
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Deputi Vice Chancellor Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof Dato Hassan Bin Basri, berharap ketegangan Indonesia-Malaysia bisa terus mereda. Ia mengatakan sektor pendidikan bisa menjadi obat ketegangan yang memanas antara Malaysia dan Indonesia.
“Terlebih lagi banyak ilmuwan Malaysia yang juga berguru di Indonesia. Itu berlanjut hingga sekarang,” katanya saat menghadiri acara wisuda profesi Universitas Indonesia, di Depok, Jawa Barat, Sabtu (28/8).
Karena itu, dia mengutarakan, pertukaran pelajar antara Indonesia dan Malaysia harus terus digalakkan. Begitu juga kerja sama antartenaga pengajar untuk melakukan sejumlah riset demi kemajuan bersama.
Universitas Kebangsaan Malaysia merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang berada di Bangli, Selangor. Tahun 2010, tercatat 600 pelajar Indonesia mengambil studi di universitas ini. Mereka kebanyakan mahasiswa magister dan program doktoral.