KUPANG --- Survey yang dilakukan Yabim beberapa waktu lalu mendapati bahwa pekerja seks di Kota Kupang beroperasi mulai dari tempat pijat tradisional hingga remaja sekolah panggil.
Markus Alibrandi dari PKBI menuturkan, dalam survey tersebut didapati fakta bahwa 28 persen PSK beroperasi di Hotel dan Pitrad, 7 persen merupakan wanita pangilan termasuk PSK Remaja sekolah dan 8 peersen PSK jalanan juga termasuk remaja sekolah.
Jumlah PSK terbanyak yaitu mencapai 53 persen beroperasi di lokalisasi dan 15 persen PSK beroperasi di rumah- rumah penduduk.