TEMANGGUNG--MICOM: Kisah tragis terjadi di Kampung Mbalong Kelurahan Bansari, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah. Seorang pemuda yang diduga mengalami gangguan jiwa, membunuh bapak kandungnya sendiri, Waki, 50, dengan cara disembelih, Rabu (29/12) malam.
Tidak hanya itu, Madel, 25, empat tahun lalu juga membunuh ibu kandungnya Karmi. Pembunuhan terhadap Waki terjadi di rumah korban di Kampung Mbalong. Pembunuhan terjadi saat korban, yang hanya tinggal bersama pelaku, sedang memasak nasi di dapur. Tiba-tiba pelaku masuk dan langsung menggorok leher korban dengan celurit.
Walau mengalami luka parah, korban yang memberikan perlawanan mampu melepaskan diri dari pelaku dan lari meminta pertolongan tetangganya, Bari.
Namun, Bari mengurungkan niat menolong korban karena Madel yang terus mengejar mengancam akan membunuhnya juga. Tanpa perlawanan, Madel kemudian menangkap bapaknya lalu mengayunkan celuritnya ke leher bapaknya berulang kali, lalu disembelih. Puas dengan aksinya, Madel melanjutkan membacok selurih bagian tubuh bapaknya.
"Peristiwa itu berlangsung selama sekitar satu jam. Saya sendiri sudah berusaha menelepon Polres Temanggung berulang kali saat kejadian, namun tidak ada polisi yang mengangkat telepon saya," tutur Rakhmad, tetangga korban yang rumahnya brjarak sekitar 50 meter dari TKP.
Para tetangga berdatangan menolong Waki, kemudian melarikannya ke RSK Ngesti Waluyo Parakan. Namun di tengah perjalanan, nyawanya sudah tak tertolong lagi. Saat ini tersangka Madel telah ditangkap dan digiring ke Mapolres Temanggung. Barang bukti berupa celurit juga sudah disita aparat.