Nuffnang Ads
SAJIAN KAMI
BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..
Khamis, 6 November 2014
Bapa hamili anak gadisnya, lahir 2 bayi
KUALA TERENGGANU - Seorang nelayan tidak layak digelar bapa apabila sanggup bertindak di luar kewarasan dengan merogol anak gadisnya sendiri sehingga melahirkan dua orang anak, yang kini masing-masing berusia empat tahun dan dua bulan.
Semalam, di Mahkamah Sesyen berasingan, dia yang berusia 49 tahun itu mengaku salah atas dua pertuduhan merogol mangsa, yang merupakan anak kedua daripada sembilan beradik.
Bagi pertuduhan pertama di Mahkamah Sesyen 2, dia yang beralamat di Marang, mengaku salah merogol mangsa yang ketika itu baru berusia 14 tahun sebulan.
Dia mengaku salah di hadapan Hakim Murtazadi Amran melakukan perbuatan terkutuk itu di dalam semak di belakang sebuah sekolah di Marang, antara jam 1 petang dan 6 petang, pada September 2009.
Mengikut pertuduhan kedua pula di Mahkamah Sesyen 3 di hadapan Hakim Mohd Azhar Othman pula, dia mengaku salah mengulangi perbuatan sama ke atas mangsa di lokasi dan waktu yang sama, pada Disember 2013 yang mana ketika itu mangsa berusia 18 tahun.
Dengan itu, dia mengaku salah melakukan perbuatan yang merupakan satu kesalahan mengikut Seksyen 376 (3) Kanun Keseksaan yang memperuntukkan hukuman penjara tidak kurang lapan tahun dan maksimum 30 tahun dan boleh dikenakan sebatan tidak kurang 10 sebatan, jika disabitkan kesalahan.
Bagaimanapun, kedua-dua hakim menetapkan 8 Disember depan sebagai tarikh sebutan semula bagi hukuman sementara menunggu laporan lengkap ujian DNA. Bagaimanapun, sebarang jaminan tidak ditawarkan.
Pendakwaan dikendalikan timbalan pendakwa raya, Nazlyza Mohamad Nazri.(SH)
Selasa, 4 November 2014
She Dihamili ditinggal kekasih
PALEMBANG - Para wanita harusnya lebih selektif dalam memilih pasangan, karena berbagai modus seringkali dilakukan pria hidung belakang agar dapat melancarkan niatnya untuk menikmati tubuh sang wanita pujaan.
Dengan modal rayuan gombal, yang mengatakan akan bertanggung jawab, menjadi senjata ampuh yang membuat wanita biasanya terbuai, namun setelah kehormatannya direnggut malah ditinggalkan begitu saja.
Seperti apa yang dialami She (Shela 17) yang ditinggalkan begitu saja oleh sang pacar, Rio Ferlanda (24) warga Jalan Talang Keranggo Kelurahan Makrayu Kecamatan IB I, Palembang ini harus dilaporkan ke Polresta Palembang karena enggan bertanggung jawab atas perbuatannya yang telah menghamili korban hingga saat ini janinnya telah berusia 4 Bulan.
Dengan tubuh sedikit lemas, She mendatangi Sentara Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang ditemani Ibunya An (Anita) (41) tahun warga Gang Danau No 36 RT 12 RW 04 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Kepada Petugas She menuturkan kejadian yang dialaminya bermula pada hari Minggu Tanggal (11/05), lalu sekitar pukul 20.00, Rio menjemput korban SL dan mengajak ke rumahnya.
"Saya dijemput dan diajak kerumahnya, begitu sampai di rumah, saya diajak berhubungan badan layaknya suami istri. Dia merayu dan bilang kalau sampai ada apa-apa (Hamil) dirinya akan bertanggung jawab dengan menikahi.
Sejak saat itu beberapa kali melakukan hubungan badan tersebut sampai terakhir pada (11/7) lalu saya hamil,"katanya kepada petugas SPKT Polresta Palembang.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi terkait laporan korban mengatakan, laporan korban sudah diterima pihak, guna penyelidikan lebih lanjut,"
Laporan sudah kita terima, dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palembang, " Ungkap Suryadi.
Gadis enam tahun derita akibat dimasuki penyepit rambut dalam kemaluan
Sepit rambut yang ditemui di dalam kemaluan mangsa.
