
Liputan6.com, Bojonegoro: Hujan deras di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo mengancam Kota Bojonegoro, Jawa Timur. Terkait dengan itu, pemerintah setempat memberlakukan keadaan siaga banjir tiga menyusul terendamnya sejumlah kelurahan, Ahad (16/5). Apalagi cuaca buruk masih terus mendera wilayah ini. Sejumlah warga bahkan telah bersiap diri dengan mengikat perabot mereka agar tidak hanyut terbawa air yang tiba-tiba melanda.
Selain karena hujan di sepanjang aliran sungai, keadaan juga diperparah dengan hujan lokal yang mencapai 30 mililiter per detik. Ini membuat anak sungai juga meluap dan airnya memasuki aliran Sungai Bengawan Solo.
Sejauh ini banjir tercatat telah melanda 144 desa di 15 kecamatan. Selain itu sekitar 10 ribu hektare tanaman padi dan palawija juga terendam. Sudah satu korban jiwa jatuh akibat terseret banjir ini.
