Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Ahad, 24 Januari 2010

Keluar ulat dari tubuh Pelajar



Liputan6.com, Mamuju: Ummi Darmiati, bocah kelas enam sekolah dasar, hanya bisa terbaring lemas di bangsal Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju, Sulawesi Barat. Ratusan ulat-ulat ganas terus menjalar ke sekujur tubuhnya. Korban bahkan merasakan sakit hingga di dagu, kepala, lengan dan pahanya.

Sejak terserang penyakit aneh ini, menurut Suryani--ibunda Ummi, sang anak dikucilkan dari pergaulan teman-teman sekolahnya. Upaya keluarga mengurangi rasa sakit dengan cara mencopoti ulat-ulat dari tubuh Ummi pun tak membuat populasi ulat di tubuh korban berkurang.

Ummi sudah dua tahun menderita penyakit ini, namun tidak pernah dibawa ke RS untuk dirawat karena faktor ekonomi keluarga. Korban baru dilarikan ke RS sejak lima hari lalu, setelah jatuh pingsan karena kondisi tubuhnya terus melemah.

Anehnya, walaupun sudah lima hari dirawat, pihak RS belum memberitahukan keluarga korban jenis penyakit yang menyerang sang bocah. Salah satu petugas RSUD Mamuju, Tabita, menjelaskan sejak korban tiba di RS langsung dirujuk dokter ke Makassar untuk mendapatkan perawatan maksimal, namun karena alasan biaya keluarga korban menolak.

Lantaran frustrasi, semula korban akan dikembalikan keluarganya ke kampung halamannya di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulbar. Namun ditahan dokter karena alasan bisa membahayakan kesehatan korban. Korban kini dirawat dengan fasilitas dan pengobatan seadanya.

Rabu, 20 Januari 2010

Indonesia Terus Berdendam Dg Malaysia




Forumer di Indonesia mengambil kesempatan mengutuk, memperlekeh dan persenda negara Malaysia seolah-olah berdendam atau melepaskan geram dalam situasi yang sedang berlaku di Malaysia masakini.

Bolehlah ditafsirkan blogger berkenaan mengenepikan arahan atau permintaan Presiden mereka SBY supaya menghindari perasaan buruk sangka bagi menjamin hubungan dua negara yang berjiran ini maju.

" Kita dalam satu rumpun bangsa yang seagama serta adat yang sama seharusnya kita sama-sama memulihara perasaan dan pupuk semangat kejiranan " demikian maksud ucapan SBY semasa mengunjungi Perdana Menteri Malaysia dalam kunjungan kali pertama sebaik sahaja SBY dipilih semula sebagai Presiden.

Apakah forumer Indonesia mahukan dari Malaysia ?? apa anda kalian masih menyimpan perasaan PHD? (perasaan hasat dengki) setelah melihat kejayaan Malaysia? atau setelah ditewaskan dalam perlombaan sepakbola tempuh hari???

Saya yakin, blogger yang terbabit itu pastinya bukan beragama Islam, kerana Islam itu Ad-din dan tiada siapa yang mahukan berlakukan pergolakan yang tidak menyenangkan apa tah lagi mencetuskan permusuhan.

Saya juga dapat melihat blogger dan forumer di Indonesia telah gagal berdebat dalam isu hubungan dua hala (Indonesia vs Malaysia ) sehingga kalangan warga Indonesia membentuk pasukan " BENDERA" (lihat entri saya yang lepas).

Perdebatan Malaysia siap dengan hujuh, fakta serta bukti nyata sementara disebelah pihak lagi gagal berbuat demikian mungkin mereka merasa malu atau terhina apabila tidak dapat membalas perdebatan tersebut menyebabkan mereka kembali bangun membawa isu terkini yang terjadi di Malaysia.

" Ingin saya memperjelaskan, di Malaysia walaupun menghadapi pelbagai isu atau tentangan , namun kami tetap bersatu hati dengan semangat 1Malaysia dan bertolak ansur secara aman."

Sabtu, 16 Januari 2010

Jangan Biarkan Boediono-Sri Mulyani Jadi "Bulan-Bulanan"

(Adnan Buyung Nasution)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (16/1/2010) malam, diingatkan oleh mantan anak buahnya di Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), yaitu Adnan Buyung Nasution, agar tidak membiarkan penyelesaian kasus Bank Century yang mendapat suntikan dana Rp 6,7 triliun berlarut-larut.

