
Liputan6.com, Cimahi: Lisda Wulan, seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cimahi, Jawa Barat ditemukan tewas dengan luka tusukan di sekujur tubuhnya. Korban dianiaya terlebih dulu sebelum dibunuh.
Aparat Polresta Cimahi langsung mengamankan bukti-bukti awal, termasuk sidik jari dan bercak darah. Identifikasi penncarian barang bukti yang ada di lokasi kejadian pun dilakukan agar dapat mengungkap kasus ini.
Pelaku pembunuhan Lisda Wulan telah ditangkap oleh aparat. Meski telah dihadapkan pada barang bukti tersangka bernama Mulyadi tetap mengelak telah menghabisi nyawa sang kekasih.
Untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP), Polresta Cimahi melakukan rekontruksi. Aparat melakukan pengamanan di sekitar lokasi dari warga yang ingin menyaksikan jalannya rekontruksi.
Emosi keluarga tak terbendung. Setiap reka adegan yang dilakukan oleh Mulyadi tak lepas dari pantauan keluarga. Teriakan kemarahan warga membuat aparat memperketat penjagaan terhadap Mulyadi.
Nasi sudah menjadi bubur, Mulyadi menyesali perbuatannya. Atas perbuatannya itu, ia mendapat ancaman 15 tahun penjara. Untuk sementara ia ditahan di sel tahanan polisi sebelum kasusnya dilimpahkan ke pengadilan.
