
PRABUMULIH - Masri (37), warga Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Jumat (6/1) sekitar pukul 03.00 wib, nyaris kehilangan "burung" miliknya.
Setelah dipotong oleh istrinya tuanya Maryati (35), dengan menggunakan pisau, kejadian ini diduga dilakukan istrinya karena kesal ulah suaminya yang telah beristri dengan wanita lain dan lebih suka ke bermain ke rumah istri muda di Simpang Meranjat Kabupaten Ogan Ilir.
Korban sendiri mendapatkan perawatan intensif pihak tim medis rumah sakit diruang kelas III Instalasi Bedah RSUD kota Prabumulih, dengan didampingi istri mudanya Mastri.
Saat ditemui wartawan ini kemarin (7/1), korban tidak mau berbicara mengenai kejadian tersebut." Aku dak tau, aku malu,"kata korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian sekitar pukul 23.00 wib, korban mau pergi kerumah istri mudanya akan tetapi diketahui oleh istri tuanya sehingga niat korban kesana terpaksa ditunda.
Saat korban tertidur nyenyak diduga menggunakan kain, pelaku Maryati mulai melancarkan aksinya, karena sudah tidak tahan lagi menghadapi prilaku suaminya beristri lagi tersebut dan saat tertidur tersebut.
Maryati tanpa takut memotong burung suaminya itu sampai darah segar keluar akibat potongan Maryati tersebut. Masri sendiri terkejut sampai terbangun dan menjerit kesakitan. Karena burung miliknya dipotong Maryati, jeritan Masri sudah tentunya mengagetkan tetangga sekitarnya. Sementara istrinya Maryati langsung melarikan diri.
Oleh warga korban langsung dilarikan ke RSUD Prabumulih untuk mendapatkan perawatan tim medis, namun karena kondisi yang tidak memungkin korban akhirnya terpaksa dirawat inap.
