
Liputan6.com, Denpasar: Pemerintah menyetujui usul DPR agar ongkos naik haji turun mulai 2011. Namun, dengan tetap menjaga kualitas layanan kepada calon jemaah haji. "Sangat setuju, sangat setuju," kata Menteri Agama Suryadharma Ali, menjawab Antara usai mendampingi Wakil Presiden Boediono berdialog dengan para pelajar sekolah lanjutan tingkat atas se-Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (26/5).
Ia mengatakan, penurunan ongkos naik haji pada 2011 sangat dimungkinkan mengingat ada beberapa komponen yang dapat diturunkan harganya. "Pemerintah mengusulkan agar harga tiket pesawat terbang diturunkan sebesar US$ 150 dolar dari yang ditetapkan Kementerian Perhubungan sebesar US$ 1.754," ujar Menteri Agama.
Namun, pelayanannya tetap terjamin. Bahkan, kini maskapai yang akan melayani penerbangan haji tidak saja Garuda Indonesia dan Arab Saudi. "Kami juga akan menggandeng Batavia dan Lion Airlines dan satu maskapai dari Arab Saudi. Sehingga lebih kompetitif, namun pelayanannya tetap terjamin sesuai dengan standar penerbangan yang telah ditetapkan secara internasional," tutur Suryadharma.
Selain itu, imbuh Suryadharma, pemerintah mengusulkan agar keuntungan yang selama ini diambil masing-masing maskapai juga diturunkan dari 10 persen menjadi empat persen. Tak hanya itu, transportasi lokal juga akan diturunkan biayanya. "Jadi kalau dulu pemondokan jemaah kita paling jauh berjarak tujuh kilometer, maka sekarang bisa hanya berjarak empat kilometer ke lokasi," ujar Menteri Agama.
Suryadharma menambahkan, usulan pemerintah itu masih dirundingkan dengan DPR. Diharapkan, rampung pada bulan depan.