
LANGKAT-Seorang ayah badau asal Desa Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, Kamis (8/12) dinihari nyaris menjadi bulan-bulan warga. Andrika (39) dipergoki istrinya, Ratnawati (27) saat menyetubuhi putrinya, Titin (11).
Terkuaknya perbuatan biadab itu berawal dari terjaganya Ratna sekitar pukul 04.30 wib. Saat itu, Ratna yang tidur di ruangan tamu bersama seorang anaknya yang tidur diayunan terjaga. Begitu terbangun, Ratna bangkit dari tidurnya dan berencana menanak nasi buat sarapan suami dan anak-anaknya.
Namun, saat hendak melangkah ke dapur, Ratna penasaran melihat lampu kamar tidur yang tidak menyala.
Perlahan Ratna mendekati pintu kamar. Tapi begitu hendak masuk ia mendengar suara berisik dari dalam. Penasaran, Ratna coba mengintip melalui celah dinding kamar yang terbuat dari papan. Karena di dalam tidak ada cahaya, Ratna belum bisa melihat apa sebenarnya yang terjadi di dalam.
Selanjutnya, Ratna pun mencari lubang yang lebih besar lagi untuk melihat. Darahnya langsung berdesir saat menyaksikan putrinya yang kini duduk di kelas 5 sekolah dasar (SD) itu sedang disetubuhi seorang pria.
Belum reda keterkejutannya, Ratna kian lemas saat memastikan pria yang menindih putri sulungnya itu ternyata suaminya, yang tak lain ayah kandung Tin. Seakan tak percaya mengetahui hal itu, Ratna pun lama terpaku.
Setengah jam terpelongo, Ratna tak juga bertindak apa-apa selain mondar-mandir di depan kamar. “Waktu kulihat dia menyetubuhi anakku ini, aku kayak mimpi aja. Makanya sampai setengah jam aku berdiri di dinding kamar sambil mutar-mutar. Sampai akhirnya aku berteriak karena nggak tahan lagi berpikir dan membayangkannya,” ungkap Ratna.
Teriakan histeris Ratna lantas mengundang kerumunan warga di sekitar rumah Ratna. Ratna pun mengceritakan apa yang terjadi di dalam rumahnya kepada Sulaiman, salah seorang kerabatnya. Sulaiman lantas meneruskan cerita itu kepada kepala dusun (Kadus) Syarifudin alias Ucok. Oleh Ucok, kerumunan warga yang telah terbawa emosi pun ditenangkan agar tidak bertindak anarkis terhadap pelaku.
Meski terbakar emosi, Ratna tetap berharap sang suami dapat menyadari kesalahan dan berbuat baik di masa mendatang. Hanya saja Ratna tetap meminta cerai dengan suaminya dan mengaku akan mendidik anak-anaknya.
“Rajinlah kau sholat dan minta maaf sama yang kuasa biar ringan hukumanmu. Karena hanya tuhanlah yang bisa mengampunkan semua dosamu. Kau tetap bapak dari anak-anakku, tapi aku sudah tak mengangap kau sebagai suamiku lagi. Mulai sekarang aku udah nggak mau melihat wajahmu lagi. Kau suruh keluargamu menyiapkan surat cerai untukku. Aku mau pergi jauh dari sini bawa anak-anak,” pesan Ratna pada sang suami yang telah tega menyetubuhi darah dagingnya sendiri selama 3 tahun.