ALOR GAJAH - Malang buat seorang kanak-kanak perempuan berusia enam tahun apabila terpaksa menanggung derita hampir sebulan selepas kemaluannya berair dan bernanah akibat dimasuki penyepit rambut.
Kejadian disedari ibu mangsa yang berusia 35 tahun apabila mendapati anak tunggalnya mengadu sakit setiap kali hendak membuang air kecil dan dibawa ke Hospital Alor Gajah, di sini, untuk mendapatkan rawatan sebelum dirujuk ke Hospital Melaka untuk tindakan lanjut.
Pemeriksaan perubatan dilakukan di Hospital Melaka, Jumaat lalu, merungkai permasalahan itu apabila menemui satu penyepit rambut di dalam kemaluan kanak-kanak terbabit.
Ketua Polis Daerah Alor Gajah Superintendan Muhammad Ismail Muhammad Yusuf berkata, kejadian dipercayai berlaku hampir sebulan lalu apabila ibu mangsa yang bekerja sendiri mendapati kemaluan anaknya kerap berair.
Menurutnya, tidak sedap hati dengan perkara itu, ibu mangsa membawa anaknya ke Hospital Alor Gajah untuk mendapatkan rawatan, namun pihak hospital tidak menemui sebarang penyakit pelik yang mencurigakan.(Metro)
Ahad, 2 November 2014
Anak SD Digilir Ayah Kandung dan Guru Agamanya Hingga Hamil
SURABAYA – Selain dilakukan oleh ayahnya, pelecehan terhadap NN (inisial), siswa Sekolah Dasar (SD), ternyata guru agama sekolahnya.
Informasi yang diterima Surya Online, saat ini guru tersebut sudah diamankan Polrestabes Tanjung Perak, Surabaya bersama ayah kandung NN.
Yoris Misa Lato, pendamping NN dari Yayasan Embun Surabaya tidak membantah kabar penangkapan tersebut. “Iya benar, saat ini dia masih diamankan di polres,”kata Yoris saat dikonfirmasi pada Senin sore (27/10/2014).
Yoris menjelaskan, atas penuturan NN, pelaku pelecehan ada dua yakni ayah kandung dan guru agamanya. Sejauhmana pelecehan yang dilakukan guru tersebut, Yoris enggan mengungkapkan.
“Karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, jadi lebih baik dikonfirmasi ke polisi dulu,”katanya.
Kabar penangkapan kedua terduga pelaku itu sudah didengar NN, dan dia mengaku lega sekaligus senang kabar itu.
“Dia sekarang sudah tenang dan mulai ceria. Bahkan kemarin dia sempat merayakan ulang tahun dan jalan-jalan. Dia seperti menemukan keluarga lagi di sini,”kata Yoris.
Saya dan Ruhut Pernah Dibuat Foto Telanjang, Kami Tak Adukan- Ramadhan
Muhamad Arsyad (23) tukang tusuk sate yang ditangkap polisi karena menghina Jokowi.
JAKARTA - Presiden Joko Widodo dinilai tidak perlu menganggap serius soal penghinaan yang dilakukan Muhammad Arsyad (23) alias Imen di jejaring sosial, Facebook.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, mengatakan sebagai pejabat negara, Jokowi harusnya menghentikan penangkapan Imen itu.
"Ramadhan Pohan bersama Ruhut Sitompul juga pernah dibikin jadi bayi, telanjang bulat, kepalanya jadi kepala kami. Kami adukan nggak itu yang melakukan? Ya enggak. Kami kan pejabat negara," ujar Pohan di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (1/11/2014).
Lagi pula, lanjut Pohan, harus bisa dibedakan penghinaan yang dilakukan Imen dengan fitnah hukum. Menurut dia, penghinaan yang dilakukan Imen bukan lah orang hebat atau orang berbahaya yang perlu mendapat tanggapan atau perhatian sedikit.
"Ini adalah orang biasa, yang sudah minta maaf, minta ampun, ibunya juga sudah minta maaf, sembah sujud kepada presiden Jokowi dan saya kira udah selesai di sana," kata Pohan.
Kondisi akan berbeda jika Imen melakukan perlawanan dan menentang terus menerus. Oleh karena itu, Pohan mengatakan jika Jokowi tidak mau di-bully, maka jangan menjadi politikus.
"Kalau misalnya Presiden Jokowi itu enggak mau di-bully atau seperti itu ya jangan jadi presiden, (jangan) jadi politisi. Itu menurut saya ya. Karena saya digitukan saya biasa saja," tukas Pohan.
Khamis, 30 Oktober 2014
Diancam Tak Naik Kelas, 20 Siswa SMP Dicabuli Guru
AMBON - Oknum guru olah raga berinisial JL, tersangka pencabulan terhadap 20 siswanya di salah satu SMP di Kabupaten Maluku Tenggara, mengaku terlebih dahulu mengancam para korbannya sebelum mencabuli mereka.
“Dia mengancam para korbannya tidak akan naik kelas jika tidak menuruti keinginannya," ungkap Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Laurens Ricky Iroth saat dihubungi Kompas.com dari Ambon, Jumat (24/10/2014).
Selain mengancam tidak naik kelas, dari hasil pemeriksaan juga terungkap bahwa para korban pencabulan juga diancam JL tidak akan dinaikkan statusnya di kepramukaan. "Itu ancaman pelaku kepada para korbannya," ujarnya.
JL sendiri telah ditahan aparat Polres Maluku Tenggara setelah dilaporkan oleh 10 korbannya. Diduga, jumlah korban pencabulan oleh pelaku lebih dari 20 orang.
“Saat ini yang baru melaporkan itu sekitar 10 orang. Kami juga menduga ada lebih banyak lagi korban pecabulan yang dilakukan pelaku ini," ungkapnya.
Dia mengatakan, para keluarga korban sangat kesal dengan ulah pelaku. Karena itu, menurut Ricky, mereka berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.
ZALIM: Kaki, tangan diikat pengasuh
SEBERANG PERAI – Demi menyara hidup, seorang ibu terpaksa meninggalkan anak lelakinya yang berusia empat tahun untuk dijaga seorang pengasuh yang juga jirannya sewaktu dia keluar bekerja sejak setahun lalu.
Namun, kepercayaan ibu tunggal yang bekerja kilang itu dibalas dengan perbuatan jahat apabila tangan dan kaki anaknya diikat oleh pengasuh tersebut.
Kejadian disedari wanita itu, Nalita Ahmad, 38, semasa mengunjungi rumah pengasuh itu di Flat Taman Sri Pinang, Butterworth di sini kelmarin.
Sumber polis memberitahu, Nalita pergi ke rumah pengasuh berusia 39 tahun itu yang terletak di tingkat lapan flat berkenaan kira-kira pukul 10 pagi kelmarin selepas mengesyaki sesuatu tidak kena berlaku pada anaknya. Nalita tinggal di tingkat lima di flat yang sama.(Kosmo)
Langgan:
Catatan (Atom)
PENCARIAN DIBLOG INI
Arkib Blog
Pengikut
Ads
Catatan Popular
-
JAKARTA - Angka 13 kerap kali dikaitkan dengan sebuah kesialan. Paling tidak itu yang dialami seorang siswi SMK. Dirinya diperkosa 13 pe...
-
Foto ini beredaran di internet. JAKARTA - Beberapa waktu lalu, pedangdut Siti Badriah diterpa isu foto syur. Foto bugil wanita mirip ...
-
LAMPUNG - Perbuatan tidak senonoh semacam ini patut dijadikan pembelajaran penting bagi orangtua dan guru di sekolah. Bagaimana tidak,...
-
INDRALAYA - Sum saat ditemui wartawan di SPK Polres OI mengaku sebelum digerebek warga, malam itu memang melakukan hubungan badan satu kali...
-
JAKARTA - Penampilan Anang dan Ashanty di Dahsyat, Minggu (8-1) kemarin menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Pasalnya, pakaian yang di...
-
JAKARTA - Model dan aktris Baby Margaretha mengaku diintai kamera saat buang air kecil di toilet sebuah restoran. Tapi Baby tahu siapa pe...
-
SAMPIT, (Kalteng) - Pemain video syur berdurasi 3 menit 59 detik terungkap. sang wanita memang benar siswa SMAN 1 Sampit dan telah dilkelu...
-
PEKALONGAN - Sepasang pelajar SMA di Pekalongan, Jawa Tengah tertangkap basah tengah berbuat mesum didalam bilik warnet. Petugas yang meng...
-
MANOKWARI - Jaksa Penuntut Umum (JPU),Lan Woretma,SH menuntut terdakwa bersial M (14 tahun) selama 3 tahun penjara dan denda Rp 30 juta sub...
-
MEDAN - Akhir pekan kemarin, warga Kota Medan digegerkan beredarnya foto mesum mirip seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dise...







