Jul dan Rudi Firmansyah alias Yani Firmani saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Labuhan Ruku, kemarin.BATUBARA - Warga Dusun VI Tiga Dolok, Desa Benteng, Kecamatan Talawi, Batubara, heboh, Minggu (8/1) sore. Perempuan bertunangan dengan perempuan. Hanya saja, pinangan tersebut terbongkar gara-gara cincin tunangan ternyata imitasi.
Adalah Yani Firmani yang menyamar sebagai pria bernama Rudi Firmansyah (24). Minggu (8/1) malam, warga Perkebunan Dolok Estate Kecamatan Lima Puluh, Batubara itu diamankan di Mapolsek Labuhan Ruku. Sedangkan perempuannya, Jul (17), warga Dusun VI Tiga Dolok, Desa Benteng.
Peristiwa tak lazim yang menimpa keluarga Sg (47) orangtua Jul itu terjadi Minggu (8/1) sekira pukul 16.00 WIB. Kala itu, Sg beserta istri, Sum (45) dan keluarganya menerima lamaran untuk putri keempatnya dari enam bersaudara. Jul dilamar Rudi Firmansyah.
Rudi datang bersama dua perempuan dan seorang laki-laki yang mengaku keluarganya. Setelah mengutarakan niatnya bertunangan, Rudi alias Yani Firmani yang mengaku bekerja sebagai mandor di salah satu pabrik kelapa sawit di Kabupaten Langkat itu, langsung menyerahkan cincin kepada ortu Jul.
Acara pun dilanjutkan dengan makan-makan. Sekira pukul 17.00 WIB, Rudi dan keluarganya pulang.
“Kami sekeluarga sebenarnya dengan senang hati menerima lamaran dia terhadap putri tercinta kami, Jul. Tapi alangkah terpukulnya kami, cincin emas yang diberikan Minggu sore tersebut ternyata palsu. Karena merasa ditipu, kami memanggil Rudi untuk datang ke rumah dengan alasan untuk membicarakan tanggal perkawinannya,” kata Sg di Mapolsek Labuhan Ruku, Minggu malam (8/1)
Sekitar pukul 18.00 WIB, lanjut Sg, Rudi tiba.
“Karena keluarga masih kumpul, ramai-ramai kami menyidang yang bersangkutan. Kami interogasi dia, apa maksudnya memberi cincin palsu untuk meminang anak kami. Tapi Rudi mengelak dan mengaku cincin emas itu dibeli awal Januari 2012 dengan harga Rp1.250.000 di Toko Mas Maju di Lima Puluh. Sementara di suratnya tertera tanggal pembelian (14/4/2011), dan Rudi tetap ngotot cincin itu emas asli, bukan imitas,” ujarnya.
“Kami pun bermaksud melaporkannya (Rudi, red) ke polisi. Tapi tiba-tiba dari arah luar, entah siapa orangnya, mengatakan agar kami juga memastikan identitasnya (Rudi, red), mana tahu dia bukan laki-laki sungguhan,” lanjutnya. Mendengar celetukan orang dari luar, Sg dan keluarganya penasaran. Rudi ditarik ke kamar tidur. Lantas oleh beberapa perempuan, dia diperiksa.
Sum, istri Sg yang sudah emosi, langsung menarik baju Rudi dan membukanya. Diketahuilah ternyata Rudi seorang perempuan, sama seperti putrinya.
“Di situlah terkuak ternyata Rudi Firmansyah berjenis kelamin perempuan seperti yang diragukan orang yang berada di luar. Saat dibuka pakaiannya juga, ternyata Rudi sedang menstruasi,” tegasnya.
RUDI Firmansyah alias Yani Firmani mengaku salah atas perbuatannya. “Tapi aku benar cinta sama Jul,” jawabnya singkat saat ditanya motif perbuatannya yang melamar perempuan dengan cincin imitasi.
Yani mengatakan ia sama sekali belum pernah berhubungan intim dengan Jul.
“Kami hanya pernah berciuman kening dan bibir dua kali,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Yani, dirinya selama ini selalu bergaya bak seorang pria.
“Aku memang tomboy,” tukasnya.