Terutama, jangan menjadikan Wakil Presiden Boediono, yang pernah menjadi Gubernur Bank Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang pernah menjadi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta pejabat lainnya di Kementerian Keuangan maupun di Bank Indonesia menjadi "bulan-bulanan" Panitia Khusus DPR tentang Bank Century.

Adnan Buyung justru menyarankan, Presiden Yudhoyono selaku Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara harus berani mengambil alih tanggung jawab atas kasus tersebut.

"Selanjutnya, Presiden harus menyerahkan sepenuhnya penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini sesuai dengan sistem ketatanegaraan yang berdasarkan UUD 1945," tambahnya.

Menurut Adnan, tujuannya, agar pemerintahan dapat berjalan kembali dengan normal dan masyarakat menjadi tenang sehingga tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan dalam penyehatan Bank Century.

"Oleh sebab itu, Presiden harus berani mengambil alih dan memikul tanggung jawab kebijakan bailout Bank Century oleh KSSK sebagai kebijakan pemerintah atau negara jika memang kebijakan itu benar-benar murni dan bersih dilakukan untuk mencegah krisis perbankan dan mengganggu sistem perekonomian," tandas Adnan Buyung.

Disebutkan Adnan Buyung, selain sesuai dengan sistem Konstitusi Indonesia, pengambilalihan tanggung jawab itu juga sebagai pembelajaran untuk mewujudkan masyarakat yang tertib dan berbudaya.

#Admin's;
Cerita Bank Century ini sedang panas diperkatakan disemua peringkat diseluruh Indonesia sehingga sekumpulan pelajar universiti melakukan tujuk perasaan - dikabarkan mereka sedang menggumpul sejumlah pelajar tinggi di seluruh negara itu bersatu untuk tujuan yang sama secara besar-besaran.
Jadi sama-sama kita pandang atau menjadi ikhtibar buat semua warga Malaysia.

Khamis, 14 Januari 2010

Dua buruh Indonesia dipenjara 10 tahun, 10 sebatan kerana miliki ganja


Gambar hiasan; Seorang TKI di Malaysia asal Jombang, Mustakim (35), ditemukan tewas di pinggir hutan Jalan Raya Ponorogo-Solo. Jenazah TKI yang diduga dibunuh itu tiba di rumah duka, Desa Badang, Kecamatan Ngoro, Jombang tahun lalu.


SHAH ALAM- Mahkamah Tinggi di sini hari ini menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun dan 10 sebatan ke atas dua buruh warganegara Indonesia kerana memiliki 0.941 kg ganja di stesen bas di Pelabuhan Klang, dua tahun lepas.

Hakim Datuk Wira Mohtarudin Baki membuat keputusan itu setelah tertuduh, Puasaruddin Pasaribu dan Azhari Jamal, kedua-duanya berumur 36 tahun dan berasal dari Sumatera, Indonesia mengaku bersalah terhadap tuduhan pilihan mengikut Seksyen 6 Akta Dadah Berbahaya 1952 yang boleh dihukum di bawah Seksyen 39A(2) akta sama, yang memperuntukkan hukuman penjara maksimum seumur hidup dan sebatan tidak kurang 10 kali.

Mahkamah memerintahkan kedua-dua tertuduh menjalani hukuman berkuatkuasa dari tarikh mereka ditangkap iaitu pada 9 Jun 2008.

Puasaruddin dan Azhari didakwa memiliki dadah itu di stesen bas di Jalan Persiaran Raja Muda, Pelabuhan Klang, pada pukul 6.15 petang, 9 Jun 2008.

Fakta kes menyebut, Puasaruddin dilihat berada di tepi tandas awam berhadapan stesen bas dalam keadaan mencurigakan dan menyerahkan beg berwarna kuning yang disandang kepada Azhari yang menghampirinya.-Bernama

Rabu, 13 Januari 2010

MUI Jatim Tolak Gelar Gus Dur Bapak Pluralisme



VHRmedia, Surabaya - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menolak pemberian gelar Bapak Pluralisme kepada almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Menurut mereka, makna pluralisme rancu dan berbahaya bagi masyarakat awam.

Ketua MUI Jatim Abdushomad Buchori mengatakan, sikap Gus Dur yang memperjuangkan pluralisme selama ini menimbulkan kontroversi di kalangan umat Islam. Banyak umat Islam menilai Gus Dur mencampuradukkan ajaran agama.

Menurut Abdushomad, sikap Gus Dur mendorong banyak kiai atau ulama diundang untuk berbicara di gereja atau tempat ibadah agama lain. Fenomena itu meresahkan umat dan berpotensi memicu konflik agama di Jawa Timur.

