Nuffnang Ads
SAJIAN KAMI
BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..
Isnin, 14 Januari 2013
Serahkan Tugas Sekolah, Siswi Diperkosa Guru
KOLAKA, -- Oknum guru di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kolaka, Sulawesi Tenggara dilaporkan ke polisi oleh siswinya, sebut saja Mawar (16). Guru honorer berinisial AH ini dilaporkan karena diduga memperkosa Mawar.
Hal ini dibenarkan oleh Kasat Serse Polres Kolaka, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agung Basuki kepada wartawan di ruang kerjanya, Agung, menjelakan, peristiwa tersebut terjadi belum lama ini. AH yang mendomisili di Jalan Pemuda itu diduga memperkosa Mawar pada Juni 2012.
Menurutnya, pelaku diduga memperkosa siswinya saat hendak menyerahkan tugas sekolah di rumah pelaku. Awalnya, korban disuruh menyelesaikan tugas di sekolah, namun hingga jam belajar usai, tugas tersebut belum rampung. Akhirnya, AH memberikan toleransi kepada korban mengerjakan tugas di rumah korban.
"Setelah selesai, korban bingung mau antarkan kemana tugasnya. Oknum guru ini menyuruh korban langsung membawa tugas itu ke rumah pelaku. Setelah korban tiba, ternyata AH sudah berada di kamar. AH menyuruh korban untuk masuk ke kamar dan korban pun masuk," ungkap AKP Agung Basuki, Kasat Serse Polres Kolaka, Kamis (10/01/2013).
Agung melanjutkan, saat berada di kamar, AH malah merayu korban agar mau melayani nafsunya. Awalnya, korban berontak, namun bisa dilumpuhkan oleh pelaku hingga akhirnya korban pun pasrah diperkosa gurunya sendiri.
Kata Agung, saat ini AH masih dalam proses pemangggilan untuk dimintai keterangan. "Jika memang nantinya terbukti, maka perbuatannya masuk dalam pencabulan anak di bawah umur. AH dijerat Pasal 81 Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun," tutupnya.
Sabtu, 12 Januari 2013
Siswi hendak ke Sekolah Disetubuhi Tetangga
SITUBONDO - Pelecehan seksual kembali terjadi di Situbondo. Kali ini dilakukan seorang pria berinisial AW (43) warga Kecamatan Panji.
Akibat perbuatannya itu, pelaku yang masih bertetanga ini dilaporkan ke Polres Situbondo oleh orang tua korban.
Peristiwa memalukan itu terjadi, pada saat Bunga (6) sedang bersiap berangkat ke sekolahnya. Melihat kondisi rumah korban sepi, pelaku langsung menggagahi korban yang diketahui masih bocah tersebut.
Terungkapnya aksi bejat AW itu, berawal dari pengakuan korban kepada keduanya orangtuanya. Mendengar penuturan anaknya yang polos itu, kedua orang korban tidak terima dan langsung melapor ka Mapolres Situbondo.
Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan tersebut. Untuk membuktikan laporana itu, korban dibawa ke rumah sakit untuk diviusm.
“Jika terbukati, maka kita akan tindak lanjuti dan diproses sesuai hukum,” tegas AKP Wahyudi.
Akibat perbuatannya itu, pelaku yang masih bertetanga ini dilaporkan ke Polres Situbondo oleh orang tua korban.
Peristiwa memalukan itu terjadi, pada saat Bunga (6) sedang bersiap berangkat ke sekolahnya. Melihat kondisi rumah korban sepi, pelaku langsung menggagahi korban yang diketahui masih bocah tersebut.
Terungkapnya aksi bejat AW itu, berawal dari pengakuan korban kepada keduanya orangtuanya. Mendengar penuturan anaknya yang polos itu, kedua orang korban tidak terima dan langsung melapor ka Mapolres Situbondo.
Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan tersebut. Untuk membuktikan laporana itu, korban dibawa ke rumah sakit untuk diviusm.
“Jika terbukati, maka kita akan tindak lanjuti dan diproses sesuai hukum,” tegas AKP Wahyudi.
Lapor jika artis diminta habuan seks
KUALA LUMPUR - Persatuan Seniman Malaysia (Seniman) menggesa penggiat seni tanah air yang berdaftar di bawahnya supaya segera melaporkan kepada mereka sekiranya pernah diminta habuan seks untuk tindakan termasuk disenaraihitamkan.
Presidennya, Zed Zaidi berkata, mereka yang menjadi mangsa kepada tindakan tidak bermoral segelintir pengarah ataupun penerbit drama dan filem itu perlu memberanikan diri untuk tampil melaporkan kes seumpama itu.
Menurutnya, mangsa boleh melaporkan kes kepada Biro Aduan dan Perundangan Seniman supaya tindakan selanjutnya dapat diambil.
"Apabila sudah ada laporan, Seniman akan merujuk kepada Persatuan Pengarah Filem Malaysia (FDAM) dan Persatuan Penerbit Filem Malaysia (PFM) bagi menentukan sama ada terdapat ahli mereka yang terlibat.
"Seniman, FDAM dan PFM akan membuat satu tindakan bersama dengan menulis surat kepada Perbadanan Kemajuan Filem Nasional Malaysia (Finas) dan semua stesen televisyen tanah air mengenai tingkah laku buruk penerbit dan pengarah berkenaan untuk disenaraihitamkan," katanya ketika dihubungi
semalam.
Zed mengulas dakwaan seorang artis baharu, Zeehan Husin bahawa dia pernah diminta menjadi teman tidur seorang pengarah drama terkenal jika mahu mendapat watak utama.
Zeehan, 30, memberitahu, perangai jelik pengarah itu diketahui oleh kru produksi drama di bawah arahan lelaki tersebut.
Menurut Zed, Seniman memerlukan kerjasama semua pihak untuk membendung masalah tersebut yang telah berlarutan begitu lama walaupun hanya melibatkan segelintir pihak.
"Mangsa tidak perlu takut untuk membuat laporan walaupun diugut kehilangan watak yang dibawa mereka," jelasnya.(kosmo)
Presidennya, Zed Zaidi berkata, mereka yang menjadi mangsa kepada tindakan tidak bermoral segelintir pengarah ataupun penerbit drama dan filem itu perlu memberanikan diri untuk tampil melaporkan kes seumpama itu.
Menurutnya, mangsa boleh melaporkan kes kepada Biro Aduan dan Perundangan Seniman supaya tindakan selanjutnya dapat diambil.
"Apabila sudah ada laporan, Seniman akan merujuk kepada Persatuan Pengarah Filem Malaysia (FDAM) dan Persatuan Penerbit Filem Malaysia (PFM) bagi menentukan sama ada terdapat ahli mereka yang terlibat.
"Seniman, FDAM dan PFM akan membuat satu tindakan bersama dengan menulis surat kepada Perbadanan Kemajuan Filem Nasional Malaysia (Finas) dan semua stesen televisyen tanah air mengenai tingkah laku buruk penerbit dan pengarah berkenaan untuk disenaraihitamkan," katanya ketika dihubungi
semalam.
Zed mengulas dakwaan seorang artis baharu, Zeehan Husin bahawa dia pernah diminta menjadi teman tidur seorang pengarah drama terkenal jika mahu mendapat watak utama.
Zeehan, 30, memberitahu, perangai jelik pengarah itu diketahui oleh kru produksi drama di bawah arahan lelaki tersebut.
Menurut Zed, Seniman memerlukan kerjasama semua pihak untuk membendung masalah tersebut yang telah berlarutan begitu lama walaupun hanya melibatkan segelintir pihak.
"Mangsa tidak perlu takut untuk membuat laporan walaupun diugut kehilangan watak yang dibawa mereka," jelasnya.(kosmo)
Guru Ngaji Culik siswi Selama 2 Bulan
BANGKALAN - Drama penculikan siswi MTs Bangkalan berakhir di sebuah rombong sate di Kota Bogor. Setelah jajaran Reskrim Polres Bangkalan membekuk pelaku Basuni (38), Minggu (6/1/2013) malam.
Basuni yang tak lain adalah tetangga sekaligus suami guru ngaji korban HA (16), warga Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan.
Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Mukhamad Lutfi melalui Kepala Unit Reserse Mobil (kanitresmob) Ipda Ismail menjelaskan, Basuni ditangkap saat berjualan sate bersama korban yang dibawa lari dua bulan.
"Keduanya (pelaku dan korban) masih bertetangga. Ternyata mereka ada di Bogor jualan sate," ungkap Ipda Ismail, Senin (7/1/2013).
Sejak HA menghilang sepulang dari sekolahnya, 16 Nopember 2012, orang tuanya kehilangan kontak. Bahkan, mereka mencari HA ke semua sanak keluarga. Tapi hasilnya nihil. Sementara nomor handphone korban sudah tidak bisa dihubungi. "Akhirnya orang tua korban melaporkan kejadian ini," tuturnya.
Keberadaan HA akhirnya terendus setelah seminggu lalu, korban menghubungi salah seorang teman sekolahnya. Di situlah, HA diketahui berada di Kota Bogor. "Kami langsung bergerak ke Bogor didampingi kedua orang tuanya," paparnya.
Tiba di tempat yang dituju, petugas masih mengalami sedikit kendala. Pasalnya, orang tua korban belum yakin HA berjualan sate bersama Basuni.
"Awalnya orang tua korban tidak yakin, namun setelah mondar mandir di depan rombong sate pelaku, akhirnya yakin. Langsung kami tangkap pelaku dan korban," kata polisi asal Kabupaten Sumenep itu.
Penangkapan Basuni, lanjutnya, sempat mendapat 'perlawanan' dari korban. HA keberatan dan menangis ketika Basuni diamankan petugas. "Korban tidak mau dipisah dengan pelaku," ujarnya.
Petualangan Basuni pun berakhir. Ia kini sedang diperiksa di ruang unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bangkalan. Sedangkan korban langsung dikembalikan pada keluarganya.
Akibat perbuatan membawa lari seorang gadis tanpa seizin orang tua, Basuni akan dijerat dengan pasal 332 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
Sementara itu, pendamping korban dari Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Eka Rusmiyati mengatakan, masih berusaha melihat kondisi psikologis korban.
"Jika memang korban mengalami gangguan psikologis, maka kami akan berkordinasi dengan PPT Jawa Timur," terangnya.
Ia menambahkan, belum bisa mengambil kesimpulan apakah HA diperkosa atau tidak dalam rentang waktu dua bulan.
"Tapi kemungkinan besar sudah sering selama dua bulan itu," pungkas Eka Rusmiyati.
Khamis, 10 Januari 2013
Begini Cara Remaja Putus Sekolah Membuktikan Cinta ke Pacarnya
MAUMERE - Nikolaus Mister Elias (18), pria putus sekolah, menyetubuhi pacarnya, Kembang hingga hamil dua bulan.
Akibat perbuatan Elias, keluarga Kembang marah, lalu mengadukan Elias ke Polres Sikka, lalu. Polisi kemudian menahan Elias di sel Mapolres Sikka, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Namun, Elias mengaku sudah siap bertanggung jawab dan menikahi pacarnya, agar sama-sama merawat janin di kandungan Kembang.
"Saya mau bertanggung jawab atas perbuatan saya. Namun, keluarga Kembang tidak terima. Tidak apa-apa saya masuk penjara, yang penting Kembang jaga anak saya, atau bawa anak saya itu ke penjara, biar saya yang jaga dia," tutur Elias, saat ditemui Pos Kupang di Mapolres Sikka, Selasa (8/1/2013) siang.
Elias mengaku sudah memiliki pekerjaan sebagai tukang ojek di Pasar Alok, dan siap memenuhi kebutuhan Kembang.
Namun, Elias pasrah karena keluarga Kembang tidak terima, lantaran Kembang yang sedang bersekolah di salah satu SMK untuk menjadi perawat, gagal menggapai cita-citanya.
"Kembang mau jadi perawat dan tinggal di asrama. Saya sudah tidur dengan Kembang sejak November 2012, di kos saya di Kota Uneng. Pada Desember 2012, saya juga tidur dengan dia. Saya memang sudah berbuat, sampai Kembang sekarang hamil dua bulan karena hubungan kami," ungkap Elias.
