Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Isnin, 9 Januari 2012

Beredar Video Siswi SMP Dipaksa Mesum




LANGKAT - Kota Dodol Tanjung Pura, Kabupaten Langkat dihebohkan dengan beredarnya video seorang pelajar siswi SMP yang dipaksa oleh beberapa pemuda untuk beradegan mesum dengan teman lelakinya di semak-semak dekat kuburan.

Oleh para pelaku, si wanita tersebut dipaksa membuka pakaian di badannya dan hanya mengenakan pakaian dalam dan bra saja. Selanjutnya dalam kondisi separuh bugil itu korban langsung direkam mengunakan video hand phone.

Sementara si laki-laki teman wanita itu yang mengenakan celana dalam tanpa baju itu, tampak menutupi wajahnya karena malu. Dalam video berudasi 03 menit 11 detik tersebut, jelas sekali terdengar suara rintihan minta tolong dari si gadis remaja tadi.

Saat direkam, si wanita yang terus-menerus minta tolong agar tidak diabadikan dirinya, namun para pelaku terdengar tertawa cekikikan. Bahkan, pelaku sempat menginterogasi anak perempuan itu dengan menanyakan tempat tinggalnya. Dalam suara yang begitu cemas, gadis remaja yang disebut-sebut merupakan salah seorang siswi di salah satu SMP di Tanjungpura mengatakan kalau dirinya berasal dari Desa Pematang Cenggal, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat.

Seiring dengan itu, salah seorang pelaku menginterogasi teman pria wanita itu. Dalam interogasinya, pelaku mengatakan,” hei, yang lakik, enak tadikan? Kau lasak kali, lagi dapatpun dia, kau kerjai,” bilang pria yang tak kelihatan wajahnya itu. Lalu, teman dari pria itu mengatakan “ayo selesaikan saja secara jantan, kau kan jantannya,” katanya seperti menyuruh kedua pasangan ini melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

“Kau melawan sama aku, kusepak nyengkrak-nyengkrak kau nanti,” ujar pelaku.
”Saya sebenarnya ngak pernah melakukan ini, saya juga ngak tau tempatnya ini. Bang tolonglah bang. Bang janganlah bang. Bang tolonglah,“ rengek gadis tersebut.

Sementara para pelaku terus mempermainkannya dengan mengambil pakaian kedua pasangan tersebut. Setelah puas mengerjai keduanya, para pelaku akhirnya mengembalikan pakaian mereka yang sebelumnya diambil.

Menyikapi beredarnya video tersebut, Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, (P2TP2A) Kabupaten Langkat, Togar Lubis SH berharap pihak sekolah atau yayasan tempat korban selama ini bersekolah mau kembali menerimanya kembali.

“Sebab dalam hal ini, yang bersangkutan sebenarnya adalah korban exploitasi pihak yang tidak bertangung jawab. Artinya ia hanya dijadikan objek atas apa yang terjadi, padahal semua itu tidak atas kemauan yang bersangkutan. Kita sudah bertemu langsung dengan korban begitu juga dengan orang tuanya, ” ujar Togar Lubis.

Menurut pengakuan korban kepada kita, ujarnya, perbuatan tersebut dilakukan atas paksaan para pelaku yang jumlahnya sebanyak empat orang. Oleh karenanya, korban merasa tidak malu atas beredarnya video setengah bugilnya itu dimasyarakat. Sebab apa yang dia lakukan karena dipaksa oleh para pelaku.

Atas peristiwa itu, P2TP2A meminta kepada kepolisian segera melakukan penyelelidikan dan penyidikan dengan menangkap para pelaku yang telah secara sengaja memaksa serta merekam sekaligus menyebarkan luaskan rekaman video porno tersebut kehalayak ramai,” pungkasnya.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular