Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Isnin, 17 Oktober 2011

Malaysia Bantah Caplok Wilayah Indonesia

Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Mayor Jenderal Gerhan Lantara (kanan) meninjau patok batas negara Indonesia dan Malaysia nomor 104 di Kampung Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (12/10/2011). Masyarakat Temajuk khawatir akan sulit mendapatkan bahan makanan dari Teluk Melano, Negara Bagian Sarawak, Malaysia, setelah kasus perbatasan Camar Bulan kembali memanas.


JAKARTA — Menteri Pertahanan Malaysia Dato' Seri Dr Ahmad Zahid bin Hamidi menegaskan, Malaysia tidak pernah mencaplok wilayah Indonesia di Camar Bulan dan Tanjung Datu, Kalimantan Barat. Menurut Ahmad Zahid, sejauh ini pemerintahnya tetap menghormati perjanjian Semarang 1978 yang mengatur batas wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

"Kita tidak, kita terima fakta karena faktanya selama ini tidak ada pencaplokan wilayah itu. Dan, tidak ada dalam laporan Malaysia. Itu semua kan dari Jakarta. Kami tetap kepala dingin," ujar Ahmad Zahid saat konferensi pers di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (17/10/2011).

Ahmad Zahid mengatakan, sejauh ini petugas Malaysia di perbatasan tersebut sering melakukan patroli bersama dengan petugas Indonesia. Ia mengatakan, memang beberapa patok sering ditemukan ada yang rusak, tetapi hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan kalau Malaysia telah mencaplok wilayah Indonesia.

"Seharusnya memang dibuat berdasarkan fakta yang benar. Jadi saya meminta agar jangan memperkeruh keadaan ini. Kita harus kembali menciptakan keheningan hubungan antara Indonesia dan Malaysia," kata Ahmad Zahid.

Ahmad Zahid menambahkan, patok-patok di wilayah perbatasan Indonesia Malaysia sejauh ini tetap menggunakan memorandum of understanding (MOU) 1978, yang juga disepakati berdasarkan perjanjian-perjanjian sebelumnya pada tahun 1891, 1915, dan 1928. "Kita sudah 36 kali meeting untuk bicarakan terjemahan apa yang ada di MOU itu mengenai peletakan patok di perbatasan Indonesia dan Malaysia, dan hasilnya itu ya yang saat ini sudah kita lakukan. Jadi tidak ada masalah," tegas Ahmad Zahid.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular