
BANDUNG - Konflik antara Mega Tri Pratiwi (20) 'suster ngesot' dengan Satpam Sunarya terus menuai komentar. DPRD Kota Bandung menyayangkan sikap Mega dan orangtuanya yang membawa insiden penendangan oleh Sunarya, satpam Apartemen Galeri Ciumbuleuit ke jalur hukum. Dewan mengingatkan jangan sampai arogansi orang kaya muncul dalam kasus ini.
"Jangan sampai arogansi sebagai orang kaya muncul," tegas Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha saat dihubungi wartawan, Minggu (17/12/2011).
Dia menilai tendangan yang dilancarkan Sunarya adalah refleks. Sehingga Mega dan keluarganya harusnya melihat penyebab kenapa Sunarya melakukan itu.
"Kasihan satpam ini kalau terus dibawa ke jalur hukum. Dia enggak punya apa-apa," ungkapnya.
Achmad menambahkan sebagai orangtua pastinya akan sayang dan akan membela anak. Tapi jangan membabi-buta seperti itu. Anaknya itu kan sudah dewasa, tapi harus dinasehati, kenapa mainnya sampai keterlaluan seperti itu," sesalnya.
Apalagi, kata dia, Mahfud Djabir, ayah Mega, sempat koar-koar di koran lokal akan mencabut investasinya di Bandung gara-gara kasus ini. "Silahkan kalau orangtua Mega yang pengusaha itu mau mencabut investasinya di Kota Bandung. Bandung enggak akan bangkrut kalau yang bersangkutan mencabut investasinya di sini," tegasnya.
Sunarya dilaporkan oleh Mega atas tuduhan penganiayaan. Kasus ini bermula saat Mega berniat membuat kejutan kepada temannya yang bernama Fitra Mahaly yang kebetulan pada hari Sabtu (10/12/2011) berulang tahun ke-18. Mega dan Fitra bersama sejumlah teman mainnya berada di apartemen yang berlokasi di Jalan Ciumbuleuit itu sejak Jumat (9/12/2011) untuk mengisi liburan di Kota Bandung.
Alih-alih sukses memberikan kejutan ke Fitra, Mega malah terpaksa menginap di rumah sakit karena mengalami luka di pelipis kiri dan satu gigi bawahnya patah. Luka tersebut akibat tendangan refleks Sunarya yang melihat penampakan 'Suster Ngesot'.
Dalam rekaman CCTV jelas terlihat saat pintu lift terbuka di lantai 17, di luar pintu sudah menunggu Mega yang duduk di lantai menjadi 'Suster Ngesot'. Sesudah pintu lift terbuka lebar, terlihat teman Mega yang akan ditakuti mundur ke belakang menandakan terkejut. Bahkan housekeeping, Ade, turut mundur ketakutan setelah melihat 'Suster Ngesot'.
Sementara Sunarya yang berada paling depan, berlari dua langkah dari dalam lift dan menendang pakai kaki kanan bersepatu ke arah 'Suster Ngesot'. Akibatnya gigi bawah Mega patah dan pelipisnya lebam.