Ketika keluarga Kembang mengetahui kehamilan itu, papar Elias, Kembang sempat kabur ke rumahnya di Desa Poma, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, tapi paman Kembang tidak terima, lalu melapor ke polisi.
"Saya ditangkap dan ditahan, Jumat (4/1/2013). Saya dan Kembang satu kampung dan satu desa. Kami berdua pacaran dan suka sama suka. Waktu kami berhubungan di kos saya, hanya ingin membuktikan cinta saya kepada Kembang. Itu saja. Saya mau bertanggung jawab, tapi keluarga tidak mau," papar Elias.
Disekap Empat Bulan dan Dipaksa Layani Nafsu Bejat
BATURAJA - Setelah berhasil melarikan diri dari sekapan ME (41), NA (18) melapor ke Polres OKU, Sumatera Selatan, Selasa (8/1/2013).
Di hadapan petugas, NA mengaku disekap ME sejak Agustus 2012, dan dibawa ke Lampung. Selama disekap, NA dipaksa melayani nafsu bejat ME.
NA menceritakan, peristiwa nahas menimpanya pada pertengahan Agustus 2012. Saat itu, korban main ke rumah keluarganya di Desa Penyandingan, Kecamatan Sosohbuayrayap, OKU. Rupanya, ME juga sedang berada di desa yang sama.
"Waktu itu ME menghubungi saya, dan mengajak bertemu di Jalan Raya Desa Penyandingan. Di sana, kami sempat ngobrol, tapi tidak lama dia memaksa saya agar ikut dengannya ke satu tempat," jelas NA kepada wartawan.
Menurut NA, ia dan ME sudah saling kenal sejak empat tahun lalu, meski baru tiga kali bertemu. Perkenalan antara mereka juga bermula dari telepon.
NA menegaskan tidak ada hubungan khusus (hubungan asmara), dengan pria yang usianya terpaut jauh dari usianya.
"Saya tidak menyangka dia sudah memiliki nilai jahat. Awalnya saya mengira hanya akan diajak jalan-jalan di sekitar desa. Namun, rupanya dia langsung tancap gas membawa saya ke Lampung," papar NA.
Begitu sadar dan merasa aneh dengan sikap ME, NA mengaku sempat protes dan minta diantar pulang ke Desa Penyandingan.
Namun, ME malah mengancam akan membunuh, bila tidak menurut dan mau ikut dengannya.
Mendengar ancaman mau dibunuh, korban jadi takut dan akhirnya duduk diam di boncengan sepeda motor ME, yang awalnya berpura-pura akan mengucapkan selamat kepada korban. Padahal, NA akan menikah dengan pria lain.
"Sudah sering saya mencoba melarikan diri dari sekapannya, tapi selalu gagal," tutur NA.
Kapolres OKU AKBP Azis Saputra melaui Paur Subbag Humas Aiptu I Wayan Sudahana mengatakan, kasus ini sedang dalam penyidikan.
Rabu, 9 Januari 2013
Siswi SMP Syok Akibat Disetubuhi Empat Kali
MALANG - Puspa (14), nama samaran, mengalami syok berat setelah diperkosa empat kali oleh WD (33), tetangganya.
Kapolsek Ngajum AKP Sri Sugeng Waskito mengatakan, remaja asal Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jawa Timur, melapor ke Mapolsek Ngajum, Sabtu (5/1/2013) siang.
Siswi SMP melapor diantar ibunya. Dalam laporannya, mereka menyebutkan Puspa disetubuhi WD sejak tiga bulan silam.
“Korban sudah kami antarkan ke unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Polres Malang. Tapi, karena kondisinya masih sangat tertekan, korban belum bisa memberi banyak keterangan. Bahkan, saat kami tanya di polsek, dia juga kebanyakan diam tak menjawab,” tutur Sugeng.
Dari penyelidikan sementara, Puspa dipaksa melayani nafsu WD saat korban sendirian di rumah. Ibunya yang telah bercerai hanya sesekali menengoknya, karena bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Kota Malang. Sedangkan ayah Puspa, bekerja sebagai tukang kayu di Dusun Mboro.