“Di kalangan kiai masih terjadi perdebatan soal makna ini (pluralisme). Apalagi di kalangan umat. Karena itu, kami meminta agar tidak memberikan gelar Bapak Pluralisme kepada Gus Dur,” ujar Abdushomad, Rabu (13/1).

Meski menolak pemberian gelar Bapak Pluralisme, MUI Jatim mendukung pemberian gelar pahlawan nasional untuk Gus Dur. Sebab, sepak terjang Gus Dur dalam memperjuangkan sikap multikultur dan persatuan sangat besar. “Tidak ada alasan untuk menolak Gus Dur sebagai pahlawan nasional,” kata Abdushomad.

Manohara Buka Pekong di Facebook



Manohara Odelia Pinot Isteri kepada Tengku Temenggung Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry Tuanku Ismail Petra, membuka pekong didada dengan dakwaan dia dan keluarganya menghadapi masalah semasa berada di Kelantan.

Manohara menceritakan detik dan peristiwa yang membawanya ke jinjang perkahwinan (pernikahan) serta dengan pujukan Tengku Muhammad Fakhry sehingga membawanya mengerjakan umrah.

Pendedahan itu terpapar pada FaceBook yang didakwa kepunyaan Manohara.

Kalau difikirkan serta dibuat analisa mengenai penulisan tersebut seolah-oleh ada seseorang yang melakukannya persis kempen untuk memburuk-burukan kerabat DiRaja berkenaan.

Ini berbeda sekali jika kita teliti dan menunton di TV Indonesia pelbagai kerenah dan tuduhan didedahkan dalam beberapa acara yang disiarkan secara langsung.

Begitu juga dengan pendedahan memburuk-burukan itu boleh kita lihat diwebsite youtube ?..

Dengan pendedahan itu saya sekali lagi berfikir .. sebagai seorang yang menganut Agama Islam (sudah pun selesai mengerjakan umrah) sanggup mendedahkan pekong didada?
dikhalayak ... apakah sifat-sifat keibuan yang sejati yang ada pada diri Manohara sudah terhakis?...

Seperkara lagi, tidakkah Manohara mengetahui hukum hakam dalam Islam? bahawa seseorang isteri yang engkar menurut perintah suami nescaya tidak masuk syurga?? lupakah pada hukuman seorang isteri yang jatuh nusyus segala amalannya tidak diterima oleh Tuhan??

Pandangan saya ini bukan untuk menyokong pada mana-mana pihak, saya melontarkan pendapat ini dari segi syariat Islam.

" Ingatlah walaupun kita mempunyai segunung harta - ianya tidak memberi apa-apa kesan atau sufaat malah jauh sekali mendatangkan barokah ... "

Akhirnya saya menyeru, hentikanlah perbuatan memburuk-burukan suami anda dan membuka pekong sendiri - berdiam adalah lebih daripada perbuatan tersebut.



Ahad, 10 Januari 2010

Bukan sahaja berlaku di Malaysia

Bunga Diperkosa saat Mengenakan Seragam Sekolah


Liputan6.com, Semarang: Seorang lelaki berusia 60 tahun dibekuk polisi karena memerkosa bocah umur 10 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Tersangka Sunaryadi dicocok di lokasi kejadian atau warung tempatnya berjualan yang sekaligus tempat untuk mencabuli bocah ingusan tersebut.

Kepada aparat Kepolisian Sektor Sidodadi, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (8/1), Sunaryadi mengaku nekat mencabuli korban karena merasa terangsang melihat kemolekannya. Kala itu bocah yang menganggap tersangka sebagai kakeknya sendiri meminta uang saku untuk sekolah.

Tiba-tiba tersangka timbul hasratnya dan langsung melampiaskan nafsunya dalam kondisi bocah itu masih berseragam. Tersangka melakukan aksi bejatnya sebanyak tiga kali tetapi mengaku tak ereksi maksimal. Aksi bejatnya berjalan lancar karena korban diiming-imingi uang Rp 25 ribu sekali main.

Kasus baru terungkap setelah korban melapor kepada orangtuanya. Kini tersangka mendekam di Mapolsek Sidodadi untuk menjalani pemeriksaaan lebih lanjut. Selain tersangka, polisi menyita barang bukti berupa handuk yang dipakai untuk membersihkan kemaluan tersangka serta celana dalam korban.

Rujukan:
http://buser.liputan6.com/berita/201001/258046/Bunga.Diperkosa.saat.Mengenakan.Seragam.Sekolah

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular