
Mayat seorang laki-laki berumur kira-kira 45 tahun, pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita, Kamis 31 Maret 2011 oleh Sahdan (40), warga Ketirek, Jembatan Gantung, yang setiap hari mencari ikan disepanjang Sungai. Sahdan kaget ketika tiba-tiba melihat tubuh manusia yang terapung. Saat didekati, mayat dalam kondisi telanjang bulat dan membengkak. Ia pun memberitahu warga sekitar.
“Saat warga mendekat, ada anak biawak yang keluar dari anusnya. Kami perkirakan mayat ini sudah lama terapung,” ungkap salah seorang warga, Karia.
Sulitnya lokasi menuju TKP menyebabkan proses evakuasi sedikit lambat. Aparat keamanan dari Polsek Gerung bersama tim SAR sengaja menghanyutkan mayat hingga sekitar 500 meter ke tempat yang mudah dijangkau. Petugas lalu membawanya ke RS Bayangkhata Mataram untuk keperluan pemeriksaan.
“Kita juga belum tau penyebab kematiannya, apakah ada unsur pembunuhan atau tidak. Tungga info selanjutnya,” ungkap Kapolres Lombok Barat melalui Kapolsek Gerung, AKP Eko Supriyadi, kepada wartawan di TKP.