JAKARTA - Acara open house yang digelar Presiden SBY di Istana Negara sudah ditutup. Ratusan warga yang belum sempat masuk antrean untuk bisa bersalaman dengan SBY terpaksa gigit jari.
Melalui mobil penerangan dari Polres Jakarta Pusat, polisi memberitahu jika acara open house Presiden sudah berakhir.
"Acara open house sudah ditutup, silakan kembali ke rumah masing-masing," bunyi pengumuman tersebut di Gedung Sekretariat Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2011).
Pengumuman itu pun membuat ratusan warga yang belum sempat masuk menjadi kecewa. Sedangkan gelombang warga justru terus bertambah seiiring berjalannya waktu. Sebagian besar mereka datang bersama keluarga. Pakaian yang dipakai pun beragam.
"Kecewalah, saya padahal mau salaman sama Presiden," kata Ibu Suharti dari Cibubur yang datang bersama tiga orang anaknya.
Suharti mengaku berangkat dari Cibubur sekitar pukul 13.00 WIB. "Sampai di sini pukul 15.00 WIB karena nyasar naik busway," keluhnya.
Sebelumnya, warga memilih langsung menuju ke kantor Sekretariat Negara untuk bisa masuk Istana. Padahal polisi sudah mempersiapkan skenario, warga yang akan masuh Istana, akan diantar dengan bus dari Monas.
Skenario itu diberlakukan supaya antrean masuk ke Istana bisa lebih teratur. Namun membludaknya jumlah warga tak lagi bisa tertahan.
Sementara itu, warga yang sudah keburu masuk ke dalam, akan tetap diperbolehkan bersalaman dengan Presiden dan keluarga. Namun terlebih dahulu mereka semua akan melalui pemeriksaan ketat dari Paspampres.