“Menurut pengakuan korban, tindakan pelaku dilakukan setiap kali mabuk. Kejadian ini terungkap, saat ibunya menengok anaknya dan mendapati celana korban terus menerus basah. Setelah didesak, korban mengaku ke ibunya telah disetubuhi pelaku,” jelas Sugeng.
Begitu mendapat laporan, jajaran unit Reskrim Polsek Ngajum langsung menangkap WD, saat sedang menunggu istrinya melahirkan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
"Tersangka mengakui perbuatannya, tapi katanya cuma dua kali. Sekarang penyidikannya kami limpahkan ke unit PPA,” ucapnya
Kapolsek Ngajum AKP Sri Sugeng Waskito mengatakan, remaja asal Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jawa Timur, melapor ke Mapolsek Ngajum, Sabtu (5/1/2013) siang.
Siswi SMP melapor diantar ibunya. Dalam laporannya, mereka menyebutkan Puspa disetubuhi WD sejak tiga bulan silam.
“Korban sudah kami antarkan ke unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Polres Malang. Tapi, karena kondisinya masih sangat tertekan, korban belum bisa memberi banyak keterangan. Bahkan, saat kami tanya di polsek, dia juga kebanyakan diam tak menjawab,” tutur Sugeng.
Dari penyelidikan sementara, Puspa dipaksa melayani nafsu WD saat korban sendirian di rumah. Ibunya yang telah bercerai hanya sesekali menengoknya, karena bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Kota Malang. Sedangkan ayah Puspa, bekerja sebagai tukang kayu di Dusun Mboro.
“Menurut pengakuan korban, tindakan pelaku dilakukan setiap kali mabuk. Kejadian ini terungkap, saat ibunya menengok anaknya dan mendapati celana korban terus menerus basah. Setelah didesak, korban mengaku ke ibunya telah disetubuhi pelaku,” jelas Sugeng.
Begitu mendapat laporan, jajaran unit Reskrim Polsek Ngajum langsung menangkap WD, saat sedang menunggu istrinya melahirkan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
"Tersangka mengakui perbuatannya, tapi katanya cuma dua kali. Sekarang penyidikannya kami limpahkan ke unit PPA,” ucapnya
Langgan:
Catatan (Atom)
PENCARIAN DIBLOG INI
Arkib Blog
Pengikut
Ads
Catatan Popular
-
JAKARTA - Angka 13 kerap kali dikaitkan dengan sebuah kesialan. Paling tidak itu yang dialami seorang siswi SMK. Dirinya diperkosa 13 pe...
-
Foto ini beredaran di internet. JAKARTA - Beberapa waktu lalu, pedangdut Siti Badriah diterpa isu foto syur. Foto bugil wanita mirip ...
-
LAMPUNG - Perbuatan tidak senonoh semacam ini patut dijadikan pembelajaran penting bagi orangtua dan guru di sekolah. Bagaimana tidak,...
-
INDRALAYA - Sum saat ditemui wartawan di SPK Polres OI mengaku sebelum digerebek warga, malam itu memang melakukan hubungan badan satu kali...
-
JAKARTA - Penampilan Anang dan Ashanty di Dahsyat, Minggu (8-1) kemarin menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Pasalnya, pakaian yang di...
-
JAKARTA - Model dan aktris Baby Margaretha mengaku diintai kamera saat buang air kecil di toilet sebuah restoran. Tapi Baby tahu siapa pe...
-
SAMPIT, (Kalteng) - Pemain video syur berdurasi 3 menit 59 detik terungkap. sang wanita memang benar siswa SMAN 1 Sampit dan telah dilkelu...
-
PEKALONGAN - Sepasang pelajar SMA di Pekalongan, Jawa Tengah tertangkap basah tengah berbuat mesum didalam bilik warnet. Petugas yang meng...
-
MANOKWARI - Jaksa Penuntut Umum (JPU),Lan Woretma,SH menuntut terdakwa bersial M (14 tahun) selama 3 tahun penjara dan denda Rp 30 juta sub...
-
MEDAN - Akhir pekan kemarin, warga Kota Medan digegerkan beredarnya foto mesum mirip seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dise...







