
Liputan6.com, Lombok Barat: Dengan menggunakan batu, balok kayu, dan linggis, ratusan warga Desa Gegerung, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, merusak sedikitnya 22 unit rumah di Komplek Perumahan Ketapang, Jumat (26/11). Menurut warga, diduga rumah-rumah itu malah jemaah Ahmadiyah.
Warga bergerak cepat dan terkonsentrasi di beberapa tempat. hal itu membuat ratusan polisi yang berjaga di lokasi kejadian tak mampu mencegah aksi itu. Polisi hanya bisa membujuk warga agar meninggalkan lokasi.
Menurut Kepala Kepolisian Resor Lombok Barat AKBP Agus Supriyanto, aksi itu masih diselidiki polisi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.