Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Sabtu, 21 Ogos 2010

Buka Puasa dengan Lemang Tapai

Nek Aisyah (60) dengan lemang dagangannya.



KOMPAS.com - Seperti kata pepatah, kelezatan suatu makanan tak hanya bergantung dari rasa makanan itu sendiri, namun bagaimana cara kita menikmati sajian itu. Ternyata cara mengonsumsi makanan ikut memengaruhi rasa. Apalagi jika menu tersebut disantap saat bulan puasa seperti sekarang ini. Anda penasaran? Pola ini bisa dicoba dengan salah satu sajian khas Ramadhan, berupa menu tradisional lemang tapai.

Menurut Yuli (31), salah satu penjual Lemang Tapai, di Palembang, ada dua cara mengonsumsi Lemang Tapai, yakni diaduk menjadi satu seperti makan kolak. Ketan hitam langsung dicampurkan dengan lemang dan diaduk rata. Cara kedua seperti makan rujak alias saling cocol antara lemang yang diiris menipis, lalu dicocol dengan ketan hitam. Perpaduan air ketan hitam serta gurihnya lemang memberikan sensasi rasa tersendiri.

"Kalau lemang lebih menonjolkan rasa gurih, tapai ketan lebih mendominasi rasa asam. Wow sensasinya tentu tak bisa dibayangkan,” kata penjual yang memulai usahanya sejak dua tahun lalu itu.

Lalu apa itu Lemang Tapai? Yuli menjelaskan sajian ini merupakan salah satu menu tradisional khas Palembang (juga Padang) yang terbuat dari ketan putih, di sekelilingnya dibungkus daun pisang. Rasanya sangat gurih lantaran terbuat dari campuran santan kental yang dimasak melalui proses pemanggangan.

Bahkan, lanjut Yuli, prosesnya memakan waktu hingga lima jam. “Ini untuk memastikan agar ketan dan santan tercampur merata,” katanya.

Menu ini ternyata belum siap disantap. Masih ada menu pelengkap lain, berupa tapai ketan hitam. Semua orang tentu tahu, tapai ketan lebih didominasi rasa asam plus manis yang disumbang dari gula saat pencampuran ragi.

“Nah jika keduanya sudah siap baru lezat disantap. Soal rasa tergantung bagaimana cara mengonsumsinya,” kata Yuli.

Jika konsumen makan dengan cara mencampurkan langsung berarti rasa yang menonjol adalah rasa asam dari tapai ketan. Rasa gurih baru akan timbul ketika tiba di kunyahan ketiga hingga keempat. “Pada kunyahan pertama, pasti yang timbul duluan adalah rasa asem,” katanya.

Jika dicocol, yang lebih mendominasi adalah rasa gurih yang disumbang dari campuran lemang. “Makanya sejak awal saya katakan, untuk rasa lemang tergantung bagaimana konsumen memakannya, mau yang gurih duluan atau asam. Pokoknya
rasanya ramai,” katanya berpromosi.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular