
MANADO - Diduga pelaku pemerkosaan anak tiri masih keliran, membuat Neny Rahmawati Direktur Lembaga Bantuan Hukum Anak Manado berang.
Wanita ini mendesak pihak Polresta Manado segera menangkap pelaku pemerkosa. Neny mengaku sedih sekaligus berang, setelah bertemu dengan korban pemerkosaan, berinisial Ft (13) usai pemeriksaan lanjutan di ruang penyidik unit Perlindungan perempuang dan anak (PPA)
"Kasihan dia (korban), tadi saya sudah bicara, dan siap untuk melakukan pendampingan hukum," tuturnya di markas Polresta.
Kata Neny, informasi yang diungkapkan keluarga korban, tersangka masih keliaran di satu wilayah di Manado "Tak perlu dipanggil, langsung diamankan dulu, karena sudah menyangkut perlindungan anak, apalagi disertai kekerasan dan pengancaman," ungkap Neny.