Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Isnin, 9 Ogos 2010

Nama Tanjung Priok Bukan dari Mbah Priuk

Makam Mbah Priuk


JAKARTA, KOMPAS.com — Nama Tanjung Priok yang selama ini diyakini berasal dari nama Habib Hasan al Hadad atau lebih dikenal dengan Mbah Priuk ternyata berasal dari Aki Tirem. Hal ini dikemukakan oleh Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta ketika menjelaskan hasil kajian kasus makam eks TPU Dobo, Koja, Jakarta Utara, di Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Senin (9/8/2010).

"Menurut fakta sejarah, nama Tanjung Priok dikaitkan dengan nama Aki Tirem, penghulu atau pemimpin daerah Warakas yang tersohor sebagai pembuat periuk. Adapun kata 'tanjung' merujuk pada kontur tanah yang berbentuk tanjung. Fakta ini menguak ketidakbenaran pengaitan toponomi Tanjung Priok dengan Habib Hasan al Hadad," kata Dr KH M Syafii Mufid, Ketua Tim Pengkaji Kasus Makam Eks TPU Dobo.

Selain itu dalam sejarah juga dijelaskan bahwa pada tahun 1877, Pemerintah Kolonial Belanda mulai melaksanakan proyek pelabuhan yang bernama Haven Tanjung Priok. Sementara itu, Habib Hasan al Hadad saat itu baru berumur tiga tahun dan bermukim di Palembang.

"Telah terjadi anakronistik atau mengalami kekacauan dalam tahun kelahiran dan kematian Habib Hasan al Hadad. Catatan sejarah yang tersebar di publik menyebutkan, tahun kelahiran Habib Hasan al Hadad adalah tahun 1727 dan meninggal pada tahun 1756. Padahal yang sebenarnya adalah beliau lahir pada tahun 1874 dan meninggal dunia pada tahun 1927," kata Syafii.

Ia juga memaparkan, Habib meninggal dalam perjalanan ke Batavia. "Dia sama sekali belum pernah menginjakkan kaki ke Batavia, jadi tidak bisa disebutkan sebagai penyebar agama Islam di Jakarta. Dia bukanlah seorang dai tetapi orang saleh yang bekerja sebagai pelaut di kapal dagang Sayyid Syech bin Agil Madihij," katanya.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular