
JAKARTA- Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengaku pihaknya tidak menginginkan apa-apa dari klub. Ia mengatakan PSSI hanya ingin sebuah kedamaian sehingga dapat dengan mudah menjalankan roda organisasi hingga 2015 mendatang.
"Kami ingin damai, kami ingin tenang. Kami tidak ingin mereka (klub) dapat sanksi," kata Djohar Arifin di Hotel Crown, Selasa (10/1/2012) malam.
Ia mengungkapkan sejak 23 Desember 2011 (dua hari setelah layangan surat FIFA dan AFC) PSSI langsung bergerak cepat melakukan proses rekonsiliasi dengan mengirim beberapa utusan untuk bertemu langsung dengan pengurus klub.
"Dan, itu semua akan kami laporkan bahwa PSSI telah merayu dan membujuk klub untuk back home (kembali ke rumah/PSSI). Karena kami tidak mau Indonesia masuk agenda pembahasan Komite Asosiasi," ujarnya.
Namun sayang, upaya PSSI belum jua mendapat respons positif dari klub-klub ISL yang dianggap mbalelo. Hingga saat ini, belum ada satu pun yang menyatakan secara resmi untuk rujuk ke pangkuan PSSI, malah sebaliknya, mereka (klub) semakin solid tetap bermain di ISL di bawah naungan PT Liga Indonesia.
