
Liputan6.com, Solo: Ribuan warga miskin di Solo, Jawa Tengah, berdesak-desakan di halaman Pemkot setempat untuk mendapatkan zakat fitrah, Selasa (7/9) siang. Khawatir tidak kebagian, warga langsung berebut untuk berada di barisan depan dan membuat antrean menjadi tidak tertib.
Tidak tertibnya antrean menyebabkan para petugas Satpol PP yang ditempatkan sebagai tenaga pengamanan harus bekerja ekstra keras. Apalagi beberapa di antara warga terdapat lansia atau kaum ibu yang membawa anak kecil.
Pihak Pemkot Solo sudah memperpanjang waktu pengambilan zakat fitrah hingga pukul satu siang. Langkah itu dilakukan untuk mencegah penumpukan warga miskin. Namun antrean panjang dan desak-desakan tetap saja terjadi. Warga tidak sabar untuk mendapatkan paket beras gratis, sehingga datang pada waktu awal pembagian dimulai.
Meski diwarnai desak-desakan, pembagian zakat fitrah yang dihimpun dari para PNS Muslim di lingkungan Pemkot Solo tersebut berjalan lancar.Tak kurang dari 4670 paket beras seberat 2,5 kilogram dibagikan dalam kegiatan ini.
