SITUBONDO - Gara-gara diejek, seorang guru SMP di Situbondo tega menampar seorang siswanya. Korban, Murtadha Makki (15) pun melaporkan kejadian itu ke polisi. Lantaran pendengarannya berkurang dan ada luka lebam di wajahnya.
Tak hanya itu, akibat aksi kekerasan yang dialami siswa kelas IX pelipis kanan mata korban juga memar. Aksi pemukulan itu dianggap keterlaluan oleh Sumardi, ayah korban. Hingga pihak keluarga memilih melaporkan guru bersangkutan ke polisi.
Dalam laporan disebutkan jika korban dianiaya salah satu guru berinisial MR. Dari hasil pemeriksaan polisi, memang ada tanda-tanda bekas pemukulan di wajah korban, yang masih terlihat dengan mata telanjang. Termasuk hasil visum juga menunjukkan adanya memar akibat benda tumpul.
Belum diketahui motif kekerasan guru terhadap murid ini, Murtadha hanya menuturkan jika MR memang terkenal galak. "Ya saya ditampar sampai 30 kali lebih pak, hanya karena saya bilang rambut pak guru tidak rapi," kata Murtadha kepada wartawan, Sabtu (15/10/2011).
Sementara Kepala Sekolah SMP 1 Kapongan, Abdul Manaf, membenarkan jika MR mengajar di sekolahnya, namun pihaknya mengaku baru mendengar masalah penganiayaan yang meruncing hingga ke kepolisian.
"Kami akan klarifikasi kepada pihak terkait, termasuk ke polsek, karena kami memang baru mendengarnya," tukas Abdul Manaf.
