Nuffnang Ads

SAJIAN KAMI

BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..

Sabtu, 7 Ogos 2010

Pembunuh Dukun Sakti ditangkap..

Kasat reskrim Polres Langkat, AKP Wahyudi SIK (kanan) dan anggota Buser mengampit tersangka Abd Rahman alias Iman Boring (baju kotak-kotak).


LANGKAT-MEDAN: Teka-teki siapa pelaku pembantai dukun sakti Hj.Basariah (65), asal Dusun II Desa Besilam, Kec Padang Tualang, Langkat, 11 bulan lalu itu, akhrinya terpecahkan juga. Kasus itu terungkap, karena tersangka juga berusaha menghabisi nyawa putri sulung korban.

Begini ceritanya, Senin (16/7) siang, putri Basariah bernama Rosbiah alias Iyong (40), warga Dusun II Hulu, Desa Besilam, Kec Padang Tualang, Kab Langkat, tiba-tiba dipukul pakai martil oleh Abd Rahman alias Iman Boring (30), warga setempat. Akibat pemukulan itu, Rosbiah terpaksa rawat inap di RSU Tanjung Pura. Semula, Boring datang ke rumah Rosbiah, katanya ingin minta obat. Karena tak tahu perihal obat yang dimaksud, Rosbiah pun menolak. Karena terus menolak, Boring kesal. Tanpa basa-basi, kepala Rosbiah pun dipukulnya dari belakang. Atas kasus itu, suami Rosbiah lantas buat laporan ke Polsek Padang Tualang.

Beberapa saksi telah diperiksa polisi, termasuk korban dan suaminya. Namun, petugas di sana terkesan bekerja tak profesional. Betapa tidak, meski identitas tersangka sudah jelas, tapi polisi tak kunjung menangkap Boring. Itu pulan yang membuat Polres Langkat geram, hingga mengambil alih kasus itu. Sebelum melakukan penyelidikan lebih dalam lagi, Kamis (5/8) lalu, Waka Polres Langkat, Kompol Yusuf Syafruddin, dan Kasat Reskrim AKP Wahyudi SIK dan sejumlah perwira lainya melakukan gelar kasus.

Buah gelar kasus itu akhirnya menunjukkan titik terang. Tak mengulur waktu, Boring berhasil dibekuk dari rumahnya. Saat diinterogasi, Boring malah mengaku semua perbuatannya. Termasuk pelaku yang membunuh Basariah, sekaligus yang memukul kepala putrinya. “Aku membunuh Basyariah dengan parang. Kutebas lehernya dari samping sebanyak tiga kali. Ketika itu korban membaca Alquran, setelah itu akupun lari dari rumahnya. Aku juga yang memukul kepala Rosbiah pakai martil,“ ujar tersangka tanpa merasa cemas atas atas perbuatan yang telah dilakukannya.

“ Aku minta diobati sama Basyariah, tapi dia nggak mau mengobati aku. Aku hanya minta korban membagi aku air untuk penawar penyakitku ini,“ ujar Boring.

Meski telah memohon, tapi bilang tersangka, Basyariah tetap menolak mengobatinya. “Aku sudah minta tapi dia ngak mau mengobati juga,“ ulang tersangka seraya mengaku sejak kecil mengidap penyakit asma (sesak napas). Disoal apa kaitanya dengan Rosbiah, putri Basyariah, tersangka juga mengaku memukul Rosbiah, karena juga menolak mengobatinya.

“Dia (Rosbiah) juga tak mau memberikan obat padaku, makanya aku geram kali. Waktu aku minta obat, dia bilang nggak tahu mengobati orang. Padahal aku tahu Basyariah telah menurunkan ilmu pengobatanya padanya. Karena kesal, aku lalu mengajaknya ke belakang rumah, dan saat itulah aku pukul kepalanya dari belakang, “ ungkap tersangka enteng. Sementara itu, Waka Polres langkat Kompol Yusuf Syafruddin ketika dikonfirmasi POSMETRO MEDAN membenarkan penangkapan tersangka pembunuh paranormal sakti asal Besilam itu.

PENCARIAN DIBLOG INI

Arkib Blog

Anda juga perlu baca

Related Posts with Thumbnails

Pengikut

Test for your internet speed

Ads

Catatan Popular