ENDE - Sebuah benda pusaka etnik Lio Ende berupa patung Ana Deo perempuan ditemukan di daerah muara, di Pantai Nanganesa, Kabupaten Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (29/9/2011).
Patung ditemukan oleh penambang pasir, Ibrahim Bay, warga Desa Nanganesa, sekitar pukul 08.30 wita, yang saat itu sedang memilih batu.
"Dari antara batu pilihan ketika saya lempar 7 meter ke arah kumpulan batu, tiba-tiba batu terpental lagi sampai 3 meter seperti berbenturan dengan benda lain. Ketika saya cek ternyata ada patung ini dalam keadaan tertelungkup," kata Ibrahim, Jumat (30/9/2011), di Ende.
Patung tersebut sampai Jumat siang masih disimpan di rumah Ibrahim, dan menjadi tontonan masyarakat yang penasaran.
Patung Ana Deo biasanya disimpan di dalam Keda, rumah adat yang khusus menyimpan benda pusaka. Patung Ana Deo merupakan simbol nenek moyang atau orang tua asal. Patung ini diyakini masyarakat adat sangat sakral atau mempunyai kekuatan magis.