
SIGLI - Benar-benar biadab kelakuan Musa (25). Tersangka tega memperkosa anak dibawah umur, lalu menyuruh pacar korban untuk menzinainya. Bahkan secara keji merekam adegan cabul tersebut dengan ponsel, serta menunjukkan kepada warga dengan dalih menangkap pelaku mesum. Padahal pasangan itu sebelumnya, cuma berjalan-jalan di Pantai Seupueung, Gampong Tuha, Biheu pada kemarin sore.
Aksi bejad Musa yang bermukim di Gampong Papeun, Kecamatan Muara Tiga, Pidie ini berlangsung sekira pukul 15.00 WIB. Dimana awalnya My (31) warga Muara Tiga, menjemput Bunga (16)- nama samaran, dari rumah di Padang Tiji untuk berjalan-jalan. Kedua insan tersebut kemudian menaiki sepeda motor, menuju Pantai Seupeung guna menikmati panorama alam.
Memang saat itu suasana di lokasi sedang sepi dari pengunjung. Hingga keduanya pun bergandeng tangan menyusuri pasir putih di sepanjang pantai. Sementara Musa yang kebetulan membuka lapak dagangan di TKP, pasca melihat dua sejoli langsung timbul niat jahat.
Ia kemudian datang mendekat sambil membawa parang tajam. Selanjutnya menggertak MY dan mengancam akan melukai Bunga, jika dirinya melawan. Kepada korban, tersangka menyaru menggerebek perbuatan mesum, padahal sudah menyimpan birahi. Selanjutnya menyerat abg itu ke balik semak belukar. Dibawah todongan senjata tajam, si gadis disuruh membuka seluruh pakaian lalu diperkosa.
Puas melampiaskan nafsu seksnya, duda ditinggal istri tersebut lantas memaksa MY, untuk melakukan persetubuhan dengan sang pacar. Lagi-lagi mereka diancam bunuh, jika tak mau melaksanakan perbuatan itu. Alhasil persetubuhan kembali terulang, namun kali ini aksi disorot kamara ponsel milik tersangka. Pasca MY mencapai klimaks, buru-buru disuruh langsung berpakaian.
Pasalnya, ada warga desa sekitar yang melintasi TKP. Kemudian dipanggil dan diberitahu ada pasangan mesum baru saja ditangkapnya. Sebagai bukti ada video hot hasil rekaman Musa, spontan diperlihatkan. Saksi selanjutnya menghubungi aparat gampong dan warga sekitar, hingga kejadian ini mendadak gempar. Ketika MY dan Bunga diserahkan, Musa pun perlahan-lahan beringsut pergi.
Sementara dari hasil pemeriksaan, Bunga mengatakan telah diperkosa Musa. Semula masyarakat tak mau percaya begitu saja, tapi berkat bukti-bukti ditunjuk korban, akhirnya pelaku tak bisa lagi berkelit. MY dan Bunga diantar ke kantor Polsek terdekat guna membuat laporan. Sedangkan Tersangka dijemput aparat dari kediamannya, tak bisa lagi berkelit. Setelah mengaku sudah melakukan aksi bejad tersebut, si duda kini terpaksa mendekam di sel tahanan.
