Nuffnang Ads
SAJIAN KAMI
BERITA-BERITA KASUS JENAYAH SEKSUAL DAN BERITA-BERITA SEMASA..
Isnin, 6 September 2010
Persekongkolan RI-Malaysia
KOMPAS.com - Menanggapi konflik dengan Malaysia, Ketua DPR Marzuki Alie mendukung sikap lunak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Alasannya, dengan bersikap tegas terhadap Malaysia, Indonesia cuma akan mendapatkan harga diri. Sementara ada 2 juta TKI yang harus dilindungi.
Padahal, ketidaktegasan itulah yang membuat penganiayaan TKI terus berulang. Ketidaktegasan itu sendiri bisa menjadi isyarat adanya persekongkolan antara Indonesia dan Malaysia yang menghendaki bisnis jual beli TKI tetap aman terkendali.
Kebijakan Malaysia
Malaysia adalah pengimpor TKI terbesar. Setidaknya, 85 persen buruh migran di Malaysia adalah TKI. Angka ini menunjukkan bahwa ketergantungan Malaysia pada TKI sangatlah tinggi. Meski demikian, dari sudut pandang keselamatan manusia, Malaysia sudah tidak layak menjadi negara tujuan TKI.
Kebijakan Malaysia untuk buruh migran secara eksplisit melegalkan perbudakan. Bagi buruh migran yang bekerja sebagai PRT, misalnya, Malaysia menerapkan kebijakan yang membuat majikan bisa berganti-ganti PRT, tetapi PRT tidak punya hak untuk berganti majikan. Visa dan permit kerja PRT melekat pada satu majikan dan Malaysia memberikan wewenang kepada majikan menahan paspor PRT agar mereka tidak lari.
Ketika PRT mengalami penganiayaan, aturan yang diterapkan Malaysia menghambat mereka melaporkan kasusnya sebab pelaporan bisa berdampak deportasi. Kalaupun PRT berhasil melaporkan kasusnya, ada aturan lain yang menghambat mereka memperoleh keadilan.
Malaysia mewajibkan buruh migran yang menunggu penyelesaian kasus kekerasan untuk mengajukan permohonan visa khusus yang harganya 100 ringgit. Visa khusus ini berlaku hanya satu bulan.
Padahal, penyelesaian kasus kekerasan butuh waktu sampai empat tahun. Sementara pemegang visa khusus tidak diperbolehkan bekerja. Akhirnya TKI yang mengalami penganiayaan memilih untuk menyerah ketimbang memperkarakannya.
Kalaupun kasus penganiayaan itu berhasil dibawa ke pengadilan, pengadilan Malaysia condong berpihak pada kepentingan warga Malaysia. Dalam kasus penganiayaan Nirmala Bonat, majikan bisa bebas dari penjara hanya dengan membayar 200.000 ringgit.
TKI yang mengalami kekerasan di rumah-rumah majikan tak punya pilihan. Mereka terpaksa lari dari majikan dan menjadi TKI ilegal atau tetap bertahan dalam kondisi perbudakan. Setiap bulan 1.200-2.550 PRT lari dari majikan akibat kekerasan, gaji tidak dibayar, atau kondisi kerja berat. Dari jumlah tersebut, tidak sampai 10 persen yang ditangani KBRI.
Kebijakan Indonesia
Kebijakan Indonesia tidak kalah kejam dengan Malaysia. Malaysia melegalkan perbudakan, sementara Indonesia membuka peluang perdagangan orang. Sebab, pemerintah lebih banyak menyerahkan perlindungan TKI pada PJTKI. Mulai dari perekrutan, pelatihan, pengurusan dokumen, sampai penyelidikan kematian TKI di luar negeri diserahkan kepada PJTKI.
Yang terjadi, catatan International Organization of Migrant menunjukkan, 67 persen korban perdagangan orang direkrut PJTKI resmi.
Kalau kita simak isi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri, 93 persen pasal bicara soal bisnis penempatan TKI. Hanya 7 persen pasal yang bicara tentang perlindungan TKI.
Undang-undang juga menciptakan konflik antara Kemennakertrans dan BNP2TKI yang kian memperlemah perlindungan TKI. Bisa dipahami, ketika 513 TKI meninggal di Malaysia pada tahun 2008, Presiden tidak tahu.
Ratusan TKI terancam hukuman mati, pemerintah juga terlambat tahu. Padahal, dari 513 TKI yang meninggal itu, 87 persen adalah TKI berdokumen. Menjadi TKI legal sekalipun tak terjamin keselamatannya.
Kini perlindungan TKI semakin buruk. Serikat Buruh Migran Indonesia mencatat, dalam dua tahun terakhir kasus penganiayaan TKI meningkat 39 persen, kasus kekerasan seksual meningkat 33 persen, kasus kecelakaan kerja meningkat 61 persen, dan kasus TKI sakit meningkat 107 persen.
Data BNP2TKI juga menunjukkan, proporsi TKI berkasus meningkat dari 12,6 persen pada tahun 2009 menjadi 21 persen pada tahun 2010.
PENCARIAN DIBLOG INI
Arkib Blog
-
▼
2010
(3899)
-
▼
September
(276)
- Dipaksa Tenggak Air Seni, Istri No 5 Dibakar Suami
- Ditinggal Suami Kerja Selingkuhi Pemuda
- Dikubur Sebulan, Dibongkar Lagi
- Pengembara kaya pilih Malaysia
- Isteri Terkejut ..Ada Kekasih Suami Dalam Rumah
- Suara Jeritan Dalam Lif Yang Terjatuh
- Pegawai JPJ Disembah Acid
- PDRM sambut baik cadangan Majlis Peguam
- Tengku Fakhry dilucut gelaran
- Sultan Kelantan Tarik Gelaran Tengku Fakhry
- Antara Usaha Kekalkan Hubungan Baik Indonesia-Mala...
- Bunuh Adik Karena Sering Curi Beras
- Buaya Ini Punya Air Liur Keramat
- Tekanan ekonomi...suami bunuh isteri
- Rossa Tak Mau Nikah Diam-diam
- Darling didenda RM15,000
- Gara-Gara Gila Talak..Mengamuk Bekas Isteri Menikah
- Kes Bayi Tercekek Susu: 'Kami mahu keadilan'
- Pelajar Tingkatan Satu dakwa diliwat
- Wakil pendamai kes Zakiah Anas tidak hadir
- Susno Didakwa Korupsi Rp 500 Juta
- Wisma Bakrie Dilempari Telur Busuk
- Siasat klip video paderi hina Islam serta-merta
- Sambil Pegang HP, ABG Mesum di Kamar
- Berusaha Kabur, Tersangka Pembobol Rumah Ditembak
- Razia PSK di Sejumlah Losmen Ricuh
- Sidang Perdana Susno Dijaga Ketat
- Waspadalah, Penculik Mengintai Anak Anda!
- Pembunuhan kejam Jutawan: Ladang suspek ada banyak...
- Pembunuhan kejam Jutawan: Siasat ke akar umbi
- Kes Jutawan Malaysia: Lokasi baru diperiksa
- Rahsia pemalu Tun Dr. Mahathir
- Main kutu haram di Malaysia
- 'Kilang' cetak pasport diserbu
- Perebutan Warisan Berbuntut Pembongkaran Makam
- Korban Perkosaan Berantai Ketakutan Saat Bertemu P...
- Anwar buat dosa kering burukkan imej negara – TPM
- AG bimbang siasatan kes Sosilawati diperbesar-besa...
- Ngeten Istri Tetangga, Plak!
- Calon Istri Disetubuhi, Lalu Dibunuh
- Gadis Lesbi Akui Sering 'Berhubungan'
- Siswi SMP Diculik Guru dan Pacar Lesbian
- Kes Jutawan Malaysia: 'Saya tak mahu adik menangis'
- Malaysia Juara Badminton Super di Jepun
- Bapa ganas tiada belas kasihan
- Tak sempat lepas rindu
- Gadis mangsa pakar motivasi
- Songket RM15,000 ‘ghaib’
- Animasi Jepun paling bahaya ditonton kanak-kanak
- Pohon Pisang Membawa Petaka
- Wacana Tes Keperawanan Calon Siswa Dikritik
- Gara-gara Tuyul, Rumah Subeki Sesak
- Jika Jadi PM, Anwar Tindak Kekerasan TKI
- TKI di Malaysia Berkurang 300.000
- Artis dicekup di rumah janda
- Kes Pembunuhan Jutawan Dari India
- Suspek Utama Direman Lagi
- Kes Bunuh Jutawan: Polis temui tulang lagi
- Kes Bunuh Jutawan: Bomba pam air 2 lubang kubur
- Leher dikelar geng Mat Rempit
- Hati-hati Penipuan Kupon Undian Berhadiah!
- Pemberhentian Hendarman untuk Hindari Kegaduhan
- Kes Jutawan Malaysia: Lega anak urus niaga
- Kes pembunuhan Sosilawati: Lokasi mayat ditanam di...
- MoU Malaysia - Indonesia berhubung pembantu rumah
- Taska terlibat kemataian bayi diarah henti operasi
- 30 Ribu Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia Masih...
- Warga Temanggung Dihebohkan Tuyul
- Usulan Pencabutan SKB Rumah Ibadah Dikecam
- Harta Airin Rp 111 Miliar
- Kes Majikan Dera Pembantu Rumah WNI
- Anak Sosilawati setuju keluarga saman suspek bunuh
- Kes Jutawan Malaysia: Sosilawati tidak dirogol
- 3 sahabat rentung bersama
- Bayi tiga bulan mati tercekik susu
- Hati kering: Wanita tunjuk isyarat lucah marah polis
- Ratusan Orang di Majalaya Keracunan
- Siswa SMP Diduga Setubuhi Empat Bocah
- Bocah Dua Tahun Merokok Setengah Bungkus Sehari
- Nelayan Malaysia Manfaatkan WNI
- Calon Istri Bawor Dinikahi Adiknya
- Tak terniat ambil kesempatan
- Tergamam lihat anak diseret
- Suara pembunuh dirakam
- Nafi kahwin ahli politik
- Rahayu di Bunuh Suaminya Sendiri..
- Dituduh Selingkuh, Suami Tega Bunuh Istri
- Demonstran Datangi Rumah Dubes Malaysia
- Wapres Tak Diagendakan Bertemu PM Malaysia
- Demo Depan Pejabat Kedutaan Malaysia
- 3 Pelajar Perak Hilang - Ditemui Di Pulau Pinang
- 'Saya tetap sayang dia'
- Leher tersepit meja lipat
- 'Arahan siasatan lanjut perkara biasa'
- Keluarga sorok wanita dinikah tanpa tauliah diserang
- Tengku Abdullah Ziarah Keluarga Pemandu Jutawan Ma...
- Takut Jadi Saksi, Nekat Gantung Diri
- Indonesia Tangguh Kirim TKI Ditiga Negara
- Keluarga Winfaidah Menanti Kabar
- Indonesia larang calon amah ke Malaysia
-
▼
September
(276)
Pengikut
Ads
Catatan Popular
-
JAKARTA - Angka 13 kerap kali dikaitkan dengan sebuah kesialan. Paling tidak itu yang dialami seorang siswi SMK. Dirinya diperkosa 13 pe...
-
Foto ini beredaran di internet. JAKARTA - Beberapa waktu lalu, pedangdut Siti Badriah diterpa isu foto syur. Foto bugil wanita mirip ...
-
LAMPUNG - Perbuatan tidak senonoh semacam ini patut dijadikan pembelajaran penting bagi orangtua dan guru di sekolah. Bagaimana tidak,...
-
INDRALAYA - Sum saat ditemui wartawan di SPK Polres OI mengaku sebelum digerebek warga, malam itu memang melakukan hubungan badan satu kali...
-
JAKARTA - Penampilan Anang dan Ashanty di Dahsyat, Minggu (8-1) kemarin menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Pasalnya, pakaian yang di...
-
JAKARTA - Model dan aktris Baby Margaretha mengaku diintai kamera saat buang air kecil di toilet sebuah restoran. Tapi Baby tahu siapa pe...
-
SAMPIT, (Kalteng) - Pemain video syur berdurasi 3 menit 59 detik terungkap. sang wanita memang benar siswa SMAN 1 Sampit dan telah dilkelu...
-
PEKALONGAN - Sepasang pelajar SMA di Pekalongan, Jawa Tengah tertangkap basah tengah berbuat mesum didalam bilik warnet. Petugas yang meng...
-
MANOKWARI - Jaksa Penuntut Umum (JPU),Lan Woretma,SH menuntut terdakwa bersial M (14 tahun) selama 3 tahun penjara dan denda Rp 30 juta sub...
-
MEDAN - Akhir pekan kemarin, warga Kota Medan digegerkan beredarnya foto mesum mirip seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dise...
