
TASIKMALAYA - Nia Kusniawati, seorang perempuan asal Tasikmalaya, Jawa Barat, menangis histeris. Ia bahkan tak sadarkan diri begitu mengetahui sosok suami yang begitu ia cintai, Ehwan Setiawan, sudah tak bernyawa.
Siapa sangka bila semua tindakan Nia hanyalah akting. Penelusuran polisi terhadap pelaku justru mengarah balik kepada Nia. Benar saja, ternyata istri korban adalah otak di balik pembunuhan.
Peristiwa bermula saat korban menjemput istrinya di sebuah terminal. Di tengah jalan, korban dihentikan sejumlah orang yang langsung menganiayanya. Warga pun datang berbondong-bondong setelah mendengar teriakan minta tolong. Mereka tak menyadari bila pelaku penganiayaan adalah suruhan sang istri.
Pertolongan pun datang. Korban yang mengalami luka parah di wajah ternyata masih hidup. Namun sayang, ia akhirnya mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Tasikmalaya.
Nia merencanakan pembunuhan sang suami bersama dua tersangka lain. Ia mengaku tega menghabisi Ehwan karena terlibat cinta dengan Gias, pria yang baru dikenalnya dua bulan. Nia kalap saat diminta suami tinggal di Tasikmalaya, karena dirinya tidak mau terpisah dari Gias.
Sementara itu suasana duka menaungi Desa Cigintung, Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah tempat asal usul Ehwan Setiawan. Sejumlah keluarga korban merasa begitu kehilangan dan terpukul. Mereka berharap pihak pengadilan menjatuhkan hukuman berat, terutama pada Nia.