memeliharanya hingga anak ayam itu menjadi dewasa.

Selasa, 22 Januari 2013

Video Mesum Sepasang Remaja Hebohkan Banyuwangi





BANYUWANGI -Lagi dan lagi. Kasus video mesum melibatkan remaja di Indonesia seolah tak kunjung usai. Kali ini video adegan tidak senonoh itu menyebar dan beredar di Banyuwangi. Pelakunya sepasang remaja yang tengah berhubungan layaknya pasangan suami istri di sebuah kamar mandi.

Video berjudul 'SKP' itu menyebar melalui fasilitas bluetooth dari HP satu ke HP lainnya. Video berformat 3gp ini menyebar sepekan terakhir di kawasan Banyuwangi. Khususnya Kecamatan Srono. Judul 'SKP' diduga kode tempat tinggal pelaku berasal.

Di dalam video nampak remaja putra dan putri yang sedang beradegan mesum di sebuah kamar mandi. Di awal pembuka nampak sangat jelas wajah kedua pelaku. Pemeran laki-laki seperti terlihat sibuk meletakan HP di posisi yang pas dalam kondisi on record.

"Wajah keduanya jelas terlihat," kata seorang pemuda asal Kecamatan Srono yang mengaku benama Pradana, pada wartawan.

Adegan demi adegan dilakukan dua remaja ingusan ini. Yang membuat miris. Diakhir video pemeran perempuan tersenyum genit di depan kamera HP. Seolah tak mempunyai beban dengan apa yang baru saja dilakukannya.

Diduga adegan ini dilakukan sepasang kekasih asal Desa Sukopuro, Kecamatan Srono. Informasi menyebutkan pemeran laki-laki tak lain pelajar dari sebuah Madrash Aliyah Negeri. Sedangkan identitas pemeran wanita belum jelas.

Warga berharap polisi segera bisa mengungkap siapa pelaku di dalam video berduras 12 menit 55 detik tersebut. Karena video tidak senonoh itu sudah menyebar dan meresahkan masyarakat.

"Kami minta kepada polisi segera mengungkap dan menangkap pemeran video mesum tersebut," desak Yanto (50), warga Kecamatan Srono.

RM300 bermalam bersama GRO


KUALA LUMPUR - Seorang wanita dipercayai pelayan pelanggan (GRO) yang sedang beraksi ghairah di atas pentas terkedu apabila pusat hiburan di Bandar Manjalara, Kepong, diserbu polis, semalam.

Difahamkan, wanita berkenaan bukan saja memberi hiburan kepada pelanggan yang datang, tetapi sedang berusaha ‘mempromosikan’ dirinya agar dipilih dibawa pulang dengan bayaran serendah RM300.

Serbuan dilakukan sepasukan polis Bahagian Kongsi Gelap, Maksiat dan Perjudian (D7) Ibu Pejabat Polis Kontinjen Kuala Lumpur (IPKKL) kira-kira jam 12 malam itu menahan 13 wanita warga Vietnam berusia antara 21 dan 27 tahun.

Pegawai Turus D7 IPKKL Deputi Superintendan Azman Mohd Isa berkata, selain wanita berkenaan, tiga lelaki warga Myanmar yang memiliki kad Pesuruhjaya Tinggi Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu bagi Pelarian (UNHCR) ditahan kerana bekerja sebagai pelayan.

“Risikan yang dilakukan seminggu lalu tidak menolak pusat hiburan ini ada menjalankan kegiatan pelacuran berdasarkan pergerakan keluar dan masuk wanita warga asing bersama pelanggan.

“Ketika serbuan, ada seorang wanita yang sedang asyik menari ghairah di atas pentas, selain terdapat lebih 50 pelanggan di dalam pusat hiburan ini,” katanya.

Beliau berkata, siasatan lanjut mendapati pusat hiburan yang baru sebulan beroperasi ini tidak memiliki lesen perniagaan yang sah.(metro)

Bank Islam dakwa Azrul Azwar bocor dokumen

Azrul Azwar Ahmad Tajudin

KUALA LUMPUR - Bank Islam Malaysia Berhad hari ini membuat laporan polis kedua terhadap ketua pakar ekonominya yang digantung tugas, Azrul Azwar Ahmad Tajudin kerana mendapat dan membocorkan dokumen sulit bank.

Azrul Azwar menjadi perhatian baru-baru ekoran pandangannya bahawa Pakatan Rakyat (PR) ada kemungkinan menang Pilihan Raya Umum ke-13 (PRU13).

Bank Islam dalam satu kenyataan berkata, laporan polis yang pertama dibuat di Balai Polis Dang Wangi Jumaat lepas.

"Dalam proses siasatan kami tentang pelanggaran peraturan, bank mengesan bukti pelanggaran lain yang mewajarkan kami membuat laporan polis pada Jumaat. 

"Penggantungan tugas adalah akibat tindakan Azrul melanggar dasar dalaman bank, dengan butirannya telah disampaikan kepada beliau dalam surat tunjuk sebab, yang diserahkan kepadanya pada 17 Januari dan selepas siasatan selanjutnya, bank membuat laporan polis yang kedua hari ini," kata kenyataan itu dipetik Bernama hari ini.

Sabtu lalu, Azrul Azwar menegaskan, beliau berpegang kepada analisis yang mencetuskan kontroversi bahawa PR ada kemungkinan boleh menang PRU13, sekali gus membentuk kerajaan pusat.

Azrul Azwar berkata, beliau mengetengahkan pandangannya pada Singapore Regional Outlook Forum tempoh hari secara profesional, jujur dan tanpa memihak mana-mana pihak.

"Saya berpegang kepada analisis saya dan pembentangan saya pada forum (dimaksudkan)," katanya.

Kata Azrul Azwar lagi, beliau menyediakan analisis berdasarkan tiga senario iaitu kemenangan tipis Barisan Nasional (BN), kemenangan tipis PR dan kemenangan besar bagi PR.

PRU13 dijangka akan diadakan Mac ini. Mandat kerajaan pusat berakhir penghujung April.

Sambil menafikan dakwaan sesetengah pihak bahawa beliau ahli PKR, Azrul Azwar berkata, tidak ada alasan munasabah untuk mengambil tindakan disiplin ke atas dirinya.(sh)

Budak lelaki maut dihempap TV


ALOR SETAR – Sebuah keluarga tidak menyangka keseronokan selepas pulang daripada makan malam berakhir tragedi apabila anak tunggal mereka maut akibat dihempap sebuah televisyen bersaiz 29 inci di Kampung Masjid Lama, Telok Chengai di sini kelmarin

Dalam kejadian pukul 10 malam itu, Muhammad Luqhman Hakim Lazzuan, 2, mati sebaik tiba di sebuah hospital swasta di sini kerana mengalami kecederaan parah di kepala dan dada.

Bapa mangsa, Lazzuan Ishak, 37, berkata, semasa kejadian dia sedang mandi, isterinya, Waida Kasim, 27, bersolat Isyak manakala mangsa menonton televisyen sambil bermain-main berhampiran rak televisyen di ruang tamu rumah sejurus pulang daripada makan.

Ketinggian rak tersebut kira-kira satu meter.

“Sebelum mandi saya menemani Luqhman sementara menunggu isteri solat namun disebabkan berasa panas saya pergi mandi dengan meninggalkan anak saya diperhatikan oleh neneknya,” kata Lazzuan ketika ditemui di sini semalam.(kosmo)

Khamis, 17 Januari 2013

Gadis Tuna Rungu Diperkosa Kakek-kakek Hingga Hamil 4 Bulan


SUMENEP - Sungguh naas nasib SIL (19). Gadis tuna rungu ini hamil 4 bulan setelah diperkosa M. Irfan (55), pria yang lebih pantas menjadi kakeknya. Ironisnya lagi, polisi abai terhadap kasus ini dengan alasan yang dibuat-buat.

Keluarga korban memang sudah melaporkan kasus ini ke polisi dengan nomor laporan TBL/418/XII/2012/JATIM/RES SMP. Tetapi polisi sepertinya tak berniat melanjutkan kasus ini. Selain penyelidikannya yang tidak jelas, polisi juga tak menahan Irfan.

Alasannya, Irfan tak mengakui perbuatannya dan korban tak bisa dimintai keterangan karena tak bisa bicara. Polisi berdalih pemeriksaan akan dilanjutkan dengan menunggu hasil tes DNA setelah anak korban lahir.

"Kita tunggu hasil tes DNA nya saja nanti setelah lahir," kata Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Edy Purwanto saat dihubungi Selasa (15/1/2013).

Menurut keluarga korban, kasus pemerkosaan itu sebenarnya sudah terjadi pada Agustus tahun lalu. Namun keluarga korban baru mengetahuinya 2 bulan setelahnya atau bulan Oktober. Kasus itu terungkap saat korban sakit selama beberapa hari.

"keponakan saya saat itu tak mau makan. Dia muntah-muntah terus. Saat dibawa ke dokter, diketahui kalau keponkaan saya hamil," kata paman korban, Abdul Wahid.

Mengetahui kabar itu, keluarga korban tentu saja terpukul. Sekaan tak percaya, korban disuruh menjalani tes hamil lagi. Dan hasilnya, anak pasangan Isman dan Sri Atwiyani itu memang positif hamil.

Untuk mengetahui siapa yang telah berbuat tak senonoh pada anaknya, orang tua korban berusaha mengorek keterangan dari anaknya. Namun usaha itu tak berbuahkan hasil karena korban tak bisa berbicara.

Orang tua korban kemudian berinisiatif menunjukkan beberapa buah foto. Saat diperlihatkan foto Irfan, korban mengangguk. Sekali lagi keluarga korban terpukul melihat kenyataan itu. Irfan tak lain masihlah kerabat keluarga korban.

Saat didatangi dan ditanyakan, Irfan mengelak. Kakek 4 cucu itu tak mengakui perbuatannya meski dipaksa keluarga korban. Penolakan itu membuat keluarga korban sempat ribut dengan Irfan. Karena Irfan tak juga mengaku, keluarga korban membawa kasus itu ke polisi.

Saya yakin anak saya tidak mungkin berbohong," Sri Atwiyani, ibu korban.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular