
CIAMIS - Seorang gadis penderita tuna rungu di Kabupaten Ciamis diduga menjadi korban pemerkosaan hingga 13 kali. Kini korban telah melahirkan seorang bayi laki-laki.
Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian pahit yang menimpa gadis tersebut terjadi saat korban sedang sendirian di rumah. Peristiwa itu dikabarkan terjadi pada sekitar Mei 2011.
”Menurut kabar yang saya terima, saat itu dia (korban) sedang sendirian di rumahnya di Kecamatan Cimerak Ciamis, tiba-tiba pelaku yang juga tetangga datang memperkosanya,” ujar seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Sabtu (21/1/2012).
Menurut dia, gadis tuna rungu yang menjadi korban perkosaan itu kini melahirkan seorang bayi laki-laki. "Kini gadis tersebut telah melahirkan seorang anak berjenis kelamin laki-laki,” jelasnya.
Ditemui di tempat yang berbeda, salah satu pihak keluarga korban, Robi mengatakan kejadian yang menimpa kerabatnya itu baru diketahui ketika korban sudah hamil 6 bulan.
“Kasus ini telah dilaporkan orang tua gadis ini kepada polisi. Yang menjadi tertuduh adalah tetangga korban. Namun polisi menolak laporan tersebut karena dianggap tak cukup bukti. Apalagi, korban memang sulit diajak berkomunikasi.